Pemilu 2019

Cuitan Andi Arief Disebut Warning, Tsamara Amany: Udah Ramai, Ngeles

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 04 Januari 2019
Cuitan Andi Arief Disebut Warning, Tsamara Amany: Udah Ramai, Ngeles

Tsamara Amany Alatas. (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Politisi muda Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany menanggapi alasan Andi Arief yang mengaku twit-nya hanya sebagai pemberitahuan atau warning ke KPU.

Tsamara menyebut, alasan Wasekjen Partai Demokrat hanya dalih untuk menutupi maksud tertentu.

"Saya kira itu mungkin upaya ngeles setelah melakukan, melancarkan tuduhan, memproduksi kebohongan, kemudian sudah ramai. Kemudian mengatakan warning," kata Tsamara kepada awak media di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Jumat (4/1).

Menurut Tsamara, jika Andi Arief bermaksud baik, maka sebaiknya warning itu disampikan ke KPU, bukan malah mengumbar hoaks ke publik.

"Saya kira KPU sangat terbuka dalam menerima laporan, dalam menerima aspirasi," tuturnya.

Wasekjen PD Andi Arief
Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief. Foto: Kricom

Tetapi, dari pernyataan Andi di kolom media sosial pribadinya, kata Tsamara, jelas terbaca bahwa dia tidak sedang memberikan warning melainkan ada tujuan lain.

"Jelas sekali yang dimaksud Pak Andi Arief dia tidak sedang memberikan warning kepada KPU. Tapi membangkitkan amarah publik dengan memproduksi kebohongan, mengiring opini seolah-olah pasangan 01 membuat kecurangan dalam pemilu," tandas Tsamara.

Sebelumnya, malalui akun Twitter pribadinya, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief meminta agar KPU-Bawaslu mengecek kabar adanya 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok.

"Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di tanjung priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebernarannya. karena ini kabar sudah beredar.1," cuit Andi Arief.

Namun, beberapa saat kemudian cuitan Andi Arief hilang dari layar postingan akun Twitter pribadinya.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Jawab Prabowo, Ahli Nefrologi Beri Penjelasan Penggunaan Ulang Tabung Cuci Darah

#Andi Arief #Surat Suara #Penyebar Hoaks #Tsamara Amany Alatas
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Dunia
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Klaim Timor Leste ingin kembali ke Indonesia adalah hoaks. Faktanya, video hanya membahas impor barang dari Indonesia tanpa pernyataan resmi bergabung ke NKRI.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Indonesia
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyaring konten-konten yang dikonsumsi sebelum dibagikan di akunnya masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diam Diam Lunasi Utang Kereta Cepat
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim dengan memasukkan kata kunci “Prabowo lunasi utang proyek Whoosh” ke mesin pencari Google.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
 [HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diam Diam Lunasi Utang Kereta Cepat
Indonesia
Pasbata Nilai Tuduhan Terhadap Seskab Tidak Masuk Akal, Hanya Fitnah Personal
David juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Pasbata Nilai Tuduhan Terhadap Seskab Tidak Masuk Akal, Hanya Fitnah Personal
Indonesia
Komdigi Sebut Video Fitnah terhadap Prabowo Hoaks, Peringatkan Ancaman Hukum
Komdigi menegaskan video berisi fitnah terhadap Prabowo Subianto adalah hoaks dan mengandung ujaran kebencian. Penyebarnya terancam UU ITE.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Komdigi Sebut Video Fitnah terhadap Prabowo Hoaks, Peringatkan Ancaman Hukum
Indonesia
Nama Uya Kuya Dicatut soal Dapur MBG, Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan
Uya Kuya terserat dalam isu hoaks dapur MBG. Kabar itu mencuat usai beredarnya unggahan di media sosial.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Nama Uya Kuya Dicatut soal Dapur MBG, Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Ingin Naikkan Harga Token Listrik Biar Warga Hemat
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim “Bahlil dorong PLN naikkan harga token listrik”.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Ingin Naikkan Harga Token Listrik Biar Warga Hemat
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Timor Leste Kirimkan 10 Ribu Pasukan Bantu Israel Lawan Iran
Negara tetangga Timor Leste dikabarkan mengirimkan 10 ribu pasukannya untuk membantu Israel berperang melawan Iran.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Timor Leste Kirimkan 10 Ribu Pasukan Bantu Israel Lawan Iran
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: WNI Operator Rudal Iran Digaji Ratusan Juta Rupiah
Kali ini, beredar informasi yang menyebut, adanya warga negara Indonesia (WNI) yang ikut membantu Iran berperang melawan AS dan Israel.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: WNI Operator Rudal Iran Digaji Ratusan Juta Rupiah
Bagikan