Teknologi

'Joker' Kembali Lagi di Android, Waspada

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 28 Agustus 2021
'Joker' Kembali Lagi di Android, Waspada

Harus berhati-hati virus Joker mengintai di Android. (Foto: Unsplash/Daniel Romero)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

POLISI Belgia memperingatkan kembalinya virus ‘Joker’ yang menyerang perangkat Android. Virus ini bersembunyi di berbagai aplikasi di Google Play Store. Joker sempat menghebohkan di tahun 2017.

Pada tahun itu virus ini berhasil menginfeksi gawai dan merampok korbannya dengan bersembunyi di berbagai aplikasi. Sejak itu saat itu, sistem pertahanan Google Play Store telah menghapus sekitar 1.700 aplikasi malware ‘Joker’. Ini untuk mencegah orang terserang virus itu.

Baca Juga:

Facebook akan Hadirkan Kembali Fitur Panggilan Audio dan Video

ponsel
Virus Joker mencuri uang pengguna ponsel dengan aplikasi berbayar. (Foto: Pexels/Adrianna Calvo)

Pada September 2020, virus 'Joker' ditemukan di 24 aplikasi Android yang mencatatkan lebih dari 500 ribu unduhan sebelum kemudian dihapuskan. Diperkirakan pada waktu itu mempengaruhi lebih dari 30 negara, seperti di Amerika Serikat, Brasil, dan Spanyol. Peretas dengan virus itu membuat semacam platform berlangganan namun tidak sah. Mereka dapat mencuri hingga USD 7, sekitar Rp.100.994 per langganan mingguan. Diyakini angka itu kemudian meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Dari laman entrepreneur menuliskan Kepolisian Belgia mengatakan bahwa program ini terdeteksi di delapan aplikasi Play Store yang bersembunyi di Google.

Virus 'Joker' mempunyai keluarga malware yang dikenal dengan istilah Bread. Tujuan malware ini adalah untuk meretas tagihan ponsel dan mengotorisasi operasi tanpa persetujuan pengguna. Penelitian dari perusahaan cybersecurity Quick Heal Security Lab, menjelaskan bahwa virus ini dapat memasukkan pesan teks, kontak, dan informasi lain di ponsel yang terinfeksi.

Virus ini berbahaya karena memiliki kemampuan yang membuat pengguna Android berlangganan ke layanan berbayar. Biasanya aplikasi yang terkena adalah mereka yang memiliki langganan versi Premium atau paling mahal.

Baca Juga:

YouTube hadirkan Fitur Picture-in-picture di iOS

ponsel
Pencurian adalah tujuan utama dari pembuat virus ini. (Foto: Unsplash/Rami Al-zayat)

Pada awalnya, aplikasi yang terinfeksi 'Joker' mengirimkan SMS penipuan. Kemudian mulai menyerang pembayaran online. Kedua teknik ini memanfaatkan integrasi operator telepon dengan vendor, untuk memudahkan pembayaran layanan dengan tagihan seluler. Peretas mampu melakukan verifikasi perangkat, tetapi bukan pengguna, sehingga mereka berhasil mengotomatiskan pembayaran tanpa memerlukan interaksi pengguna.

Ada beberapa aplikasi yang sudah terdeteksi mengandung virus ‘Joker’ dan telah dihilangkan oleh Google Play Store, yaitu Auxiliary Message, Element Scanner, Fast Magic SMS, Free CamScanner, Go Messages, Super Message, Super SMS, dan Travel Wallpapers.

Namun diyakini oleh pakar lainnya bahwa lebih bisa jadi lebih banyak aplikasi yang terpengaruh. Jutaan pengguna yang tak tahu bahwa mereka telah menjadi korban penipuan dunia maya.

Rekomendasi untuk para pengguna Android untuk memeriksa apakah mereka memiliki salah satu dari aplikasi yang diinstal pada ponsel cerdas dan harus segera menghapusnya. Karena fakta bahwa yang dihapus dari Google Play Store tidak berarti penghapusan otomatis dari komputer tempat mereka berada. (mic)

Baca Juga:

Apa Beda JPEG, GIF, PNG, dan RAW?

#Teknologi #Ponsel
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan