E-Sports

‘Earth Stage’, Panggung Outdoor E-Sports Pertama di Dunia

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 02 Desember 2022
‘Earth Stage’, Panggung Outdoor E-Sports Pertama di Dunia

Panggung Earth Stage di World Esports Championships 2022. (Foto: Merahputih.com/Andreas Pranatalta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANGGUNG besar diapit dua gapura warna-warni tampak mencolok dari kejauhan. Di bagian atas, terdapat tiga layar raksasa nan ikonik menyajikan segala hal rinci di penampang Earth Stage. Di bawahnya, terlihat dua jajar rangkaian meja panjang nan kelak jadi tempat para pro player beradu ketangkasan di babak final seluruh cabang gim pada ajang World E-Sports Championships (WEC) 2022.

Earth Stage di Merusaka Nusa Dua, Bali, tersebut jadi panggung utama selama 10 hari (2-11 Desember) gelaran WEC 2022. Terdapat enam gim yang dipertandingkan, yakni Dota 2, Tekken, E-Football, Mobile Legends: Bang Bang, Counter Strike: Global Offensive (CS:GO), dan PUBG Mobile. Sekitar 600 peserta dari 105 negara siap bersaing menjadi juara di setiap cabang gim.

BACA JUGA:

IESF World Esports Championship 2022 di Bali Siap Bergulir







“Ini (WEC 2022) bisa jadi satu-satunya kompetisi e-sports di outdoor. Biasanya kan indoor,” kata Direktur Garudaku Daniel Sutrisno, kepada Merahputih.com, Kamis (1/12).

View this post on Instagram

A post shared by Garudaku Esi (@garudaku.esi)



Dari Earth Stage tersebut, saat tak ada musik menggema, terdengar suara deru angin memecah ombak mendebur sebab lokasinya hanya selemparan batu dari bibir pantai. “Karena di Bali dan view-nya menghadap ke pantai, stage-nya kami bikin outdoor,” tegas Daniel nan beberapa hari belakangan sibuk memastikan segala persiapan gelaran WEC 2002 terpenuhi.

Lokasi di ruang terbuka dengan panggung besar, sambung Daniel, sengaja dipersiapkan khusus pada gelaran WEC kali ini karena, selain ingin memberi kesan khusus kepada para pemain pro dari pelbagai negara nan biasa bertanding di indoor, juga ingin memperlihatkan keelokan pantai Pulau Dewata.

Keelokan Bali memang benar-benar dimaanfaatkan para pemain pro dari pelbagai negara sebab sepengamatan merahputih.com sejak dua hari sebelum pembukaan WEC 2022, mereka memanjakan diri berjemur di pantai, berenang, berendam menikmati minuman, dan menikmati beragam makanan khas Bali.

BACA JUGA:

Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah IESF World Esports Championship 2022








Beberapa dari mereka nantinya akan menjajal laga panas pada babak final di setiap cabang di panggung utama Earth Stage. Bahkan, panggung tersebut tak hanya semata menggelar gim, tetapi juga akan jadi saksi sejarah pembukaan akbar dengan bermacam aksi pertunjukkan tradisi dan kontemporer sekaligus pengumuman resmi pemenang WEC 2022.

“Nanti juga akan ada pihak Guinness World Records yang akan menilai gelaran ini sebagai ajang kompetisi e-sports terbesar di dunia,” kata Presiden IESF Vlad Marinescu.

Keindahan Bali bahkan menarik hati Marinescu nan kali perdana merasakan eksotika Pulau Dewata. Menurutnya, pemandangan Bali amat indah, budaya dan orang-orangnya juga membuatnya nyaman.



“Kenapa Bali? Saya pikir ketika orang dengar Bali, yang ada di pikiran mereka ialah indah, budayanya, dan orang-orangnya humble. Ini menjadi momen yang tepat untuk menunjukkan warna lain dari Bali,” ungkap Marinescu.

Esok hari, Jumat (2/12), lewat sandyakala, pesta pembukaan WEC 2022 akan berlangsung di panggung tersebut. Seluruh peserta, seluruh perangkat pertandingan, pejabat terkait, dan seluruh ekosistem gim akan hadir menjadi saksi tanda pertandingan akan dibuka secara resmi.(and)

BACA JUGA:

Presiden IESF: Mobile Gaming akan Jadi Masa Depan Esports

#Game #Gaming #Esports
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Lifestyle
60 Persen Generasi Z Lebih Tertarik Bekerja Sesuai Minat, Termasuk di Sektor Gim dan E-Sport
Kementerian Ekraf dalam hal ini juga telah menerima penghargaan sebagai Mitra Lembaga Pemerintah Terbaik yang diberikan pada ajang Musyawarah Nasional Indonesia Esports Association (Munas IESPA) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
60 Persen Generasi Z Lebih Tertarik Bekerja Sesuai Minat, Termasuk di Sektor Gim dan E-Sport
Indonesia
Polda Metro Jaya Siagakan Pengamanan Khusus di GBK, 8 Acara Besar Digelar Bersamaan di Akhir Pekan 6-7 Juni 2026
Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan khusus di kawasan GBK selama akhir pekan. 8 acara besar digelar bersamaan, mulai dari konser hingga turnamen internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Polda Metro Jaya Siagakan Pengamanan Khusus di GBK, 8 Acara Besar Digelar Bersamaan di Akhir Pekan 6-7 Juni 2026
ShowBiz
‘Nobody Loves Kay’ Tayang Hari ini, Mengaduk Emosi dengan Kisah Perjuangan Gen Z
Film ini didedikasikan untuk setiap anak muda yang sedang bertaruh nyawa demi masa depannya.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
‘Nobody Loves Kay’ Tayang Hari ini, Mengaduk Emosi dengan Kisah Perjuangan Gen Z
ShowBiz
Gala Premiere 'Nobody Loves Kay' Penuh Suka Cita, Kisah Perjuangan ONIC Kairi Bikin Penonton Terharu
'Nobody Loves Kay' terinspirasi dari perjalanan hidup pro player Mobile Legends asal Filipina, ONIC Kairi.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Gala Premiere 'Nobody Loves Kay' Penuh Suka Cita, Kisah Perjuangan ONIC Kairi Bikin Penonton Terharu
Indonesia
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Pemerintah menguatkan pendidikan karakter anak di lingkungan sekolah melalui gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Gim Daring Tingkatkan Paparan Ekstremisme, Anak Juga Jadi Antisosial
Fun
Roblox Luncurkan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun, Patuhi PP TUNAS
Indonesia menjadi salah satu negara pertama peluncuran fitur ini.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Roblox Luncurkan Akun untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun, Patuhi PP TUNAS
ShowBiz
Film 'Nobody Loves Kay' Angkat Sisi Gelap Dunia Esports dan Ambisi Pro Player MLBB
Sinopsis film Nobody Loves Kay. Kisah emosional tentang pro player ONIC, persahabatan, ambisi, dan perjuangan menuju final dunia esports.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Film 'Nobody Loves Kay' Angkat Sisi Gelap Dunia Esports dan Ambisi Pro Player MLBB
Olahraga
Daftar Roster Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2026 Aichi Nagoya
Indonesia mengirimkan perwakilan untuk sembilan nomor pertandingan dari total 11 nomor yang tersedia di Asian Games 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Daftar Roster Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2026 Aichi Nagoya
Lifestyle
Gamers Waspada nih, Wasir Mengintai Kamu yang Betah Duduk Berjam-Jam
Gamer termasuk kelompok berisiko tinggi mengalami wasir karena sering duduk dalam posisi statis dalam waktu lama.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Gamers Waspada nih, Wasir Mengintai Kamu yang Betah Duduk Berjam-Jam
Olahraga
Indonesia Raja Esport Asia Tenggara, Juara Umum SEA ENC 2026
Timnas esports Indonesia meraih tiga emas, satu perak, dan satu perunggu di SEA ENC 2026. Merah Putih resmi jadi juara umum, mengalahkan Vietnam dan Thailand.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Indonesia Raja Esport Asia Tenggara, Juara Umum SEA ENC 2026
Bagikan