Promo Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih E-commerce

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 30 Januari 2022
Promo Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih E-commerce

Promo menjadi alasan utama seseorang berbelanja di e-commerce (Foto: pexels/nataliavaitkevics)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENURUT hasil riset IPSOS Indonesia di akhir tahun 2021, menunjukan 49 persen responden mempertimbangkan promo sebagai faktor terbesar memilih platform e-commerce untuk berbelanja online, sebesar 49 persen.

Hal tersebut dipaparkan Gita Marino selaku Associate Director, OBV & CHP, Ipsos Indonesia saat konferensi pers virtual.

Baca Juga:

Converse Indonesia Luncurkan Platform E-Commerce

"Promotion itu masih menjadi faktor utama mempengaruhi atau menjadi faktor pemicu dari para pengguna e-commerce. Promo di sini misalnya diskon atau gratis ongkos kirim," jelas Gita Marino, seperti dikutip dari laman Antara.

promo menjadi faktor terbesar bagi seseorang ketika memilih platform e-commerce untuk berbelanja online, yaitu sebesar 49 persen (Foto: pixabay/geralt)

Selain promo, faktor kemudahan serta ketersediaan pilihan metode pembayaran pun menjadi faktor penentu paling banyak dipertimbangkan pengguna e-commerce, sebesar 15 persen.

"Jadi misalnya, e-commerce menyediakan pilihan pembayaran lumayan banyak dan mudah sesuai dengan kondisi mereka, itu memicu mereka untuk memilih e-commerce tertentu," tambah Gita.

Terkait metode pembayaran, Gita menjelaskan sebanyak 37 persen pengguna e-commerce lebih memilih transaksi lewat dompet digital, sementara 28 persen lewat cash on delivery (COD) atau bayar di tempat, 21 persen lewat transfer bank, 7 persen lewat online credit, 5 persen lewat offline store, 1 persen lewat instant debit, dan 1 persen lewat kartu kredit atau online debit.

Selain itu, ada faktor lain juga menjadi pertimbangan masyarakat ketika memilih platform e-commerce, sebanyak 3 persen, seperti pengalaman transaksi sebelumnya.

"Dalam hal ini, misalnya karena mereka sudah terbiasa berbelanja online dengan e-commerce tertentu," jelas Gita.

Lalu, faktor lainnya 4 persen dari rekomendasi teman atau keluarga, 3 persen karena iklan di televisi atau media, dan 4 persen faktor user interface pada aplikasi atau website.

platform e-commerce yang paling banyak digunakan yakni Shopee yang jumlahnya mencapai 54 persen (Foto: pixabay/200degress)

Saat ini, platform e-commerce paling banyak digunakan Shopee sebanyak 54 persen, Tokopedia sebanyak 30 persen, Lazada sebanyak 13 persen, Bukalapak sebanyak 2 persen, dan Blibli sebanyak 1 persen.

Ketika Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12, Gita menjelaskan kompetisi antara e-commerce menjadi kian aktif. Hal itu ditandai dengan gencarnya promosi dilakukan sejak bulan-bulan sebelumnya.

Baca Juga:

Produk Fesyen Lokal Jadi Favorit di E-Commerce

Gita menyebutkan Harbolnas 12.12 sudah dilakukan dari sebelumnya seperti 9.9, 10.10, 11.11, dan semua menawarkan hal-hal mirip, seperti promo dan gratis ongkos kirim.

Lebih lanjut Gita menambahkan saat ini konsumen memiliki fleksibilitas dalam memilih sebuah e-commerce, karena mereka bertarung dengan 'senjata' serupa.

"Artinya, kalau sudah seperti ini, strategi berikutnya adalah aspek-aspek lain harus diutamakan, seperti bagaimana cara berkomunikasi dengan klien atau bagaimana mengatasi komplain dari konsumen," tutupnya. (Ryn)

Baca Juga:

Gandeng E-commerce, Kominfo Edukasi Kemanan Siber

#Teknologi #E-commerce Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - 2 jam, 34 menit lalu
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan