Instagram Berencana Hapus 'Like', Siapa yang Diuntungkan?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 11 Desember 2019
Instagram Berencana Hapus 'Like', Siapa yang Diuntungkan?

Akan ada beberapa pihak yang diuntungkan dan dirugikan jika fitur like disembunyikan atau dihapus(Foto: pixabay/wokandapik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK kontroversi seputar upaya baru Instagram untuk fokus pada kesehatan mental penggunanya. Saat ini kebutuhan untuk menghadirkan gambar terbaik di media sosial, menjadi semakin penting bagi para pengguna. Melihat hal itu Instagram ingin membantu menghentikannya.

Seperti yang dilansir dari laman Gritdaily, CEO Instagram Adam Mosseri mengumumkan bahwa Instagram akan mulai menyembunyikan like untuk pengguna di Amerika Serikat pada awal tahun depan.

Baca Juga:

Pencipta Instagram Sudah Tak Main Instagram Lagi?

Pihak instagram berencana akan menghapus atau menyembunyikan fitur Like (Foto: pixabay/usa-raiseblogger)

Pada bulan November kemarin, Mosseri menjelaskan, jika ide di baliknya ialah untuk menekan instagram dan membuatnya tak seperti ajang kompetisi, serta memberi orang lebih banyak ruang untuk terhubung dengan orang yang mereka cintai dan menginspirasi mereka.

Namun baru-baru ini, instagram dikabarkan tak sepenuhnya akan menghilangkan jumlah like. Tapi kamu masih bisa melihat berapa banyak like yang didapat oleh unggahanmu, namun kamu tak akan bisa melihat berapa banyak like yang diterima unggahan orang lain.


Namun, tekanan online untuk membuat orang seakan menjadi sempurna, bukan satu-satunya alasan instagram menghapus fitur ini. Karena tiga mantan karyawan Facebook mengatakan kepada CNBC, bahwa perusahaan itu percaya bahwa penghitungan like akan meningkatkan jumlah posting di instagram, karena orang-orang merasa kurang percaya diri dentang unggahannya. Sementara itu para mantan karyawan ingin tetap anonim karena alasan yang jelas.

Teori itu dinilai masuk akal, karena lebih banyak unggahan sama dengan lebih banyak waktu yang dihabiskan untuk aplikasi. Saat orang menghabiskan elbih banyak waktu di aplikasi, maka mereka bisa melihat lebih banyak iklan. Itu berarti lebih banyak uang untuk Instagram.

JAdi hal tersebut akan menjadi keuntungan bagi kedua belah pihak. Pengguna menghabiskan lebih sedikit waktu untuk mengkhawatirkan apa yang dipikirkan orang, dan Instagram mendapat lebih banyak daya tarik. Tapi hal itu justru lain cerita dengan mereka yang menggunakan instagram sebagai cara untuk menghasilkan uang, seperti halnya influencer.

Baca Juga:

Fitur Mirip 'Instagram Close Friends' Akan Hadir di Facebook?

Selama beberapa tahun terakhir ini, terjadi lonjakan yang cukup signifikan perihal hadirnya influencer di media sosial. Influencer menggunakan platform sebagai sebagai sumber pendapatan dengan mengiklankan produk.

Karena itu, influencer hidup dari keterlibatan, atau like pada unggahan mereka. Karena itu fitur baru Instagram tersebut tentunya akan cukup berpengaruh bagi para influencer.

Mosseri menyatakan bahwa pengalaman pengguna sehari-hari merupakan hal yang paling penting bagi perusahaan.

Mosseri menuturkan instagram menempatkan anak berusia diatas 15 tahun untuk minat berbicara kepada publik. Saat melihat dunia konten publik, maka instagram akan menempatkan orang di dunia itu berada dihadapan organisasi dan perusahaan.

Salah satu yang akan terkena dampak fitur like di hapus ialah influencer (Foto: pixabay/digitalfade)

Digiday menunjukan bahwa pengiklan harus menemukan cara baru untuk mendapatkan data pada unggahan influencer. Karena menyembunyikan Like membuat sangat sulit untuk melihat bagaimana orang merespons iklan.

"Jika Instagram menghapus like dari feed, pengiklan dan agensi akan lebih bergantung pada membangun hubungan dengan influencer, untuk memastikan akses akurat ke feed mereka untuk data yang mereka butuhkan " tutur James Silverstone, Direktur influencer creative agency the Projects.

Selama ini, hubungan pengiklan dan influencer akan berubah selama pembaharuan Instagram tersebut. Ini akan sangat menarik, karena kita akan bisa melihat apakah jumlah konten yang disponsori berkurang karena like yang menghilang atau disembunyikan. (Ryn)

Baca Juga:

Deretan Fitur Terbaru WhatsApp yang Segera Dirilis, Intip Yuk Kecanggihannya

#Instagram #Influencer #Instagram Stories
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Paket baru langganan lengkap Instagram, Facebook, dan WhatsApp ini khusus menyasar kalangan pengguna untuk bisnis, konten kreator, dan Meta AI.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Indonesia
Akun Centang Biru Sempat Kena Hack Jadi Dagang Emas, Ahmad Dhani Lapor Polisi
Ahmad Dhani memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kasus ini selesai secara hukum guna memulihkan nama baiknya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Akun Centang Biru Sempat Kena Hack Jadi Dagang Emas, Ahmad Dhani Lapor Polisi
Indonesia
10 Twibbon Hari Kartini yang Sedang Viral dan Cara Menggunakannya, Bisa Dibagikan di Medsos
Dengan template-template bertema Hari Kartini 2026 yang viral di media sosial, setiap orang bebas mengekspresikan dan memilih tema yang bisa dikombinasikan dengan foto terbaik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
10 Twibbon Hari Kartini yang Sedang Viral dan Cara Menggunakannya, Bisa Dibagikan di Medsos
Indonesia
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas yang terdampak keliru, Meta menyediakan mekanisme verifikasi usia dan pengajuan banding.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Indonesia
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Meta selaku pemilik Facebook, Threads, dan Instagram telah mengubah ketentuan dalam Panduan Komunitas pada platform media sosialnya, khususnya terkait batas usia pengguna.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Indonesia
Siap-Siap! Influencer Keuangan Bakal Kena Sanksi Pidana
UU Pasar Modal telah mengatur sanksi pidana bagi pihak yang menyampaikan informasi tidak benar sehingga menimbulkan kerugian bagi pihak lain.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Siap-Siap! Influencer Keuangan Bakal Kena Sanksi Pidana
Indonesia
RUU Pekerja GIG Mandek, DPR Ajak Masyarakat Sipil Kawal Percepatan Pembahasan
Wakil Ketua Komisi V DPR mengajak masyarakat sipil mengawal percepatan pembahasan RUU Pekerja GIG. Lindungi jutaan pekerja digital, ojol hingga content creator.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
RUU Pekerja GIG Mandek, DPR Ajak Masyarakat Sipil Kawal Percepatan Pembahasan
Indonesia
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Tingkat kepatuhan Meta dalam menindaklanjuti temuan pelanggaran lainnya sangat buruk, yakni hanya mencapai 28,47 persen atau tidak sampai 30 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Maret 2026
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Indonesia
Penyebab Kematian Lula Lahfah Terungkap, Polisi Hentikan Penyelidikan Sang Influencer
Pihak keluarga juga telah meminta agar tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Penyebab Kematian Lula Lahfah Terungkap, Polisi Hentikan Penyelidikan Sang Influencer
Indonesia
Meta Sudah Dipanggil, Komdigi Jamin Reset Password Instagram Aman
Berdasarkan penjelasan Meta, proses reset kata sandi berjalan melalui sistem resmi Instagram dan tidak membuka akses kata sandi kepada pihak lain.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Meta Sudah Dipanggil, Komdigi Jamin Reset Password Instagram Aman
Bagikan