Teknologi

Apa Beda JPEG, GIF, PNG, dan RAW?

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 25 Agustus 2021
Apa Beda JPEG, GIF, PNG, dan RAW?

Setiap file memiliki fungsi dan kebutuhan yang berbeda-beda. (Foto: Digital Trends)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUKA fotografi tapi tidak tahu perbedaan format JPEG, GIF, PNG, dan RAW? Ya, jenis format tersebut memang sering digunakan untuk menyimpan gambar. Namun, masih ada banyak lagi format gambar yang digunakan. Setiap format file tentu memiliki fungsi yang berbeda-beda, tergantung kebutuhan seseorang.

Istilah-istilah tersebut memang sering kita dengar. Namun, tahukah kamu perbedaan dari keempat format file tersebut?

Baca juga:

Snapseed kini Mendukung Format Gambar RAW

1. JPEG

Apa Beda JPEG, GIF, PNG, dan RAW?
Salah satu contoh kompresi file ke JPEG. (Foto: Researchgate)

JPEG merupakan singkatan dari Joint Photographics Expert Group yang mulai dikembangkan pada 1986 dan dijadikan sebagai standar untuk para fotografer profesional. Salah satu keunggulan JPEG adalah memiliki tingkat kompresi tinggi dengan cara mengurangi bagian-bagian dari gambar untuk memblok pixel dalam gambar tersebut. Meskipun skema kompresi dengan format JPEG dianggap mudah, sayangnya format ini bersifat lossy compression scheme. Artinya, semakin tinggi tingkat kompresi yang dipilih, maka semakin banyak juga kualitas gambar yang harus dikorbankan.

JPEG juga sudah dijadikan standar untuk pengambilan gambar di internet karena bisa dikompresi hingga ukuran kecil. File JPEG juga cocok digunakan untuk gambar yang memiliki banyak warna, seperti foto makanan, pemandangan, dan lain sebagainya. JPEG juga dijadikan standar untuk kamera digital dan kamera gawai. Dalam proses editing, mungkin format JPEG akan sulit diolah karena tidak fleksibel. Perlu diingat, JPEG juga tidak mendukung transparasi.

2. GIF

Apa Beda JPEG, GIF, PNG, dan RAW?
Format GIF bisa bergerak seperti animasi. (Foto: Boutique Windows)

GIF adalah singkatan dari Graphics Interchange Format yang diperkenalkan oleh CompuServe pada 1987 dan dipakai secara luas. Ukuran file GIF biasanya kecil, sehingga ketika diunggah tidak membutuhkan waktu terlalu lama. Seperti yang kita ketahui, GIF adalah format yang mendukung animasi atau gambar bergerak.

Saat ini, GIF menjadi pilihan utama dalam menyimpan gambar animasi sederhana. Selain mendukung transparasi gambar, GIF juga mendukung 256 warna RGB sehingga menghasilkan warna yang cukup baik. Sayangnya, GIF tidak cocok digunakan untuk format fotografi karena mempunyai resolusi yang rendah dibandingkan dengan JPG.

Hal ini tentu menjadi masalah untuk di dunia fotografi saat ini. GIF menggunakan metode Lossless Compression, yang artinya kompresi yang tidak mengurangi kualitas pada gambar, namun dapat memperkecil besarnya jumlah file. Jadi, tidak ada penghilangan data pada saat dilakukan kompresi.

Baca juga:

Format Optimistis Prabowo Subianto Unggul di Tanah Kelahiran Jokowi

3. PNG

Apa Beda JPEG, GIF, PNG, dan RAW?
Format PNG mendukung transparansi sebuah gambar. (Foto: Pixabay/Lumapoche)


PNG merupakan singkatan dari Portable Network Graphic yang dikembangkan pada 1995 silam. Seperti yang sudah kita ketahui, format PNG mampu menyimpan gambar yang memiliki transparansi dan biasanya digunakan sebagai background. Karena kelebihannya ini, PNG menjadi format file yang sangat baik untuk grafis.

PNG juga masuk ke kelas 24-bit karena sifat transparansinya yang tidak pecah. Kelebihan file PNG adalah adanya warna transparan dan alpha. Warna alpha memungkinkan sebuah gambar transparan, tetapi gambar tersebut masih dapat dilihat mata seperti samar-samar atau bening.

File PNG juga sangat cocok jika kamu ingin membuat sebuah logo atau menyimpan gambar. Sebab, PNG memiliki ukuran file yang besar dari JPEG ataupun GIF.

4. RAW

Apa Beda JPEG, GIF, PNG, dan RAW?
RAW memiliki ukuran file yang besar dan hasil gambar yang tajam. (Foto: Unsplash/Parker Johnson)

RAW bukanlah sebuah singkatan, melainkan kata dari bahasa Inggris yang artinya mentah. Dengan kata lain, file RAW berasal langsung dari sensor digital yang tidak disentuh oleh software apapun. File mentah tersebut dinamai RAW karena memang belum diproses sama sekali dan tidak siap untuk dicetak atau diedit dengan editor. Format ini biasanya digunakan oleh para fotografer untuk mendapatkan kualitas foto yang maksimal dibandingkan format JPG.

Ketika proses editing, hasil foto dengan format RAW akan sangat mudah dilakukan dan optimal. Seperti mengatur kontras, eksposur, detail, saturasi, dan lain sebagainya. Ukuran filenya pun sangat besar tergantung sensor dari kamera. Semakin bagus sensornya, maka akan semakin tinggi pula untuk ukuran satu gambar. (and)

Baca juga:

Menparekraf Dukung Film Format Vertikal

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan