Kuliner

Rusip, Olahan Ikan Teri Oleh-oleh Khas Bangka yang Merdesa

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 29 Agustus 2022
Rusip, Olahan Ikan Teri Oleh-oleh Khas Bangka yang Merdesa

Rusip adalah fermentasi ikan teri yang khas dari Bangka Belitung. (Foto: Kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAIN dengan keindahan pantainya, Bangka Belitung terkenal pula dengan kelezatan makanan khasnya. Mayoritas makanan khas provinsi kepulauan itu terbuat dari ikan. Hal ini wajar, mengingat nelayan adalah mata pencarian utama masyarakat di sana. Salah satu makanan khas yang terbuat dari ikan adalah rusip, makanan khas Bangka yang diolah dari ikan teri. Rusip merdesa lantaran sudah menjadi buah tangan khas dari provinsi ini.

Pembuatan rusip melewati beberapa tahapan. Ikan-ikan teri segar ini awalnya dipisahkan terlebih dahulu dari kotoran-kotoran yang menempel. Setelah itu, ikannya dicuci lalu dikeringkan. Jika sudah, ikan teri kering tadi akan dicampur bersama garam dan diaduk merata. Jumlah garamnya harus banyak dan sesuai dengan jumlah terinya. Jika garamnya terlalu sedikit, pembuatan rusip bisa berpotensi gagal. Kemudian, campuran ikan teri dan garam tadi disimpan dan ditutup rapat dalam toples selama tujuh hari. Proses inilah yang disebut sebagai fermentasi.

Baca Juga:

5 Kuliner Legendaris Jakarta

Namun, proses fermentasi tak berhenti sampai di situ saja. Pada hari ketujuh, adonan tadi harus dicampurkan dengan gula merah. Lalu adonan tersebut ditutup lagi selama tujuh hari. Meski nampaknya mudah, tetapi pembuatan rusip harus hati-hati. Sebab, jika prosesnya salah atau toplesnya terbuka serta kotor, maka rusip akan gagal diolah. Toples dan bahan yang kotor dapat membuat ikan teri jadi busuk.

Rusip dibuat dari campuran ikan teri, garam, gula merah, bawang merah, dan perasan jeruk. (Foto: Pexels/Rachel Loughman)


Pada tahap akhir, rusip yang telah berhasil dibuat akan dicampur dan diaduk bersama bawang merah dan perasan jeruk. Karena dibuat dengan teknik tersebut, rusip memiliki campuran rasa yang unik. Ada asin, manis, dan asam. Bahkan, ada pula yang terasa agak pedas, loh. Biasanya pembuat rusip menambahkan cabai rawit supaya semakin sedap.

Baca Juga:

Wow Bandung Dinobatkan sebagai Salah Satu Kota Kuliner Terbaik di Asia

Rusip biasanya dinikmati sebagai lalapan. Masyarakat Bangka sering mencampurnya bersama nasi putih hangat dan ditemani oleh lauk lain, seperti ikan bakar dan sayur rebus. Selain itu, rusip juga cocok menjadi teman dari ubi rebus dan daun singkong.

Rusip kini jadi oleh-oleh khas Bangka yang banyak dijual per toples. (Foto: Pexels/Kim Stiver)


Makanan ini awalnya terbentuk karena ide dari para nelayan. Dulu di Bangka, jumlah ikan sangat melimpah, tetapi harganya murah. Para nelayan yang sumber pendapatannya hanya dari ikan pun mencoba mencari cara supaya ikan yang banyak ini tidak cepat busuk dan bisa tahan lama.

Akhirnya, terbentuklah rusip yang bisa dijual maupun dikonsumsi sendiri. Saat ini, kamu bisa menemukan olahan rusip di banyak toko oleh-oleh Bangka Belitung. Harganya pun beragam, mulai dari Rp 15 ribu untuk toples kecil, dan Rp 25 ribu untuk toples besar. (mcl)

Baca Juga:

Mih Kocok Mang Dadeng, Legenda Kuliner di Kota Bandung

#Kuliner #Agustus Warga +62 Merdesa
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Fun
Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Tahun ini, Rumah Indofood hadir di Jakarta Fair dengan tema Semua Ada di Rumah Indofood.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
  Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Kuliner
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Sate lalat khas Madura bisa jadi inspirasi olahan daging kurban saat Idul Adha. Simak asal-usul nama, cara membuat, dan sejarah kuliner legendaris ini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Kuliner
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Hennessy MyWay merupakan platform yang menantang para bartender mendefinisikan ulang seni meracik koktail melalui keberlanjutan, storytelling, dan pengalaman berbasis ritual.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Kuliner
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dassai bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries untuk melakukan fermentasi bahan sake di angkasa luar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Fun
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Kolaborasi The Coach Coffee Shop dan Fleur by Raja hadirkan Fleur de New York. Nikmati salt bread unik dan kopi spesial di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 April 2026
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Indonesia
Bank Jakarta XPORIA 2026 Diserbu Pengunjung, Promo hingga Cashback Jadi Daya Tarik
Bank Jakarta XPORIA 2026 digelar hingga 23 April 2026. Event ini disebut pengunjung, yang memanfaatkan promo hingga cashback.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Bank Jakarta XPORIA 2026 Diserbu Pengunjung, Promo hingga Cashback Jadi Daya Tarik
Indonesia
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dongkrak Ekonomi dan Hadirkan Experience Space di Balai Kota
Bank Jakarta XPORIA 2026 resmi digelar. Acara ini berlangsung di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dongkrak Ekonomi dan Hadirkan Experience Space di Balai Kota
Kuliner
Ladies, Nikmati Promo Spesial untuk Rayakan Semangat Kartini
Promo ini berlangsung mulai dari 20 sampai 23 April 2026.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Ladies, Nikmati Promo Spesial untuk Rayakan Semangat Kartini
Travel
‘Peta untuk Pengemis’, Jalan Ninja Warga Korea Cari Makanan Murah di Tengah Kenaikan Harga akibat Perang di Iran
Geojimap, peta lokasi makanan murah, menjadi jalan ninja warga Korea Selatan untuk bisa makan di luar dengan harga hemat.
Dwi Astarini - Jumat, 03 April 2026
‘Peta untuk Pengemis’, Jalan Ninja Warga Korea Cari Makanan Murah di Tengah Kenaikan Harga akibat Perang di Iran
Bagikan