Samsung Hentikan Pengiriman Produk ke Rusia

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 07 Maret 2022
Samsung Hentikan Pengiriman Produk ke Rusia

Samsung hentukan penjualan produk di Rusia (Foto: pixabay/stocksnap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SALAH satu raksasa teknologi dunia, Samsung, akhirnya mengikuti langkah sejumlah perusahaan teknologi lainnya yang menghentikan penjualan produk di Rusia. Hal ini dilakukan menyusul konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut saat ini diketahui telah menyetop pengiriman seluruh produknya ke Rusia.

Baca juga:

Samsung Dilarang Jual Ponsel di Rusia, Ada Apa?

Samsung hentikan penjualan produk di Rusia (Foto: pixabay/pride1979)

Pihak Samsung mengaku bahwa akan terus memantau situasi terbaru untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Karena perkembangan kondisi geopolitis saat ini, pengiriman ke Rusia telah kami hentikan. Kamu akan terus memantau situasi yang kompleks ini, untuk menentukan langkah selanjutnya," tulis Samsung seperti yang dilansir laman The Verge.

Produk Samsung yang pengirimannya dihentikan ke Rusia tak hanya ponsel, melainkan berbagai produk lainnya. Termasuk chip untuk ponsel serta produk elektronik Samsung lainnya.

Langkah penghentian tersebut seharusnya cukup berdampak besar bagi Rusia. Karena salah satu produsen elektronik terbesar di dunia telah menyetop pengirimannya ke Rusia.

Selain melakukan langkah tersebut, Samsung juga memberikan donasi sejumlah uang untuk aksi kemanusiaan senilai USD 6 juta atau sekitar Rp 86 miliar, termasuk USD 1 juta dalam bentuk produk elektronik.

Baca Juga:

Samsung Rilis Teknologi Layar OLED di IMID 2021

Pada keterangannya, Samsung menjelaskan bahwa pihaknya berdoa untuk semua korban yang terdampak, dan prioritas Samsung ialah keamanan karyawan dan keluarganya.

"Kami berencana untuk mendukun aksi kemanusiaan secara aktif di negara itu, termasuk bantuan untuk pengungsi. Untuk itu kami menyumbang USD 6 juta termasuk USD 1 juta dalam bentuk produk elektronik, serta donasi sukarela dari karyawan kami," jelas Samsung.

Tak hanya ponsel, tapi samsung juga hentikan pengiriman sejumlah produk elektronik lainnya ke Rusia. (Foto: pixabay/adrian2019)

Samsung menjadi salah satu perusahaan yang turut mengambil langkah terkait invasi Rusia ke Ukraina. Sebelumnya perusahaan besar lain telah melakukan langkah stop penjualan ke Rusia, termasuk EA, Apple, developer game CD Projeckt Red, dan sebagainya.

Tak hanya itu, Google juga dikabarkan telah menyetop penjualan iklan di Rusia, Reddit yang membelokir seluruh tautan terkait media miliki pemerintah Rusia, serta Facebook dan Twitter yang melakukan langkah serupa untuk 'menghukum' Rusia.

Meski begitu, Rusia pun melakukan perlawanana di sektor teknologi. Mereka memperlambat akses ke Twitter serta memblokir akses ke Facebook dari pengguna di negara tersebut. (Ryn)

Baca Juga:

Produsen Ponsel Ternama Tiongkok Terancam Masuk Blacklist Amerika Serikat

#Teknologi #Rusia #Samsung
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri
Prabowo dipastikan batal menghadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan. Istana menyebut Presiden memilih fokus menyelesaikan berbagai agenda prioritas di dalam negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Bagikan