Gelar Apel Reuni 212, Polisi Pastikan Tidak Dilengkapi Senjata Tajam

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 01 Desember 2019
 Gelar Apel Reuni 212, Polisi Pastikan Tidak Dilengkapi Senjata Tajam

Apel persiapan personel gabungan untuk pengamanan aksi Reuni 212 di Jakarta (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Aparat gabungan menggelar apel pengamanan jelang pelaksanaan acara Reuni 212 yang akan berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (2/12) besok. Sebanyak sekitar 9023 personel yang akan mengamankan aksi tersebut.

Petugas itu terdiri dari seluruh jajaran Polres se Polda Metro Jaya, Brimob, dan unsur TNI. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan pengamanan akan dimulai sejak pukul Minggu (1/12) sore.

Baca Juga:

Ratusan Bus Angkut Massa Reuni 212 dari Solo ke Jakarta

"Iya sejak sore kami lakukan pengamanan. Nanti warga yang sedang berkunjung di Monas oleh Polsek Metro Gambir dan Bag Ops meminta mereka keluar," kata Harry di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (1/12).

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan pastikan anggota tidak bawa senjata tajam saat pengamanan reuni 212
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan (Foto: antaranews)

Karena mengamankan kegiatan keagamaan, lanjut Harry, maka Polisi tak ada yang dilengkapi senjata tajam. Ia juga memastikan pengamanan besok murni mengamankan kegiatan keagamaan.

"Tampilan tak menggunakan alat. Begitu masuk. Yang masih menggunakan atau membawa senpi tak boleh ," papar Harry.

Mantan Kapolres Metro Tangerang Kota mengungkapkan, pihaknya juga bakal memasang security chek di beberapa pintu masuk untuk melakukan pemeriksaan bagi peserta yang akan masuk mengikuti Reuni 212.

"Pintu masuk di Kedubes AS atau pintu tenggara dan pintu timur laut, Monas Timur. Lainnya kami tutup. Itu kesepakatan dengan panitia. Saat ini sudah ada tiga security door," papar Harry.

"Tugas di security door sudah ada panitia maulid. Mengecgek barang barang yang ada didalam," lanjutnya.

Harry menuturkan, kegiatan PA 212 terpusat di cawan Monas menghadap ke Monas. Untuk pengalihan arus berlangsung situasional.

Baca Juga:

Tak Ada Imbauan Khusus Bagi ASN DKI Terkait Keikutsertaan dalam Aksi Reuni 212

"Pintu masuk ada disini di tenda putih khusus personel. Nah pasukan yang tak terploating silahkan disini (tenda putih)," jelas Harry.

Sementra itu, Waka Polda Metro Jaya, Brigjen. Pol Wahyu Hadiningrat memberikan semangat kepada petugas yang dikerahkan untuk jaga kegiatan 212. Ia juga meminta kepada petugas untuk menjaga stamina dan atur istirahat.

"Saya minta jaga stamina. Diatur waktunya istirahat. Kapan istirahat kapan kaga. Jangan terlihat semuanya istirahat," pungkasnya.(Asp)

Baca Juga:

Panitia Reuni 212 Klaim Aksi Bakal Dihadiri Jutaan Umat

#Polda Metro Jaya #Reuni 212 #Massa 212 #Monas
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dr Tifa karena berkas kasus ijazah Jokowi dinyatakan lengkap. Keduanya diperiksa kesehatan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Indonesia
HUT ke-499 Jakarta, Malam Ini Ada Haul Akbar Ulama Habaib Betawi Tahun 2026 di Monas
kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk terus melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam proses transformasi Jakarta menuju kota global.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
HUT ke-499 Jakarta, Malam Ini Ada Haul Akbar Ulama Habaib Betawi Tahun 2026 di Monas
Indonesia
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Kemunculan Roy Suryo sebagai narasumber di sejumlah stasiun televisi merupakan hak konstitusionalnya.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Indonesia
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Polda Metro Jaya jelaskan penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa terkait kasus ijazah Jokowi. Penangkapan disebut bagian dari proses hukum P21, bukan vonis.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Indonesia
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Dokter Tifa dikabarkan ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Indonesia
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Roy Suryo dan dr Tifa dikabarkan ditangkap penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan hoaks ijazah Jokowi. Polisi masih belum memberikan keterangan resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Indonesia
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Eksekusi eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK resmi dimulai. Sebanyak 3.161 personel diterjunkan untuk mengamankan proses pengosongan berdasarkan penetapan PN Jakarta Pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Indonesia
Cuma Ada 5.000 Slot Parkir di Acara Haul Akbar Ulama Betawi 2026 Monas, Mending Naik Transum!
Dishub DKI Jakarta melarang parkir di bahu jalan saat Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 di Monas. Disediakan 1.840 slot mobil dan 3.180 motor, serta imbauan gunakan Transjakarta.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Cuma Ada 5.000 Slot Parkir di Acara Haul Akbar Ulama Betawi 2026 Monas, Mending Naik Transum!
Indonesia
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Indonesia
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan pengawalan ketat dan rekayasa lalu lintas sementara di ruas jalan protokol.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Bagikan