Whitemon dan Xepher Jadi Orang Indonesia Pertama Siap Tampil di The International 10

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Minggu, 20 Juni 2021
Whitemon dan Xepher Jadi Orang Indonesia Pertama Siap Tampil di The International 10

T1 di WePlay Animajor. (Foto: Instagram/matthew_filemon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEPULUH tahun penantian penggemar Dota 2 di Indonesia akhirnya dijawab Kenny ’Xepher’ Deo dan Matthew ‘Whitemon’ Filemon. Keduanya bermain sebagai Support di tim asal Korea Selatan, T1, akan memperebutkan total hadiah terbesar sepanjang masa, USD 40 juta atau sekitar Rp 569 miliar.

“Terima kasih T1 dan, sudah membantu saya masuk kualifikasi ke TI 10. Tentunya kami akan melakukan yang terbaik di major dan TI ini,” kata Matthew.

Kalau di Dota 2, setiap pemain pasti punya mimpi untuk bisa duduk di tengah megahnya panggung TI, dan disaksikan seluruh dunia. Selain hadiahnya bikin bengong, penggemar gim juga akan bertemu para pro player dari tim-tim terbaik, seperti Nigma, OG, Evil Geniuses, hingga Virtus Pro.

Sepanjang sejarah dari awal sampai di edisi ke-10, belum ada satu pun pemain Indonesia tampil di turnamen skala internasional tersebut. Mereka sempat ikut beberapa kualifikasi, tapi di tengah jalan harus merelakan tiket TI ke tim lainnya.

Baca juga:

Seri Dokumenter Piala Dunia Dota 2 'True Sight: The International 9' Segera Rilis

T1 merupakan organisasi esports memulai debutnya di kancah Dota 2 pada akhir 2019 lalu sebelum pandemi. Roster pertama dari divisi Dota 2 T1 digawangi dua pemain asal Indonesia, Tri ‘Jhocam’ Kuncoro dan Muhammad ‘inYourdreaM’ Rizky. T1 merombak ulang rosternya karena medapatkan hasil kurang memuaskan dengan menggaet empat mantan pemain Geek Fam yang juga diperkuat dua pemain Indonesia, Whitemon dan Xepher.

T1 saat ini diperkuat 23Savage (Carry), Karl (Mid), Kuku (Offlane), Xepher (Support), dan Whitemon (Support).

Sebelum di T1, Xepher pernah memperkuat beberapa tim besar, seperti RRQ, Geek Fam, dan TNC Tigers bersama Daniel ‘Dendi’ Ishutin. Signature hero harus diwaspadai ketika melawan Xepher adalah Earth Spirit, Rubick, dan Earthshaker.

Sedangkan Whitemon sebelumnya bergabung dengan EVOS dan menjadi perwakilan Indonesia di ESL One Hamburg, Jerman pada 2018 silam. Hero andalan Whitemon adalah Grimstroke, Oracle, dan Disruptor.

Sama seperti Liga Champions di sepak bola, TI juga punya persyaratan mewajibkan sebuah tim berada di urutan tertentu. Valve selaku perusahaan menaungi TI, mengundang 10 tim terbaik dunia untuk bisa berpartisipasi di ajang paling bergengsi tersebut.

Baca juga:

Segera Digelar Dota 2 The International 2021


“Akhirnya mimpi kami terwujud juga dari tim yang luar biasa ini. Terima kasih untuk para pendukung dan semoga kami dapat tampil baik di major dan TI ini,” kata Kenny.

Whitemon dan Xepher berhasil mengamankan tiket TI 10 setelah menekuk tim Aster 2-0 di WePlay Animajor, Rabu (9/6). Pertandingan kedua baru berjalan 24 menit, tim Aster melakukan GG called. Dalam video cuplikan pertandingannya, terlihat roster T1 begitu senang sampai melompat-lompat di belakang gaming chair usai mengalahkan Aster. Kemenangan ini cukup bagi T1 untuk mengamankan peringkat enam besar, setidaknya mendapatkan 300 poin Dota Pro Circuit.

Dua pemain berbakat ini sudah tidak asing lagi dengan turnamen berskala internasional. Whitemon sudah dua kali berlaga di Major, sedangkan Xepher telah mencicipi turnamen tersebut sebanyak empat kali.

Jadi Orang Indonesia Pertama, Whitemon dan Xepher Siap Tampil di The International 10
Total hadiah di TI 10. (Foto: Esportz Network)


TI 10 awalnya direncanakan pada Agustus 2020 namun ditunda karena pandemi COVID-19. Kini, TI 10 siap digelar di Stockholm, Swedia, pada 5-15 Agustus 2021.

Langkah baru dua gamers Negeri Aing tentu menjadi kabar baik bagi industri esports tanah air. Terbukti jika pemain-pemain di Negeri Aing enggak kalah jago dengan pemain tim luar terutama sudah pernah terjun di TI. Hal ini bisa menjadi awal tumbuhnya benih-benih pemain Dota 2 terbaik Indonesia agar menjadi pemain kelas dunia.

Selamat untuk Whitemon dan Xepher. (and)

Baca juga:

Tembus Rp506 Miliar, Dota 2 The International 10 Jadi Turnamen dengan Hadiah Terbesar di Dunia

#Game #Esports #Juni Made In Negeri Aing
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Lifestyle
60 Persen Generasi Z Lebih Tertarik Bekerja Sesuai Minat, Termasuk di Sektor Gim dan E-Sport
Kementerian Ekraf dalam hal ini juga telah menerima penghargaan sebagai Mitra Lembaga Pemerintah Terbaik yang diberikan pada ajang Musyawarah Nasional Indonesia Esports Association (Munas IESPA) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
60 Persen Generasi Z Lebih Tertarik Bekerja Sesuai Minat, Termasuk di Sektor Gim dan E-Sport
Indonesia
Polda Metro Jaya Siagakan Pengamanan Khusus di GBK, 8 Acara Besar Digelar Bersamaan di Akhir Pekan 6-7 Juni 2026
Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan khusus di kawasan GBK selama akhir pekan. 8 acara besar digelar bersamaan, mulai dari konser hingga turnamen internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Polda Metro Jaya Siagakan Pengamanan Khusus di GBK, 8 Acara Besar Digelar Bersamaan di Akhir Pekan 6-7 Juni 2026
ShowBiz
‘Nobody Loves Kay’ Tayang Hari ini, Mengaduk Emosi dengan Kisah Perjuangan Gen Z
Film ini didedikasikan untuk setiap anak muda yang sedang bertaruh nyawa demi masa depannya.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
‘Nobody Loves Kay’ Tayang Hari ini, Mengaduk Emosi dengan Kisah Perjuangan Gen Z
ShowBiz
Gala Premiere 'Nobody Loves Kay' Penuh Suka Cita, Kisah Perjuangan ONIC Kairi Bikin Penonton Terharu
'Nobody Loves Kay' terinspirasi dari perjalanan hidup pro player Mobile Legends asal Filipina, ONIC Kairi.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Gala Premiere 'Nobody Loves Kay' Penuh Suka Cita, Kisah Perjuangan ONIC Kairi Bikin Penonton Terharu
Indonesia
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Pemerintah menguatkan pendidikan karakter anak di lingkungan sekolah melalui gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Fun
Roblox Luncurkan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun, Patuhi PP TUNAS
Indonesia menjadi salah satu negara pertama peluncuran fitur ini.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Roblox Luncurkan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun, Patuhi PP TUNAS
ShowBiz
Film 'Nobody Loves Kay' Angkat Sisi Gelap Dunia Esports dan Ambisi Pro Player MLBB
Sinopsis film Nobody Loves Kay. Kisah emosional tentang pro player ONIC, persahabatan, ambisi, dan perjuangan menuju final dunia esports.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Film 'Nobody Loves Kay' Angkat Sisi Gelap Dunia Esports dan Ambisi Pro Player MLBB
Olahraga
Daftar Roster Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2026 Aichi Nagoya
Indonesia mengirimkan perwakilan untuk sembilan nomor pertandingan dari total 11 nomor yang tersedia di Asian Games 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Daftar Roster Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2026 Aichi Nagoya
Olahraga
Indonesia Raja Esport Asia Tenggara, Juara Umum SEA ENC 2026
Timnas esports Indonesia meraih tiga emas, satu perak, dan satu perunggu di SEA ENC 2026. Merah Putih resmi jadi juara umum, mengalahkan Vietnam dan Thailand.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Indonesia Raja Esport Asia Tenggara, Juara Umum SEA ENC 2026
Lifestyle
AXIS Cup 2026 Digelar di 88 Kota, Siapkan Hadiah Rp 100 Juta hingga Tiket ke FFNS
AXIS Cup 2026 akan digelar di 88 kota di Indonesia. Event ini menyiapkan hadiah senilai Rp 100 juta.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
AXIS Cup 2026 Digelar di 88 Kota, Siapkan Hadiah Rp 100 Juta hingga Tiket ke FFNS
Bagikan