Obesitas Membuat Siklus Menstruasi Terganggu

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 14 Februari 2020
Obesitas Membuat Siklus Menstruasi Terganggu

Obesitas membuat siklus hadi terganggu (Foto: Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

OBESITAS menjadi hal yang paling ditakutkan oleh banyak orang. Terlebih kondisi tersebut menjadi penyebab masalah-masalah lain di dalam tubuh. Salah satunya mengganggu masa menstruasi bagi kaum hawa.

Dilansir dari Antaranews.com, dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan fertilitas di Rumah Sakit Pondok Indah, Kanadi Sumapraja menjelaskan kalau obesitas dan siklus haid sangat berhubungan.

Itu terjadi karena penumpukan lemak di tubuh meningkatkan daya kerja hormon insulin. Hormon ini berfungsi mengatur kadar gula darah yang berujung pada terganggunya pematangan sel telur.

Baca juga:

Waspadai Perlemakan Hati, Jaga 3 Hal Ini

Obesitas menjadi penyebab masalah kesehatan (Foto: Pixabay)
Obesitas menjadi penyebab masalah kesehatan (Foto: Pixabay)

“Oleh karena itu, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kesuburan pada orang-orang mengalami gangguan menstruasi ditambah obesitas adalah mengurangi jaringan lemaknya,” tutur Kanadi.

Cara lain untuk mengatasi masalah tersebut ialah pemberian obat yang mampu meningkatkan sensitivitas hormon. Dengan begitu daya kerja hormon turun.

Baca juga:

Diet Ketogenik Efektif Turunkan Berat Badan Tetapi Beresiko Tinggi

Mengurangi obesitas adalah cara terbaik melancarkan haid (foto: pixabay/terovesalaenan)
Mengurangi obesitas adalah cara terbaik melancarkan haid (foto: pixabay/terovesalaenan)

“Supaya jangan sampai kelenjar yang menghasilkan hormon insulin rusak karena dipaksa menghasilkan hormon insulin dengan kadar yang tinggi, kita berikan obat-obatan” tutur Kanadi.

Namun, dibandingkan pemberian obat, lebih baik memperbaiki kondisi tubuh agar tidak obesitas dengan memperbaiki asupan makanan dan aktivitas. Diet yang sehat juga bisa dijalani sehingga mendapat tubuh ideal.

“Mencoba perbaiki kondisi tubuhnya, dengan mengurangi jaringan lemak dengan perbaiki asupan makanan dan aktivitasnya, sehingga ada keseimbangan antara kalori yang masuk dengan yang keluar,” ujarnya.

Di kesempatan berbeda, dokter spesialis obstetri dan ginekologi di RSU Bunda Jakarta, Cindy Rani Wirasti juga mengatakan hal yang sama. Lemak sangat mempengaruhi siklus menstruasi. Ia menyarankan kalau para perempuan sebaiknya memiliki indeks massa tubuh tormal yakni 19-23. (Yni)

Baca juga:

Diabetes Harus Diatasi Sebelum Terlambat

#Obesitas #Tips Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Berita Foto
Kampanye Gerakan Batasi GGL Jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam media brifieng jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Kampanye Gerakan Batasi GGL Jelang Hari Obesitas Sedunia 2026
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Indonesia
579 Ribu Orang Jakarta Obesitas, Saatnya Pemerintah Gencarkan Kampanye Kurangi Gula
Masyarakat banyak mengonsumsi makanan serta minuman yang mengandung kadar lemak, gula, dan garam tinggi.
Dwi Astarini - Rabu, 05 November 2025
579 Ribu Orang Jakarta Obesitas, Saatnya Pemerintah Gencarkan Kampanye Kurangi Gula
Indonesia
62 Persen ASN Pemprov DKI Obesitas, Dinkes Juga Buka Data Hipertensi, Diabetes hingga Kejiwaan
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, angka tersebut hasil pemeriksaan kesehatan ASN DKI pada 2024.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Juli 2025
62 Persen ASN Pemprov DKI Obesitas, Dinkes Juga Buka Data Hipertensi, Diabetes hingga Kejiwaan
Lifestyle
50 Persen Perempuan Ikut Cek Kesehatan Gratis Alami Obesitas Sentral, Jika Tidak Ditangani Bisa Alami Stroke
Obesitas sentral, dihitung berdasarkan pengukuran lingkar pinggang, yakni >90 cm untuk laki-laki dan >80 cm untuk perempuan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 Juni 2025
50 Persen Perempuan Ikut Cek Kesehatan Gratis Alami Obesitas Sentral, Jika Tidak Ditangani Bisa Alami Stroke
Lifestyle
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Dokter Dara menyarankan bahwa konsumsi rutin air kelapa diperbolehkan karena manfaat positifnya yang kaya antioksidan dan elektrolit
Angga Yudha Pratama - Senin, 21 April 2025
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis Terbanyak Temukan Warga Alami Gangguan Mata Akibat Gadget, Kedua Obesitas
Ada dua masalah kesehatan utama yang mayoritas ditemukan saat pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Februari 2025
Cek Kesehatan Gratis Terbanyak Temukan Warga Alami Gangguan Mata Akibat Gadget, Kedua Obesitas
Bagikan