Dilarang Polisi "Tamasya Almaidah" Tetap Digelar

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 28 Maret 2017
Dilarang Polisi

Aksi Bela Islam beberapa waktu lalu (MP/Dery Ridwansah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Upaya pengerahan massa jelang pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta digelar kedua kubu paslon yang bertarung.

Kabarnya, jutaan massa dari daerah akan datang ke Jakarta untuk mengawal langsung proses demokrasi tersebut. Bukan hanya pendukung Ahok-Djarot yang bakal dimobilisasi, pendukung dan simpatisan Anies-Sandi juga akan ikut secara langsung memonitor proses Pilkada DKI Jakarta.

Terkait hal itu, Ketua Panitia Gerakan "Tamasya Almaidah" Kapitra Ampera menegaskan akan tetap mengundang warga daerah untuk datang ke Jakarta guna memastikan proses pemilihan kepala daerah berjalan adil, jujur dan aman.

"RI ini dari Sabang sampai Merauke boleh tinggal sementara atau selamannya di suatu tempat, gak boleh ada yang larang. Orang daerah melihat Pilkada itu hak azasi, orang tidak boleh dilarang kecuali UU yang larang. Negara kita adalah negara hukum. Bukan negara kekuasaan. Bukan hukum tunduk kepada kekuasaan. Jadi, setiap warga boleh datang ke Jakarta," tegas Kapitra kepada merahputih.com, Selasa (28/3).

Sebelumnya, upaya pengepusan massa untuk datang ke Jakarta mendapat penolakan dari pihak berwajib. Alasannya, potensi akan terjadinya kerusuhan dan ketidaknyamanan cukup besar.

"Apa salahnya, takut kerusuhan? Meraka akan menyaksikan Pilkada, monitor, bukan berbuat kerusuhan, itu tugas polisi, menjaga keamanan, amankan dong agar tujuan baik tidak jadi jahat," terangnya.

Untuk diketahui, agenda "Tamasya Almaidah" merupakan pengepusan massa daerah untuk datang ke Jakarta. Massa selajutnya akan diarahkan untuk memantau dan memonitor proses pencoblosan di TPS-TPS se DKI Jakarta.

Rencananya, sesuai target akan ada sekitar 20 juta orang yang akan ikut bergabung.

"Jadi, di setiap TPS akan ada sekitar 1000 orang yang memantau," pungkas Kapitra.

#Aksi Bela Quran #Pilgub DKI 2017 #Aksi Massa
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Demo Mahasiswa di Jakarta, Jumat (19/6), Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari titik-titik lokasi yang menjadi lokasi aksi demonstrasi.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Demo Mahasiswa di Jakarta, Jumat (19/6), Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi
Indonesia
Ribuan Aparat Jaga Demo di Ring 1 Jakarta Hari ini, Kapolres Jakpus : jangan Terpancing dan Emosi
Pengamanan difokuskan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat konsentrasi massa, termasuk kawasan Silang Selatan Monas, Gedung MPR/DPR RI, hingga Bundaran HI.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Ribuan Aparat Jaga Demo di Ring 1 Jakarta Hari ini, Kapolres Jakpus : jangan Terpancing dan Emosi
Indonesia
Polisi Dilarang Kejar Pendemo jika Terjadi Ricuh, Penggunaan Gas Air Mata hanya Perintah dari Kapolda Metro
Anggota Polri diminta tidak bersikap agresif saat menghadapi masa.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Dilarang Kejar Pendemo jika Terjadi Ricuh, Penggunaan Gas Air Mata hanya Perintah dari Kapolda Metro
Indonesia
Demo di Jakarta Hari ini, 5.955 Personel Gabungan Berjaga dan Buka Opsi Tutup Jalan
Personel pengamanan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran polsek yang disiagakan.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Demo di Jakarta Hari ini, 5.955 Personel Gabungan Berjaga dan Buka Opsi Tutup Jalan
Indonesia
Ada Demo, Pintu Masuk C dan E Stasiun Dukuh Atas Ditutup Sementara
Kendati demikian, layanan perjalanan MRT Jakarta tetap beroperasi normal.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Ada Demo, Pintu Masuk C dan E Stasiun Dukuh Atas Ditutup Sementara
Indonesia
Dihadang Polisi Menuju Bundaran HI, Massa BEM UI Pilih Long March lewat Tugu Tani
BEM UI mengklaim massa aksi tertahan ketika akan melaksanakan salat Jumat.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Dihadang Polisi Menuju Bundaran HI, Massa BEM UI Pilih Long March lewat Tugu Tani
Indonesia
Tak Ada Aksi BEM UI di HI, Massa Tertahan di Kawasan Senayan
Massa mengaku tidak dapat melintasi kawasan Semanggi menuju Jalan Jenderal Sudirman karena akses jalan ditutup aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Tak Ada Aksi BEM UI di HI, Massa Tertahan di Kawasan Senayan
Indonesia
Demo Solidaritas Aktivis Andrie Yunus dekat Istana Negara, Polisi Siagakan Seribu Lebih Aparat
Personel yang diterjunkan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan polsek jajaran.
Dwi Astarini - Rabu, 08 April 2026
Demo Solidaritas Aktivis Andrie Yunus dekat Istana Negara, Polisi Siagakan Seribu Lebih Aparat
Berita Foto
Aksi Mahasiswa Gelar Rapat Dengar Pendapat Warga di Gedung DPR Jakarta
Pengunjuk rasa melakukan aksi teaterikal dengan membentangkan poster aspirasi dan memasang kursi kosong saat aksi bertajuk Rapat Dengar Pendapat Warga di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/10/2025).
Didik Setiawan - Senin, 06 Oktober 2025
Aksi Mahasiswa Gelar Rapat Dengar Pendapat Warga di Gedung DPR Jakarta
Indonesia
Demo Ojol 17 September 2025 di Istana dan DPR, Massa Tuntut Pencopotan Menteri Perhubungan
Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia menilai sejak Dudy diangkan menjadi Menhub, kinerja kementerian mengalami kemunduran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 16 September 2025
Demo Ojol 17 September 2025 di Istana dan DPR, Massa Tuntut Pencopotan Menteri Perhubungan
Bagikan