Lingkungan

Kurangi Pemakaian Plastik Kalau Kamu Peduli dengan Biota Laut

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 30 Juli 2019
Kurangi Pemakaian Plastik Kalau Kamu Peduli dengan Biota Laut

Biota laut menjadi korban sampah plastik (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAH terpikir enggak sih dampak plastik yang kamu gunakan? Memang, plastik sangat praktis untuk digunakan. Misalnya untuk kamu bawa bekal ke kantor. Cukup dibungkus menggunakan plastik kecil. Lalu dimasukkan lagi ke kantong kresek.

Sesampainya di kantor, tinggal kamu buka bungkusan plastik itu. Kemudian tinggal kamu santap bekal kamu dengan menggunakan wadah makan di kantor. Sementara plastik yang kamu gunakan tadi, tinggal kamu buang dengan mudahnya. Pulang kantor kamu enggak akan terbebani sampah apapun.

Baca juga:

Permintaan Maha Penting Pangeran Harry Saat Menginap Di Hotel

Nah, tapi tanpa kamu sadari, sampah plastik yang kamu gunakan tadi berpotensi mengancam nyawa biota-biota laut. Kok bisa? Jadi begini, sampah plastik yang kamu buang tadi bisa saja enggak terpilah dengan benar atau terbuang sembarangan.

Ujung-ujungnya sampah plastik tersebut bisa mengalir ke laut, bahkan ke belahan dunia lainnya. "Ujungnya bisa ke lautan, nah dari lautan tuh bisa terbawa ke mana-mana. Jadi bisa mencemari laut dan terbawa arus lalu mencemari ke mana-mana," ujar Direktur Pemafaatan Ilmu dan Teknologi Maritim Kemenko Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Dr. Nani Hendiarti kepada merahputih.com di Jakarta, Selasa (30/7).

Sampah plastik bisa mengalir ke laut (Foto: Pexels/Artem Beliaikin)

Menurut Nani, sampah platik yang mencemari laut itu bisa berubah menjadi mikroplastik (potongan plastik yang sangat kecil). Karena terlalu kecil, mikroplastik itu bisa termakan oleh ikan tanpa sengaja. Bahan plastik berbahaya, sehingga biota lauta bisa saja mati karena memakan mirkoplastik. "Yang kasihan biota laut jadinya," tambah Nani.

Baca juga:

Empat Langkah Kekinian Berkontribusi Kurangi Sampah Plastik

Manusia bisa menjadi korban karena mengonsumsi ikan yang memakan plastik (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Bahkan enggak hanya biota laut yang bisa menjadi korban. Kamu yang hidup jauh dari laut juga bisa menjadi korban sampah plastik yang termakan ikan tadi. Sebab, bisa saja ikan yang memakan plastik tadi tertangkap nelayan, kemudian kamu konsumsi.

Kalau sudah termakan Kata Nani, perut kamu bisa terluka, bahkan menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Mengingat ada campuran bahan yang tajam pada plastik. "Plastik kan juga ada yang tajam bahannya, Jadi kalau masuk ke manusia bisa luka gitu," tukasnya.

Yuk sahabat Merah Putih, kurangi pemakaian plastik. Minimal, jangan pernah membuang sampah plastik sembarangan ya. (ikh)

Baca juga:

Deretan Benda-Benda Daur Ulang Sampah Plastik yang Kece Abis

#Bahaya Plastik #Limbah Plastik #Sampah Plastik #Organisme Laut #Laut Dunia #Pencemaran Laut #Laut Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
Dunia di Ambang Krisis, Tinggi Permukaan Laut Naik 2 Kali Lipat dalam 10 Tahun
Jika tren ini berlanjut, jutaan orang di wilayah pesisir akan menghadapi banjir rob, hilangnya lahan, dan krisis pangan akibat rusaknya ekosistem laut.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Dunia di Ambang Krisis, Tinggi Permukaan Laut Naik 2 Kali Lipat dalam 10 Tahun
Indonesia
Nasib Harga Pupuk dan Produk Plastik di Ujung Tanduk Buntut Krisis Energi Global, Pemerintah Diminta Siapkan Mitigasi
Lonjakan biaya produksi tidak hanya menyasar minyak mentah, tetapi juga merembet ke produk jadi seperti obat-obatan, pakaian jadi, hingga peralatan rumah tangga
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 April 2026
Nasib Harga Pupuk dan Produk Plastik di Ujung Tanduk Buntut Krisis Energi Global, Pemerintah Diminta Siapkan Mitigasi
Indonesia
Prabowo Kerahkan Teknologi Mikro Kampus, Sampah Diselesaikan di Tingkat Paling Rendah
Presiden mengapresiasi kontribusi akademisi yang berhasil menciptakan alat daur ulang dan pemusnah sampah inovatif
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Prabowo Kerahkan Teknologi Mikro Kampus, Sampah Diselesaikan di Tingkat Paling Rendah
Indonesia
26 Ton Sampah Mayoritas Plastik Hasil Reuni 212 Diangkut 600 Pasukan Oranye, Bikin Petugas Lembur
Sampah seberat 26,43 ton dari berbagai jenis berhasil dikumpulkan oleh tim kebersihan setelah acara tersebut rampung
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Desember 2025
26 Ton Sampah Mayoritas Plastik Hasil Reuni 212 Diangkut 600 Pasukan Oranye, Bikin Petugas Lembur
Indonesia
DPRD DKI Desak Solusi Mikroplastik Air Hujan, ITF Sunter-Bantargebang Jadi Kunci
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah menunjukkan perhatian besar terhadap isu pengelolaan sampah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
DPRD DKI Desak Solusi Mikroplastik Air Hujan, ITF Sunter-Bantargebang Jadi Kunci
Indonesia
Mikroplastik Hujani Jakarta, Pemprov DKI Sebut Sebagai 'Alarm' Lingkungan yang Perlu Segera Direspons
Pemprov DKI mengajak dunia usaha, lembaga riset, dan komunitas lingkungan untuk berkolaborasi dalam aksi nyata pengurangan plastik
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 Oktober 2025
Mikroplastik Hujani Jakarta, Pemprov DKI Sebut Sebagai 'Alarm' Lingkungan yang Perlu Segera Direspons
Lifestyle
Eco Paws, Kampanye Kreatif untuk Masa Depan Lebih Baik
Jakarta Premium Outlets menyerukan kampanye masa depan berkelanjutan lewat aksi nyata Eco Paws.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
Eco Paws, Kampanye Kreatif untuk Masa Depan Lebih Baik
Indonesia
RDF Plant Rorotan Terus Mengalami Kendala Hingga Berujung Batal Diresimkan, Kapan Bisa Beroperasi Penuh?
Jika situasi sudah kondusif, pihaknya akan mengupayakan uji komisioning secara lebih masif dan transparan dengan mengundang warga
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 September 2025
RDF Plant Rorotan Terus Mengalami Kendala Hingga Berujung Batal Diresimkan, Kapan Bisa Beroperasi Penuh?
Indonesia
Warga Rorotan Tak Perlu Cemas! DLH DKI Jamin Operasional RDF Plant Didampingi Pakar ITB dan Dilengkapi Teknologi Canggih
Asep menegaskan bahwa evaluasi RDF Plant Rorotan bukan hanya masalah teknis
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 September 2025
Warga Rorotan Tak Perlu Cemas! DLH DKI Jamin Operasional RDF Plant Didampingi Pakar ITB dan Dilengkapi Teknologi Canggih
Kuliner
Gerakan ’SAPU PLASTIK’ Kumpulkan 2,5 Ton Limbah, Beri Apresiasi Pelanggan dengan Diskon 20 Persen
Gerakan yang memiliki arti ‘berSAma kumPUlkan PLASTIK’ ini diluncurkan sejak 2022 sebagai perwujudan komitmen untuk program keberlanjutan.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Agustus 2025
 Gerakan ’SAPU PLASTIK’ Kumpulkan 2,5 Ton Limbah, Beri Apresiasi Pelanggan dengan Diskon 20 Persen
Bagikan