Parenting

Tips Ampuh Membuat Konten Edukatif untuk Anak

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 22 Februari 2021
Tips Ampuh Membuat Konten Edukatif untuk Anak

Kenali beberapa tips untuk membuat konten edukatif bagi anak (Foto: pixabay/stocksnap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SI kecil bosan terus di rumah? Kenapa tidak membuat konten edukatif bersamanya. Bunda cukup mengikuti tips ampuh ini untuk menciptakan konten menarik bersama si kecil.

Wahyu Aditya, konten kreator, animator dan CEO Hellomotion, mengatakan ada beberapa langkah untuk membuat konten edukatif.

Baca Juga:

Literasi Digital Bantu Anak Lebih Mandiri

Pertama, bunda harus mau membuka diri dan belajar dunia sang anak yang erat kaitannya dengan teknologi digital. "Orang tua perlu belajar banyak dari anak, terlebih seluruh informasi bisa kita temukan di internet," ujar Wahyu dalam sebuah Webinar, dikutip dari Antara.

penting bagi orang tua untuk membuat konten edukatif anak secara serius. (Foto: Pixabay/andrewangelov)

Wahyu menjelaskan dalam pembuatan konten terdapat tiga fase. Pertama yakni fans (penikmat), prosumer hingga profesional.

Menurut wahyu, peran orang tua di sini sangat penting untuk membuat konten edukatif anak secara serius. Dimulai dari fase fans ke prosumer.

Wahyu mengatakan prosumer didefinisikan sebagai seorang individu yang mengonsumsi serta menghasilkan nilai. Baik itu untuk konsumsi diri sendiri atau konsumsi orang lain.

Prosumer juga bisa menerima insentif implist atau eksplisit, dari organisasi yang terlibat dalam pertukaran. Selain itu, istilah tersebut merujuk pada seseorang yang menggunakan produksi sebaya berbasis umum.

Baca Juga:

TK Internasional Kipina, Tawarkan Salah Satu Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia

konten yang ingin kamu buat bisa berdasarkan informasi atau pengalaman baru, yang dibungkus dengan bentuk video, permainan, suara hingga gambar. (Foto: pixabay/victoria_borodinova)

Untuk menuju fase dari fans ke prosumer, dibutuhkan passion, skill, teknologi, hingga networking. Karena, karya tersebut nantinya bisa kamu buat dalam bentuk film, buku, animasi dan sebagainya.

Nah, konten yang ingin kamu buat bisa berdasarkan informasi atau pengalaman baru yang dibungkus dengan bentuk video, permainan, suara hingga gambar.

Kemudian, bunda juga harus mencoba menjadi relevan dengan sang anak. Saat ini mungkin anak-anak merupakan kalangan Generasi Z. Intinya, bunda dan si kecil harus tetap belajar.

"Orang tua dapat meluangkan waktu untuk mempelajarinya. Misalnya dengan bermain game yang disukai bersama anak, bonding dengan anak lewat hobi seperti menyanyi, dan lainnya," ujar Wahyu.

Wahyu juga mengimbau sebagai orang tua, terus belajar menjadi orang tua. Hal itu sejalan dengan pesan Mendikbud Nadiem Makarim, bahwa kita harus banyak tanya, banyak coba dan banyak berkarya. (ryn)

Baca Juga:

Sekolah Diliburkan Karena Corona? Ini Deretan Situs Belajar Online yang Bisa Kamu Akses

#Parenting #Teknologi #Ilmu Parenting #Pendidikan Anak #Konten Kreator
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Lifestyle
Amazfit Rilis Seri Cheetah 2 Series di Indonesia, Pilihan Pas untuk Pelari Serius dan Atlet Endurance
Amazfit memperkuat komitmen mereka dalam menghadirkan smartwatch sport-performance yang membantu pengguna berlatih lebih terarah.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Amazfit Rilis Seri Cheetah 2 Series di Indonesia, Pilihan Pas untuk Pelari Serius dan Atlet Endurance
Tekno
Vivo X500 Ultra Batal Pakai Kamera Telefoto 10x, OPPO Find X10 Ultra Makin tak Tertandingi
OPPO Find X10 Ultra kini makin tak tertandingi. Sebab, Vivo X500 Ultra mundur dari kamera telefoto 10x.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Vivo X500 Ultra Batal Pakai Kamera Telefoto 10x, OPPO Find X10 Ultra Makin tak Tertandingi
Tekno
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Xiaomi 18 akan meluncur September 2026. HP itu akan menjadi yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Kamis, 04 Juni 2026
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Tekno
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
OPPO Reno 16 global kini mulai muncul. Kabarnya, HP tersebut akan segera meluncur dalam waktu dekat.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
Tekno
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 berpotensi meluncur bersamaan pada September 2026.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Indonesia
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Anak-anak yang dekat dengan buku dinilai akan lebih berani bermimpi, mampu berpikir kritis, serta memiliki rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan zaman.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Literasi dan Numerasi Sejak Dini Kunci Hadapi Era Modern
Bagikan