KJRI Hong Kong Bikin Aplikasi Buat Pekerja Migran Indonesia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 25 Mei 2021
KJRI Hong Kong Bikin Aplikasi Buat Pekerja Migran Indonesia

Pemulangan pekerja migran Indonesia. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong meluncurkan aplikasi untuk memberikan pelayanan informasi kepada para pekerja migran asal Indonesia.

Aplikasi tersebut, dapat diunduh di Google Playstore dan Apple Store tersebut diberi nama LINGKAR PMI atau merupakan kependekan dari Layanan Informasi Ketenagakerjaan untuk Pekerja Migran Indonesia.

Baca Juga:

50 Ribu Pekerja Migran Indonesia Balik Ke Tanah Air

LINGKAR PMI ini memuat informasi antara lain pedoman bekerja, pelayanan, nomor hotline, daftar agen yang terakreditasi, lapor diri, profil KJRI Hong Kong, lokasi penting, link terkait, dan peraturan atau buku penting terkait ketenagakerjaan.

"Ini bagian dari upaya kami untuk terus mengoptimalkan pelayanan dan pelindungan WNI di luar negeri melalui berbagai inovasi pemanfaatan teknologi informasi," kata Konsul Jenderal RI Hong Kong Ricky Suhendar dalam keteranganya, Selasa (25/5).

Ia berharap, aplikasi tersebut bisa menjadi sumber informasi bagi para PMI di Hong Kong, dan memberikan manfaat kepada para PMI selama bekerja di Hong Kong.

Kepulangan pekerja migran Indonesia. (Foto: Antara)
Kepulangan pekerja migran Indonesia. (Foto: Antara)

Jumlah PMI di Hong Kong diperkirakan mencapai angka 180 ribu orang yang mayoritas perempuan bekerja di sektor informal. Dari segi jumlah, PMI Hong Kong menduduki peringkat kedua di bawah pekerja migran asal Filipina.

Sebelumnya, Pemerintah kembali membuka penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKI ke luar negeri setelah dihentikan sementara pada 18 Maret 2020. Kala itu kebijakan tersebut diambil karena merebaknya virus Corona (COVID-19) di banyak negara. Namun saat ini baru 14 negara yang dibuka. (Asp)

Baca Juga:

Indonesia Ingin Segera Tuntaskan MoU Penempatan Pekerja Migran Dengan Malaysia

#Buruh Migran #TKI #Kemenaker #Kemenlu
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Buruan daftar! Pelatihan Vokasi Tahap 3 Sudah Dibuka, Kuota Hanya 20 Ribu Orang
Kemnaker terus memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Buruan daftar! Pelatihan Vokasi Tahap 3 Sudah Dibuka, Kuota Hanya 20 Ribu Orang
Indonesia
Uang Saku Peserta Magang Nasional Tahun Ini Masih Ditanggung Pemerintah
Tahap pertama pelaksanaan Magang Nasional tahun 2026 sendiri direncanakan dimulai pada Juli mendatang dengan target awal sekitar 50 ribu orang peserta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Uang Saku Peserta Magang Nasional Tahun Ini Masih Ditanggung Pemerintah
Indonesia
Indonesia Terpilih Jadi Anggota Komite Antarpemerintah Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026–2030
Keberhasilan ini merupakan hasil diplomasi intensif oleh Delegasi Indonesia di Paris, Jakarta, dan berbagai perwakilan lain dengan dukungan sejumlah negara sahabat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Indonesia Terpilih Jadi Anggota Komite Antarpemerintah Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026–2030
Indonesia
Puluhan Calon Dubes Belum Serahkan Kredensial ke Prabowo, Ini Kata Menlu Sugiono
Sugiono memastikan bahwa belum diserahkannya surat kepercayaan para duta besar kepada Presiden RI tidak berdampak apapun bagi kerja sama bilateral dengan negara dimaksud.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Calon Dubes Belum Serahkan Kredensial ke Prabowo, Ini Kata Menlu Sugiono
Indonesia
Untuk ke-4 Kalinya Presiden Prabowo Terbang ke Prancis, Idul Adha di Sana
"Jadi, tentu akan menyesuaikan (lokasi shalat Idul Adha Presiden), karena pas hari Rabu masih ada di sana. Jadi, tentu akan menyesuaikan situasi di sana. Nanti kita tunggu saja," kata Juri.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Untuk ke-4 Kalinya Presiden Prabowo Terbang ke Prancis, Idul Adha di Sana
Indonesia
Golkar Sebut Pembebasan 9 WNI dari Israel Bukti Diplomasi Pemerintah Berjalan
Pemerintah Indonesia yang bergerak cepat melakukan komunikasi diplomatik untuk membebaskan para WNI tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Golkar Sebut Pembebasan 9 WNI dari Israel Bukti Diplomasi Pemerintah Berjalan
Indonesia
9 WNI Dipukuli dan Disetrum Selama Ditahan Israel, Visum Dilakukan di Turkiye
Sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla ternyata tak luput dari kekerasan fisik yang dilakukan personel Zionis Israel selama menjalani penahanan.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
9 WNI Dipukuli dan Disetrum Selama Ditahan Israel, Visum Dilakukan di Turkiye
Indonesia
Kemenaker Siapkan 30 Workshop Sertifikasi Buat Peserta Program Magang Nasional
Program Magang Nasional tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga pembelajaran mengenai tata kelola, produktivitas, dan budaya kerja di lingkungan profesional.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Kemenaker Siapkan 30 Workshop Sertifikasi Buat Peserta Program Magang Nasional
Indonesia
Indonesia Kutuk Perlakuan Tidak Manusiawi Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla
Sugiono memastikan sembilan warga negara Indonesia (WNI) peserta pelayaran GSF 2.0 yang diculik Israel telah dibebaskan, dan saat ini sudah dalam perjalanan keluar Israel.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Indonesia Kutuk Perlakuan Tidak Manusiawi Israel ke Aktivis  Global Sumud Flotilla
Indonesia
Kemenlu Upayakan Semua Jalur Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI di Israel
Kemenlu menggunakan seluruh kanal diplomasi untuk memulangkan sembilan WNI yang ditangkap Israel saat misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Kemenlu Upayakan Semua Jalur Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI di Israel
Bagikan