Teknologi

Ilmuwan Ubah Botol Plastik Menjadi Penyedap Rasa Vanila

Muchammad YaniMuchammad Yani - Sabtu, 28 Agustus 2021
Ilmuwan Ubah Botol Plastik Menjadi Penyedap Rasa Vanila

Ilmuan temukan cara ubah botol plastik menjadi penyedap rasa vanila (Foto: Unsplash Nick Fewings)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA peneliti telah menemukan solusi manis untuk krisis polusi plastik dan mengubahnya menjadi perasa vanila. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Green Chemistry minggu lalu, para ilmuwan di University of Edinburgh merinci bagaimana mereka menggunakan bakteri umum untuk mengubah plastik polietilen tereftalat (PET) menjadi bahan kimia yang berguna untuk pertama kalinya, dan bahan kimia itu adalah senyawa rasa vanilin.

"Ini adalah contoh pertama menggunakan sistem biologis untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi bahan kimia industri yang berharga dan ini memiliki implikasi yang sangat menarik bagi ekonomi sirkular," kata penulis pertama Joanna Sadler dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh University of Edinburgh.

Baca juga:

Start Up Kuliner Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Penelitian ini dilakukan karena semakin banyak perhatian yang tertuju pada fakta bahwa sistem daur ulang plastik saat ini tidak melakukan seperti apa yang diklaimnya. Di AS, misalnya, hanya 8,7 persen dari total plastik yang diproduksi yang benar-benar didaur ulang. Saat ini, plastik kehilangan sekitar 95 persen nilainya setelah digunakan hanya sekali. Oleh karena itu, menemukan kegunaan baru untuk bahan tersebut dapat membuat daur ulang lebih layak dan menggerakkan kita menuju ekonomi sirkular yang ideal di mana tidak ada bahan yang terbuang.

Perasa Vanila ini bisa dipakai untuk makanan (Foto: Unsplash/Foodie Flavours)
Perasa Vanila ini bisa dipakai untuk makanan (Foto: Unsplash/Foodie Flavours)

Plastik PET, yang merupakan jenis plastik yang digunakan untuk membuat botol air dan minuman lainnya serta dapat didaur ulang. Meskipun demikian, sekitar 50 miliar kilogram limbah PET diproduksi setiap tahun. Studi lain yang diterbitkan menemukan bahwa botol plastik adalah bentuk sampah laut kedua yang paling umum, setelah kantong plastik.

Untuk mengatasi masalah ini, para ilmuwan Edinburgh membangun penelitian sebelumnya, yang telah menemukan cara menggunakan enzim untuk memecah PET menjadi asam tereftalat (TA), hal ini dilaporkan oleh The Guardian. Mereka kemudian mengambil TA dan menggunakan versi rekayasa dari bakteri umum bakteri E. coli untuk mengubah TA menjadi vanillin.

Baca juga:

Deretan Makanan Sehat Khas Vietnam yang Bikin Lidah Bergoyang

Vanillin sebenarnya adalah bahan kimia yang sangat banyak digunakan, mulai dari penyedap makanan dan kosmetik hingga herbisida, zat anti-busa, dan produk pembersih. Permintaan bahan kimia meningkat, dan pasarnya diproyeksikan mencapai 10,5 juta rupiah pada tahun 2025.

Plastik PET adalah jenis plastik yang paling sering digunakan (Foto: Unsplash/Tanvi Sharma)
Plastik PET adalah jenis plastik yang paling sering digunakan (Foto: Unsplash/Tanvi Sharma)

Sementara zat yang secara tradisional berasal dari ekstrak biji vanili, dibuat dari petrokimia tidak pernah terdengar lagi. Faktanya, 85 persen produksi vanili dunia sekarang disintesis dari bahan kimia bahan bakar fosil. Para peneliti mengatakan kepada University of Edinburgh bahwa vanili yang berasal dari plastik seharusnya aman untuk dimakan, tetapi lebih banyak tes diperlukan sebelum akhirnya disebarkan pada toko-toko.

Para peneliti juga berpikir mereka dapat menghasilkan lebih banyak bahan kimia parfum dari TA. Selanjutnya, mereka bertujuan untuk meningkatkan jumlah plastik yang dapat mereka konversi dan mempercepat waktu yang diperlukan untuk melakukannya. (Tel)

Baca juga:

Pentingnya Makanan yang Mengandung Antioksidan Bagi Kesehatan Kulit

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan