Teknologi

Jutaan Aplikasi Terbengkalai akan Dihapus dari Play Store dan App Store

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 15 Mei 2022
Jutaan Aplikasi Terbengkalai akan Dihapus dari Play Store dan App Store

App Store dan Play Store akan menghapus (Foto: pixabay/200degrees)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APPLE App Store dan Google Play Store dikabarkan akan memberantas aplikasi jadul. Hal itu diprediksi memiliki dampak yang cukup besar. Sebuah laporan baru menyebutkan kebijakan Apple dan Google tersebut berpotensi menghapus sekitar 1,5 juta aplikasi dari App Stores serta Play Store.

Seperti dikabarkan Cnet, kebijakan tersebut menyasar aplikasi jadul yang tidak pernah diperbarui pengembangnya selama dua tahun. Berdasarkan data Pixelate, jumlah aplikasi yang tidak dikelola pengembangnya tersebut mencakup sepertiga dari total aplikasi yang ada di App Store serta Play Store.

Baca Juga:

Google 'Batasi' Layanan Play Store di Rusia

Google Play Store dikabarkan memiliki sekitar 869 ribu aplikasi yang ditelantarkan selama lebih dari dua tahun. Sementara itu, App Store memiliki sekitar 650 ribu aplikasi jadul yang 'terbengkalai'.

Google Play Store dikabarkan memiliki sekitar 869 ribu aplikasi yang ditelantarkan oleh pengembang (Foto: pixabay/victoria_borodinova)

Apabila tidak menerima pembaruan selama lebih dari dua tahun, aplikasi tersebut rentan dieksploitasi. Hal itulah yang membuat Google serta Apple menerapkan kebijakan baru untuk menindak tegas aplikasi yang tidak terurus oleh pengembangnya. Langkah itu untuk keamanan para pengguna.

Aplikasi yang tidak menerima pembaruan selama dua tahun dikabarkan akan disembunyikan dari Google Play Store alias tidak akan muncul di pencarian. Sementara itu, kebijakan Apple belum jelas. Namun, ada satu pengembang yang mngatakan aplikasi mereka akan dihapus lantaran sudah dua tahun lebih tidak diperbarui.

Pihak Apple belum lama ini memberikan peringatan kepada para pengembang soal kebijakan itu. Pada notifikasi berjudul 'App Improvement Notice', Apple menjelaskan akan menghapus aplikasi dari App Store bila tidak diperbarui dalam jangka waktu yang lama. Para pengembang diberikan waktu 30 hari untuk memperbarui aplikasi mereka.

"Kamu bisa membuat aplikasi ini tetap tersedia untuk diunduh dan ditemukan pengguna baru di App Store dengan mengirimkan pembaruan untuk ditinjau dalam 30 hari. Jika tak ada pembaruan yang dikirimkan untuk ditinjau dalam 30 hari, aplikasi akan dihapus dari penjualan," ujar pihak Apple seperti dikutip Cnet.

Baca Juga:

Berikan Dukungan untuk Ukraina, Google Buka Donasi di Play Store

Kebijakan Apple tersebut dikeluhkan developer, khususnya pengembang indie yang khawatir aplikasi mereka dihapus dari App Store, meski masih berfungsi dengan baik. Apple akhirnya memperbarui kriteria penghapusan tersebut dan memberikan developer lebih banyak waktu untuk memperbarui aplikasinya.

Apple akan tindak tegas aplikasi yang tidak update di App Store (Foto: pixabay/399097)

Namun, berdasarkan data dari Pixelate, jumlah aplikasi yang up-to-date di App Store serta Play Store mengalahkan jumlah aplikasi jadul. Ada lebih dari 3,1 juta atau 68 persen aplikasi di App Store dan Play Store yang sudah diperbarui dalam periode dua tahun terakhir ini.

Aplikasi yang sudah diperbarui cendrung didominasi aplikasi yang populer. Selain itu, 84 persen aplikasi yang telah diunduh lebih dari 100 juta kali juga sudah menerima pembaruan dalam enam bulan terakhir. (Ryn)

Baca Juga:

Google Ajak Masyarakat Mengenal Fitur untuk "Kesehatan Digital"

#Teknologi #Google #Google Play Store
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Android 17 hadir dengan fitur transfer data iPhone tanpa kabel, AI Gemini Intelligence, keamanan lebih ketat, multitasking canggih, dan dukungan HyperOS 4 untuk sejumlah HP Xiaomi
ImanK - Jumat, 19 Juni 2026
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Bagikan