Media Sosial

Facebook Jaga Keamanan Akun Pengguna Asal Afghanistan

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 22 Agustus 2021
Facebook Jaga Keamanan Akun Pengguna Asal Afghanistan

Facebook dan sejumlah media sosial lainnya siap menjaga keamanan akun pengguna Afghanistan (Foto: pixabay/thedigitalartist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJUMLAH media sosial seperti Facebook, Twitter dan LinkedIn dikabarkan akan mengamankan akun milik pengguna asal Afghanistan. Tujuannya agar para warga Afghanistan tak menjadi sasaran di tengah kekuasaan kelompok Taliban.

Mengenai hal tersebut, Nathaniel Gleicher selaku Head of Security Policy Facebook mengatakan Facebook akan menghadirkan fitur sekali klik, yang dapat digunakan oleh pengguna di Afghanistan untuk mengunci akun mereka.

Baca Juga:

Provokasi Antivaksin, Sejumlah Akun Terkenal Dihapus Facebook

Dengan cara praktis mengunci akun, maka orang lain yang bukan teman di Facebook tidak dapat melihat unggahan di timeline, atau mengunduh foto profil pengguna. Selain itu, Facebook pun menghilangkan pilihan untuk melihat serta mencari daftar teman milik akun pengguna di Afghanistan guna melindungi warga agar tak menjadi sasaran.

Selain Facebook, pengguna Instagram di Afghanistan pun akan melihat notifikasi pop-up yang berisi tentang panduan untuk mengunci akun mereka.

Twitter juga tidak tinggal diam. Pihak Twitter bekerjasama dengan mitra masyarakat sipil dalam menyediakan dukungan bagi kelompok di afghanistan. Twitter pun berkolaborasi dengan Internet Archive guna mempercepat permintaan penghapusan cicitan yang diarsipkan.

Tak sampai di situ, Twitter juga mengatakan para pengguna tidak dapat mengakses akun yang berisi informasi berpotensi membahayakan mereka seperti direct messages dan followers.

Pihak twitter juga akan menangguhkan akun itu secara sementara, hingga pengguna mendapatkan akses dan menghapus konten mereka. Seperti yang dilansir laman Reuters, Twitter akan terus mengawasi akun yang terkait dengan organisasi pemerintahan, serta menangguhkan sementara beberapa akun hingga sang pemilik mengonfirmasi identitasnya.

Baca Juga:

Facebook dan Google akan Tinggalkan Hong Kong, Ada Apa?

LinkendIn pun melakukan sebuah langkah untuk melindungi pengguna di Afghanistan. Layanan milik Microsoft tersebut akan menyembunyikan koneksi pengguna di Afghanistan untuk sementara waktu agar tak dapat dilihat oleh pengguna lainnya.

Seluruh langkah itu diambil setelah kelompok hak asasi manusia khawatir bahwa Taliban akan menggunakan media sosial untuk melacak jejak digital warga Afghanistan. Bahkan mantan kapten tim sepakbola perempuan Afghanistan pun turun tangan, dengan meminta para atlet untuk menghapus akun media sosial serta identitas publiknya.

Mengenai situasi yang terjadi di Afghanistan, Amnesty International mengungkapkan ribuan orang Afghanistan termasuk jurnalis, akademisi, hingga aktivis HAM terancam mendapat balasan dari kelompok Taliban. Oleh karena itu, mereka memberikan panduan bagaimana cara menghapus jejak digital untuk warga Afghanistan. (ryn)

Baca Juga:

Mengintip Fitur Menarik yang akan Hadir di Facebook

#Teknologi #Facebook #Taliban
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan