Relasi

Bayi dan Hewan Peliharaan, Amankah?

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 28 Maret 2019
Bayi dan Hewan Peliharaan, Amankah?

Hewan pun harus dikenalkan lebih awal sebelum bayi lahir. (Foto: theconversation.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAYI dan hewan peliharaan sepertinya tidak ada hubungan. Namun kamu yang baru saja memiliki bayi harus berhati-hati dengan hewan peliharaan. Memang banyak hewan peliharaan yang sangat toleran terhadap anak kecil. Tapi kamu harus tetap sadar pada potensi bahaya yang terjadi pada bayi. Laman GODOK memberikan kisi-kisi buat kamu yang baru saja memiliki bayi dan memelihara hewan.


1. Mempersiapkan hewan peliharaan sebelum bayi datang

bayi hewan
Walaupun sibuk mengurus kedatangan keluarga baru, kamu harus membantu pet kamu mengenai kedatangan anggota baru (Foto: healthlandtime.com)

Hewan peliharaan mungkin peka menyadari ada hal aneh yang terjadi. Hewan peliharaan akan memperhatikan persiapan kamu mendapatkan bayi. Jadi usahakan, kamu juga harus peka dengan hewan peliharaan kamu.

“Sejumlah besar perubahan terjadi sebelum bayi lahir. Kamar bayi disiapkan. Ada perabotan baru dan barang-barang bayi. Kucing yang gelisah dapat bereaksi dengan bersembunyi atau bahkan menyemprotkan air kencing. Pastikan mereka memiliki akses bebas untuk mendapatkan makanan, air, dan tempat istirahat favorit mereka. Untuk anjing, mungkin berguna untuk memiliki CD suara bayi atau memaparkan mereka pada bau bayi yang baru, seperti losion,” kata Ilana Reisner, DVM, PhD, dari University of Pennsylvania School of Veterinary Medicine, Philadelphia.


2. Kenalkan hewan peliharaan dengan bayi secara bertahap

bayi hewan
Kenalkan hewan peliharaan kepada keluarga baru, jangan terlalu mendadak karena bisa membuat dia stres (Foto: usatoday.com)

Sebelum membawa bayi ke rumah pertama kalinya, kenalkan dahulu aroman tubuhnya ke hewan peliharaan. Secara bertahap, kamu perlu memperkenalkan hewan peliharaan untuk terbiasa dengan bayi nantinya. Karena jika ini terjadi secara mendadak akan membuat si kaki empat menjadi stres. Ketika bayi baru masuk rumah, biarkan orang lain menggendong bayi untuk sementara. Kemudian sapa peliharaanmu dengan tenang dan lembut.

Nancy Peterson, dokter hewan, menyebutkan bahwa kamu bisa membiarkan hewan kesayangan mendekati bayi di sofa. Jika anjing atau kucing terlalu penasaran daripada mengusir lebih baik kamu bawa bayi menjauh agar hewan peliharaan bisa tenang. Jangan lupa sikap kamu pada hewan peliharaan penting selama masa transisi ini.


3. Kenali sifat hewan

bayi hewan
Harus mengenali sifat hewan peliharaan(Foto: prettylittercats.com)

Kamu harus mengenali sifat dari hewan peliharaanmu. Jika kamu punya anjing, sifat anjing cenderung ingin tahu. Bisa jadi anjing memiliki reaksi yang enggak diharapkan ketika bayi datang. Anjing harus membutuhkan pengawasan ketika bayi atau anak-anak di sekitarnya. Ada kemungkinan kalau anjing akan kehilangan kesabaran kalau balita menarik ekornya atau menusuk matanya. Jenis anjing memiliki sifat dan karakter yang berbeda.

Kalau kamu memelihara kucing, hewan ini bukan tipe peliharaan yang cemburuan, tapi mereka tertarik dengan bayi. Bila perlu kamu perlu menggunakan jaring kucing di stroller. Hal ini untuk menghindari kucing tidur di dekat bayi. Kucing lebih memilih untuk lari jika bayi atau balita mengganggu. Tapi beberapa kucing bisa juga menggigit atau mencakarnya.

Untuk menghindari resiko anak digigit hewan peliharaan. Sebaiknya kamu mengawasi bayi, dan berikan vaksin yang lengkap kepada hewan peliharaanmu. (sel)

#Hewan Peliharaan #Bayi
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Fun
PetFest Indonesia 2026 Tawarkan Pengalaman Imersif, dari Petting Zoo hingga Safari Garden
PetFest Indonesia 2026 hadir di ICE BSD dengan konsep Petropolis. Ada petting zoo, adopsi hewan, hingga safari garden. Tiket mulai Rp50.000.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
PetFest Indonesia 2026 Tawarkan Pengalaman Imersif, dari Petting Zoo hingga Safari Garden
Indonesia
Mayat Bayi Laki-laki Baru Lahir di Kali Anyar Gegerkan Warga Solo
Warga Solo digegerkan penemuan jasad bayi laki-laki baru lahir di Kali Anyar, Mojosongo. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian dan pihak yang bertanggung jawab.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Mayat Bayi Laki-laki Baru Lahir di Kali Anyar Gegerkan Warga Solo
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Berita
Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan
Start-up di Meksiko mengolah ikan sapu-sapu menjadi camilan hewan bernutrisi. Inovasi ini jadi solusi masalah lingkungan sekaligus peluang bisnis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan
Indonesia
Penemuan Bayi Gegerkan Sukoharjo, Ada Surat Minta Dirawat Warga
Seorang bayi perempuan ditemukan di depan rumah warga, Sukoharjo. Kejadian itu terjadi pada Senin (20/4) pukul 06.00 WIB.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Penemuan Bayi Gegerkan Sukoharjo, Ada Surat Minta Dirawat Warga
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Indonesia
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Keamanan dan keselamatan pasien merupakan prioritas mutlak yang tidak boleh dikompromikan kelalaian sekecil apa pun.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Indonesia
Jatuhi Sanksi Perawat Salah Kasih Bayi SP1, RSHS Bandung Siap Dievaluasi Kemenkes
RSHS siap menjalani evaluasi dari Kementerian Kesehatan terkait insiden salah kasih bayi.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Jatuhi Sanksi Perawat Salah Kasih Bayi SP1, RSHS Bandung Siap Dievaluasi Kemenkes
Indonesia
Kasus RSHS Bandung Salah Kasih Bayi ke Ibu Selesai Secara Kekeluargaan
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seorang ibu asal Cimahi, Nina Saleha, atas kasus kelalaian perawat yang menyerahkan bayinya kepada orang lain.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Kasus RSHS Bandung Salah Kasih Bayi ke Ibu Selesai Secara Kekeluargaan
Indonesia
Bayi Baru Lahir Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan Diklaim Percepat Layanan
Terkait skema pembiayaan bagi bayi yang baru lahir, saat ini memang BPJS Kesehatan sedang melakukan proses pendalaman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 April 2026
Bayi Baru Lahir Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan  Diklaim Percepat Layanan
Bagikan