Google Tengah Garap Fitur Anti-Pelacakan untuk Android?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 05 Februari 2021
Google Tengah Garap Fitur Anti-Pelacakan untuk Android?

Google dikabarkan tengah garap fitur anti pelacakan di android (Foto: pixabay/photomix-company)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BARU-BARU ini Google dikabarkan tengah kembangkan fitur anti-pelacakan untuk Android. Menurut Bloomberg, Fitur tersebut kabarnya mirip dengan yang diluncurkan Apple dengan iOS 14.5.

Seperti yang dilansir dari laman Engadget, raksasa teknologi itu dilaporkan dalam tahap awal mengeksplorasi bagaimana mereka dapat membatasi pengumpulan data, dan pelacakan lintas aplikasi untuk OS selulernya.

Baca Juga:

Mengenal Google Collection, Fitur Baru yang Resmi Diluncurkan Hari Ini

Namun, Google bermaksud untuk menemukan solusi yang tidak seketat Apple, agar tidak sepenuhnya mengasingkan mitra periklanannya.

Sebelumnya, Apple telah mengabarkan fitur privasi transparansi pelacakan aplikasi, yang akan mewajibkan pengembang untuk meminta izin pengguna, dalam mengumpulkan kode identifikasi untuk pengiklan perangat mereka, dengan peningkatan iOS yang akan datang.

Google kabarnya tengah mengeksplorasi bagaimana mereka dapat membatasi pengumpulan data, dan pelacakan lintas aplikasi untuk OS selulernya (Foto: pixabay/422737)

Kode tersebut memungkinkan pengiklan untuk melacak aktivitas pengguna di seluru aplikasi dan situs web. Selain itu, pengiklan juga bisa menayangkan iklan bertarget.

Apple awalnya mulai menerapkan kebijakan baru dengan debut iOS 14. Namun, Mereka memutuskan untuk membatalkannya untuk memberi pengembang lebih banyak waktu membuat aplikasi mereka sesuai dengan kebijakan.

Namun tidak semua orang senang dengan penerapan kebijakan baru tersebut. Seperti Facebook, yang memperingatkan pengembang bahwa fitur tersebut bisa menurunkan pendapatan iklan aplikasi.

Karena kebijakan itu menyerang perubahan privasi dengan iklan surat kabar satu halaman penuh. Kemudian, baru-baru ini kebijakan tersebut meminta pengguna untuk ikut serta dalam pelacakan iklan.

Kendati Bloomberg belum mengungkapkan banyak detail tentang upaya Google, mereka mengatakan raksasa teknologi itu kemungkinan tidak akan meminta pengembang untuk menerapkan permintaan, yang meminta pengguna untuk memilih pelacakan data seperti miliki Apple.

Baca Juga:

Kantor Google Jadi Tempat Vaksin COVID-19

Lebih lanjut, mereka mengatakan, bahwa Google kemungkinan akan menciptakan solusi yang mirip dengan proyek Privacy Sandbox yang bertujuan untuk menghilangkan cookie pihak ketiga di Chrome, seraya tetap mengizinkan penargetan iklan.

Google berusaha menyeimbangkan tuntutan privasi konsumen dengan kebutuhan finansial pengembang dan pengiklan (Foto: pixabay/photomix-company)

Perusahaan raksasa itu mengembangkan teknologi di bawah Privacy Sandbox yang memungkinkan pengiklan menargetkan sekelompok orang dengan minat yang sama, bukan individu. Google mencoba menemukan cara untuk menerapkan fitur serupa, guna menyeimbangkan tuntutan privasi konsumen dengan kebutuhan finansial pengembang dan pengiklan.

Sementara itu, News Organization mencatat, Google memiliki kepentingan dalam membantu mitra periklanan, mengingat telah menghasilkan lebih dari USD 100 miliar pendapatan iklan tahunan, selama beberapa tahun terakhir. (Ryn)

Baca Juga:

Google Maps Kenalkan Fitur untuk Pesepeda

#Google #Android
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Android 17 hadir dengan fitur transfer data iPhone tanpa kabel, AI Gemini Intelligence, keamanan lebih ketat, multitasking canggih, dan dukungan HyperOS 4 untuk sejumlah HP Xiaomi
ImanK - Jumat, 19 Juni 2026
Android 17: Transfer Data iPhone Kini Lebih Mudah
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Tekno
PUBG Mobile 4.4 Resmi Rilis, Hero Crown Hadirkan Map Mitologi Baru
PUBG Mobile 4.4 resmi rilis dengan mode Hero’s Crown bertema Yunani-Romawi. Hadir floating island, JS9 SMG, buff sniper, dan map baru Erangel.
ImanK - Selasa, 12 Mei 2026
PUBG Mobile 4.4 Resmi Rilis, Hero Crown Hadirkan Map Mitologi Baru
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Indonesia
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Mengikuti prosedur dalam regulasi tersebut, Google mendapat sanksi berupa teguran melalui surat dari Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Indonesia
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Pemerintah Indonesia menjatuhkan rapor merah dan sanksi kepada Google sebagai pemilik YouTube karena dinilai tidak menunjukkan iktikad untuk batas usia minimal pengakses 16 tahun yang diatur dalam PP Tunas.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Indonesia
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Meta dan Google belum memenuhi kewajiban membatasi akses anak16 tahun ke bawah di Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 07 April 2026
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Fun
Bocoran HP yang Akan Dapat Android 17, Ada realme hingga Oppo
Cek daftar smartphone yang dapat Android 17 dari Samsung, Xiaomi, Pixel, OPPO, realme hingga Vivo. Lihat apakah HP kamu masuk update 2026.
ImanK - Rabu, 18 Februari 2026
Bocoran HP yang Akan Dapat Android 17, Ada realme hingga Oppo
Indonesia
Google Bakal Berikan Data Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Selama Mudik 2026
Google juga menyediakan fitur unduh peta agar navigasi tetap dapat digunakan di wilayah dengan sinyal terbatas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Februari 2026
Google Bakal Berikan Data Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Selama Mudik 2026
Indonesia
Google Sudah Cuan Gede di Indonesia, Pemerintah Tagih Tanggung Jawab Balik
Menko Pratikno mengibaratkan Google sebagai maskapai harus bertanggung jawab membawa penumpang sampai ke tujuan dengan selamat.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
Google Sudah Cuan Gede di Indonesia, Pemerintah Tagih Tanggung Jawab Balik
Bagikan