Dua Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Berhasil Teridentifikasi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 13 Januari 2021
Dua Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Berhasil Teridentifikasi

Petugas membawa kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air PK-CLC, di Dermaga JICT, Jakarta, Senin (11/1/2021). (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Identifikasi jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 masih terus dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit (RS) Polri.

Data sementara, ada 2 jenazah yang sudah diidentifikasi hari ini.

"Pertama atas nama Indah Halimah Putri. Lalu yang kedua atas nama Agus Minarni. Ini dapat teridentifikasi melalui sidik jari, ya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, saat konferensi pers di RS Polri, Rabu (13/1).

Baca Juga:

Cari Black Box Sriwijaya AIr, Anggota Kopaska Dengar Teriakan Minta Tolong

Bila dihimpun, total korban Sriwijaya Air yang telah diidentifikasi ada 6 orang. Sebab sebelumnya, DVI Polri mengumumkan sudah mengidentifikasi 4 korban Sriwijaya Air.

Untuk sampel DNA yang diterima tim DVI, lanjutnya, masih sama seperti sebelumnya, yakni 112 sampel. Untuk kantong jenazah, lanjutnya, tim DVI menerima 137 kantong jenazah dan 35 kantong properti.

Rusdi mengatakan, data itu adalah rekapitulasi sampai hari ini pukul 17.00 WIB.

"Pada sore ini sampai jam 17.00 WIB, tim DVI telah menerima sampel DNA belum ada perubahan dari pagi," ujarnya.

Proses identifikasi di RS Polri. (Foto: Antara)
Proses identifikasi di RS Polri. (Foto: Antara)

Dukcapil Kemendagri sudah menerbitkan surat akta kematian untuk empat korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang telah teridentifikasi. Sedangkan dua korban lainnya yang baru teridentifikasi hari ini, Rabu (13/1) masih diproses.

Akta kematian atas nama Okky Bisma telah diserahkan ke pihak keluarga.

Sementara itu, akta kematian tiga korban teridentifikasi atas nama Fadly Satrianto, Khasanah, Asyhabul Yamin tinggal menunggu kesepakatan untuk bisa dikirimkan.

“Kemudian kedua, tiga korban yang kemarin telah kita selesaikan tinggal menunggu kesepakatan keluarga untuk diserahkan,” kata Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif.


Baca Juga:

Ayah Pramugara Sriwijaya Air Berharap Anaknya Mati Syahid


Sedangkan dua orang yang baru teridentifikasi diketahui bernama Indah Halimah Putri dan Agus Minarni penerbitan akta kematiannya saat ini masih diproses.

Zudan menerangkan, proses penerbitan ini sangat mudah. Penerbitan akta kematian itu tidak akan dipersulit oleh pihaknya.

“Persyaratannya cukup surat keterangan kematian atau pun data kematian dari karumkit (kepala rumah sakit), jadi sangat mudah,” beber Zudan. (Knu)

Baca Juga:

Tim DVI Polri Sudah Berhasil Identifikasi Empat Jenazah Korban Sriwijaya Air

#Sriwijaya Air #Pesawat Jatuh
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Pelita Air Service memastikan pesawatnya yang jatuh mendistribusi program BBM Satu Harga dalam kondisi layak terbang, meski sudah berusia di atas 10 tahun.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Indonesia
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi intensif dengan operator penerbangan, mitra dan tim di lapangan, untuk memonitor distribusi BBM ke wilayah tersebut tetap dapat terlayani.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Februari 2026
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Indonesia
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Pesawat dengan call sign PK-PAA jenis Air Tractor AT802 tersebut sejatinya sedang menjalankan misi penting mengangkut bahan bakar minyak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Indonesia
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Pesawat Air Tractor AT-802 pengangkut BBM jatuh di Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara. Pilot dinyatakan meninggal, penyebab masih diselidiki.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Indonesia
Pesawat Pelita Air Pembawa BBM Alami Kecelakaan Maut di Nunukan, Pilot Dipastikan Gugur
Sebelum hilang kontak, pilot sempat berkomunikasi dengan petugas Air Traffic Controller (ATC) Tarakan pada pukul 12.24 WITA
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Pembawa BBM Alami Kecelakaan Maut di Nunukan, Pilot Dipastikan Gugur
Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Pesawat Smart Air PK-SNS rute Nabire–Kaimana alami gangguan mesin dan mendarat darurat di Nabire. Seluruh penumpang selamat, Kemenhub lakukan investigasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Pesawat Smart Air jenis Caravan rute Nabire–Kaimana jatuh di perairan Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1). Polisi memastikan seluruh penumpang selamat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Indonesia
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Setelah disalatkan keluarga, jenazah dibawa ke Masjid Istiqomah untuk disalatkan warga kampung.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Indonesia
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Tim Basarnas akhirnya menemukan jenazah terakhir korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Bagikan