Teknologi

Ungkap si Pembohong dengan Teknologi Pelacak Gerakan Otot

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 27 November 2021
Ungkap si Pembohong dengan Teknologi Pelacak Gerakan Otot

Mengenal teknologi pelacak kebohongan (Foto: x-trodes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK orang yang melakukan berbagai kebohongan dalam berbagai hal. Terlebih sulit untuk mendeteksi dan mengetahui apakah seseorang berbohong atau tidak.

Namun, kini ada sebuah alat pelacakan kebohongan seseorang. Tim peneliti Israel mengklaim mereka telah menemukan sesuatu yang sangat tak terduga sebelumnya.

Baca Juga:

Menggunakan Ponsel Aman Sambil Berjalan dengan Teknologi 'Mata Ketiga'

Dengan menggunakan stiker yang dicetak pada permukaan lembut, mengandung elektroda yang memantau serta mengukur aktivitas otot dan saraf, mereka bisa mendeteksi kebohongan.

Sebuah tim peneliti yang dipimpin Prof Dino Levy dari Universitas Tel Aviv menemukan beberapa orang tanpa sadar mengaktifkan otot di pipi dan alis mereka ketika mereka berbohong.

Sebelumnya, tidak ada sensor yang bisa mengukur kontraksi otot halus, tapi temuan Prof Yeal Haneiun yang inovatif dan dijual perusahaan Israel X-trodes ini terbukti cukup sensitif.

Teknologi Pelacak Gerakan Otot, Bisa Ungkap Si 'Pembohong'(Foto: pixabay/tauvod)

Pada pengujian alat tersebut menunjukan, bahwa tingkat keberhasilannya 73 persen dari identifikasi kehobongan. Angka tersebut lebih baik dari pada teknologi yang sudah ada sebelumnya.

"Banyak penelitian menunjukkan bahwa hampir tidak mungkin bagi kita untuk mengetahui kapan seseorang berbohong kepada kita. Bahkan para ahli, seperti interogator polisi, hanya melakukan sedikit lebih baik daripada kita," kata Prof. Levy seperti yang dikutip dari laman odditycentral.

Lebih lanjut, Prof Levy menuturkan, bahwa detektor kehobongan yang ada sangat tidak bisa diandalkan, sehingga hasilnya tak bisa diterima sebagai bukti di pengadilan. Hal itu lantaran hampir semua orang bisa mempelajari cara mengontrol denyut nadi mereka, dan menipu mesin.

Hal tersebut bisa berakibat adanya kebutuhan besar untuk teknologi pengidentifikasi penipuan yang lebih akurat.

Otot-otot wajah akan berkerut ketika kamu berbohong. Nantinya, tim Prof Levy menempelkan stiker baru ke bagian pipi dan alias, kemudian membuat mereka duduk berhadapan seraya mengucapkan rangkaian kata, beberapa benar dan beberapa salah.

Adapun salah satu dari mereka tentu memiliki headphone, dan harus mengulangi kata-kata yang diucapkan pada mereka, meski terkadang mereka harus berbohong.

Baca Juga:

Deretan Teknologi Anti Banjir di Sejumlah Negara


Kemudian, orang yang duduk di sisi lain, memiliki tugas yang sulit untuk mengetahui kapan mereka dibohongi. Pada titik tertentu, mereka berganti peran.

Para peserta penelitian, mengalami kesulitan untuk mendeteksi kebohongan pasangan mereka, setidaknya dengan signifikansi statistik. Pada alat tersebut, sinyal listrik disampaikan oleh elektroda yang menempel pada wajah, sementara di sisi lain, berhasil menangkap kebohongan pada tingkat 73 persen, lebih baik dari teknologi yang ada sebelumnya.

Pada penelitian tersebut, Prof Levy menjelaskan, bahwa pihaknya memiliki keuntungan apa yang didengar peserta lewat headset.

Karena itu juga, kamu bisa mengetauhi mereka berhobong atau tidak. "Jadi dengan menggunakan teknik pembelajara mesin canggih, kami melatih program kami untuk mengidentifikasi kebohongan dengan sinyal [elektromiografi] EMG yang berasal dari elektroda.

Saat ini tim peneliti untuk menghilangkan elektroda dan melatih algoritma AI untuk mendeteksi kontraksi otot halus, dengan yang menganalisis rekaman kamera resolusi tinggi.

Setelah tingkat deteksi kebohongan cukup, teknologi bisa digunakan dalam interogasi polisi, di bandara, hingga interview kerja online. (Ryn)

Baca Juga:

Tren Teknologi Jaringan Perlu Diantisipasi di 2021

#Teknologi #Teknologi Modern
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan