Facebook Uji Coba Sparked, Aplikasi Kencan Kilat Video

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 21 April 2021
Facebook Uji Coba Sparked, Aplikasi Kencan Kilat Video

Facebook dikabarkan sedang uji aplikasi kencan. (Foto: Unsplash/Nghia Nguyen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERJALANAN mencari cinta sekarang dipermudah dengan adanya media sosial. Platform ini menghubungkan banyak orang dalam satu tempat. Tak ketinggalam media sosial terbesaar di dunia, Facebook masuk ke dalam ranah itu. Mereka menguji aplikasi kencan kilat video yang diberi nama Sparked.

Sparked dikembangkan oleh tim perusahaan NPE, group internal Facebook yang bekerja pada aplikasi eksperimental. Diperlukan profil Facebook untuk membuat akun di aplikasi ini.

Baca Juga:

Facebook Siap Tingkatkan Keamanan di 2021

fb
Aplikasi Sparked akan seperti aplikasi kencan pada umumnya, jika cocok ingin lanjut, beri kontak kepada lawan jenis. (Foto: Unsplash/Rene Ranisch)

Pada halaman web Sparked, menyebutkan deskripsi aplikasi ini secara rinci sebagai video kencan dengan orang-orang baik. Selain itu aplikasi ini menjanjikan tidak ada profil publik, tidak ada DM, dan dapat digunakan secara gratis.

Dilansir dari The Verge, aplikasi ini akan memutar video orang lain sesuai dengan tanggal dan berlangsung selama empat menit. Belum diketahui berapa batasan dalam sehari untuk menonton video seseorang. Tetapi aplikasi ini sempat menyebutkan bahwa jika “kamu bedua bersenang-senang”, kemudian akan dijadwalkan untuk kencan kedua selama 10 menit. Setelah itu, Sparked menyarankan jika kamu ingin lanjut lebih lama, bisa bertukar kontak, dan lanjut terhubung melalui Instagram, iMessage, atau email.

Sparked menjamin bahwa kebaikan adalah tema utama untuk aplikasi tersebut. Saat mendaftar, pengguna harus mengetik apa yang membuat diri mereka baik. Kemudian aplikasi akan menanggapi “ditinjau oleh manusia di Sparked”. Sebelum pergi pada ke video kencan kilat, pengguna harus memilih ingin berkencan dengan pria, wanita, atau non-biner. Kemudian akan ditanya apakah mereka terbuka untuk berkencan dengan seorang trans.

Baca Juga:

Pengguna Facebook di Indonesia Aktif selama Pandemi

fb
Sebelumnya, Facebook sudah memiliki Facebook Dating untuk mencari teman kencan. (Foto: Pixabay/geralt)

Dalam tahap uji cobanya, pada halaman arahan untuk acara kencan di Chicago yang mengatakan 47 orang telah mendaftar untuk hadir. Belum pasti bagaimana data pengguna bisa terhubung ke acara tersebut. Apakah harus masuk web Spared? Atau harus mengunduh aplikasi ini. Saat ini masih belum ada aplikasi Sparked di App Store dan Google Play ketika dicari.

Sparked jika memang akan resmi di luncurkan, maka akan menjadi produk kedua Facebook. Sebelumnya mereka merilis Facebook Dating yang diluncurkan di AS pada 2019 dan beberapa negara lainnya. Aplikasi kencan kedua ini beroperasi seperti aplikasi kencan pada umumnya. Seperti dapat melihat profil publik dari calon jodoh dan mengirim suka dan sebaliknya untuk lanjut percakapan.

Tim NPE telah banyak membuat aplikasi, namun tidak ada aplikasi secara khusus. Jadi belum jelas sebarapa besar komitmen Facebook terhadap Sparked. Aplikasi kencan belakangan ini menjadi populer, ini karena didorong oleh pandemi dan orang-orang yang tinggal di rumah untuk memutus penyebaraan virus. (rzk)

Baca Juga:

Facebook Blokir Konten Berita di Australia

#Teknologi #Facebook #Media Sosial #Sosial Media
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Bagikan