Teknologi

Kecerdasan Buatan untuk Pengawasan Keamanan

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 31 Agustus 2021
Kecerdasan Buatan untuk Pengawasan Keamanan

Kecerdasan buatan dimanfaatkan dalam pengawasan keamanan.(pexels-the lazy artist gallery))

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PROGRAM Studi Teknik Informatika Universitas Bina Nusantara (Binus) Kampus Bandung menggalang kerja sama penelitian dengan Terra Drone. Mereka mengusung tema pengembangan artificial intelligence (kecerdasan buatan/AI) khususnya computer vision untuk aplikasi pengawasan keamanan menggunakan drone (drone security surveillance).

Pengembangan AI untuk aplikasi drone ini dilakukan dengan tujuan dapat mengidentifikasi dan merekam objek-objek yang tertangkap video udara yang diambil dari drone, khususnya dalam konteks tujuan keamanan. Drone C-Astral Bramor C4EYE dipilih sebagai wahana dalam pengembangan ini karena data yang diperoleh memiliki keunggulan dalam aplikasi pengawasan keamanan, serta data tersebut merupakan data yang diperoleh di Indonesia. Dengan begitu, model AI yang dikembangkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan sesuai dengan geografis Indonesia.

BACA JUGA:

Nuro Siapkan Jalur Uji Coba Kendaraan Pengantar Barang Tanpa Pengemudi

Penelitian ini dilakukan di Kota Bandung sejak akhir Juli hingga akhir Oktober 2021. Direncanakan, tahap pertama akan diluncurkan di awal November 2021. Nantinya, model AI yang dikembangkan dapat digunakan tim Terra Drone Indonesia maupun pelanggan di lokasi pekerjaan untuk mengidentifikasi dan mengatagorikan objek-objek yang terdeteksi oleh drone. Data itu kemudian dapat ditelaah lebih lanjut apakah objek tersebut memberikan ancaman keamanan atau tidak. Model AI tersebut juga akan membantu mengurangi risiko terjadinya kesalahan dan beban kerja dari operator selama melakukan penerbangan drone.

drone
Untuk mengidentifikasi dan merekam objek-objek yang tertangkap video udara yang diambil dari drone untuk tujuan pengawasan keamanan. (foto: pexels/key loftus)

CEO Terra Drone Indonesia Michael Wisnu Wardhana mengungkapkan kerja sama tersebut dilakukan kedua belah pihak dengan pertimbangan Terra Drone Indonesia sebagai perusahaan penyedia drone industri memiliki pengalaman yang kuat dalam menyediakan layanan pemanfaatan drone untuk pengawasan keamanan di Indonesia. Sementara itu, Binus memiliki rekam jejak yang baik dan sumber daya yang mumpuni untuk melakukan penelitian di bidang kecerdasan buatan.

BACA JUGA:

Rumah Origami, Benar-benar Bisa DIlipat

Penelitian tersebut tercetus atas dasar pesatnya pertumbuhan aplikasi penggunaan drone dalam sektor keamanan (security) serta perkembangan AI khususnya computer vision yang dapat membantu operator drone dalam mengidentifikasi objek-objek yang menjadi sasaran. Hasil pengembangan ini nantinya dapat digunakan di berbagai sektor industri yang memiliki kebutuhan untuk menggunakan drone dengan tujuan atau keperluan pengawasan keamanan.

drone
Penelitian sudah dimulai sejak akhir Juli. (foto: pexels/nur-andi-ravsanjani-gusma)

Kerja sama ini juga diharapkan dapat menjembatani kampus sebagai instansi akademik dengan industri, sehingga dapat terjalin hubungan yang saling menguntungkan. Di masa depan, masih banyak hal yang dapat dikembangkan dari AI dan drone pengawasan keamanan ini, seperti pengolahan secara real-time dan on-board serta penyesuaian jalur terbang berdasarkan tren temuan.(Avia)

BACA JUGA:

Ilmuwan Ubah Botol Plastik Menjadi Penyedap Rasa Vanila

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan