Relationship

Berteman dengan Orang dengan Latar Belakang Berbeda Banyak Manfaatnya

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Jumat, 31 Desember 2021
Berteman dengan Orang dengan Latar Belakang Berbeda Banyak Manfaatnya

Berteman dengan orang yang berbeda latarbelakang (Sumber: Pexels/Christina Morillo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HUBUNGAN sosial penting untuk kebahagiaan kita. Kebahagiaan erat kaitannya dengan kesehatan fisik dan mental. Menurut informasi dari Psychology Today, kebahagiaan dapat meningkatkan kesehatan fisik. Perasaan positif dan kepuasan tampaknya bermanfaat bagi kesehatan jantung, sistem kekebalan, tingkat peradangan, dan tekanan darah. Persahabatan bisa terbentuk dari mana saja. Sahabat masa kecil, tetangga, teman kerja, atau komunitas.

Semua persahabatan itu penting. Apalagi di masa saat dunia semakin terisolasi saat adanya pandemi. Pertemanan dengan orang lain akan sangat membantu untuk memiliki koneksi dan membangun kedekatan. Data dari survei oleh Psychology Today baru-baru ini menemukan bahwa jaringan pertemanan mengungkapkan bahwa kebanyakan dari kita, tanpa memandang usia, telah mengembangkan berbagai macam hubungan sosial.

BACA JUGA:

Belajar Supel dari Anak-Anak

Secara spesifik ada beberapa jenis pertemanan yang bisa kita eksplorasi. Di antaranya teman masa kecil, teman komunitas (teman yang bersosialisasi dalam satu forum namun tidak terlalu dekat), teman aktivitas (mereka yang terlibat di aktivitas tertentu bersama-sama misalnya teman gym, lingkaran gereja, dan lain-lain), kenalan teman (mereka yang kamu temui saat berpapasan di jalan), dan lain-lain.

pertemanan
Bertemu dengan teman baru (Sumber: Pexels/Shvets Production)

Sebagian ornag menilai persahabatan lebih mudah terjalin dengan mereka yang punya berbagai kesamaan. Mulai dari persamaan asal daerah, jenis kelamin, hobi, hingga pekerjaan. Faktanya, itu tidak sepenuhnya berlaku. Ada saat dimana kebahagiaan ditemukan saat kamu berteman dengan mereka yang karakternya berbeda denganmu. Menjalin pertemanan dengan orang-orang dari berbagai latarbelakang tanpa memandang usia, daerah, pekerjaan, atau pendidikan berkaitan erat dengan kepuasan hidup. Kepuasan hidup adalah ukuran global kesejahteraan subjektif yang sering digunakan untuk menilai kebahagiaan dan kualitas hidup.

pertemanan
Pertemanan lintas generasi (Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio)

Berteman dengan orang dari latar belakang berbeda akan mengundang peluang ke dalam hidupmu. Kamu juga akan menemukan perspektif baru dan cara berbeda dalam menyikapi hidup. Itu tentu akan membawa hal baru ke dalam hidupmu. Ini juga mengundang beragam orang ke dalam hidupmu. Itu dapat membantumu tumbuh melampaui zona nyaman dan mendorong kamu untuk belajar tentang perspektif dan cara lain dalam memandang dan menjalani hidup.

#Kesehatan Mental #Persahabatan #Persahabatan Artis #Psikolog #Gangguan Psikologis #Psikologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Olahraga
Kroasia vs Slovenia 2-1: Luka Modric dan Mario Pasalic Bersinar, Modal Manis Menuju Piala Dunia 2026
Rapatnya lini belakang tim tamu membuat sejumlah peluang Kroasia gagal berbuah gol
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Kroasia vs Slovenia 2-1: Luka Modric dan Mario Pasalic Bersinar, Modal Manis Menuju Piala Dunia 2026
Olahraga
Italia Menang Tipis 1-0 Atas Luksemburg, Gol Pio Esposito Selamatkan Wajah Gli Azzurri dari Kekalahan
Kebuntuan laga akhirnya pecah pada menit ke-49 babak kedua
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Italia Menang Tipis 1-0 Atas Luksemburg, Gol Pio Esposito Selamatkan Wajah Gli Azzurri dari Kekalahan
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Bagikan