Teknologi

Awas, VPN Bisa Mencuri Data Pribadimu

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 23 Mei 2019
Awas, VPN Bisa Mencuri Data Pribadimu

Menggunakan VPN berisiko (Foto: Pexels/Gem Fortune)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AKSES ke media sosial dibatasi oleh pemerintah karena aksi 22 Mei kemarin. Tujuannya untuk mengurangi penyebaran hoax dan ujaran kebencian melalui media sosial. Gara-gara hal itu, banyak warganet yang tetap berusaha mengakses media sosial dengan mengandalkan aplikasi VPN.

Apa itu VPN? Sebagaimana dilansir dari Antara, Virtual Private Network atau VPN merupakan aplikasi untuk mengakses situs yang diblokir. Bahkan situs gelap sekalipun atau deepweb. Dengan mengunduh dan mengaktifkan VPN pada perangkat, situs-situs tersebut dapat diakses. Termasuk media sosial yang dibatasi sekalipun.

Menggunakan VPN memang membuat kamu leluasa mengakses situs yang terblokir. Sayangnya, pemakaian VPN ini memiliki risiko. Menurut Alfons Tanujaya, ahli keamanan siber dari Vaksincom, VPN bisa merekam jejak pengguna internet, bahkan data pribadi mereka sekalipun bisa dicuri oleh penyedia VPN yang 'nakal'.

VPN dapat digunakan sebagai medium untuk menyusupkan spyware (Foto: Pexels/Pixabay)

Masalahnya, penyedia VPN seperti itu bisa saja menjadikan VPN sebagai medium untuk menyusupkan perangkat lunak pengintai atau spyware. Penyedia VPN yang 'nakal' biasanya menyediakan VPN tak berbayar alias gratisan.

Awalnya VPN dibuat untuk membuat transaksi daring dan jaringan aman. Saat tersambung ke internet, VPN bisa membuat jalur pribadi yang lebih kecil dari bandwith yang digunakan. Hal itu membuat hanya pengguna yang ada pada jalur tersebut.

"Memang untuk keamanan. Tapi, pemakaiannya semakin luas, banyak yang pakai VPN untuk menembus blokir, kata Alfons kepada Antara.

Baca juga:

Bahaya Spyware Mengintai 1,5 Miliar Pengguna WhatsApp

VPN gratisan aman asalkan perusahaan pengembangnya jelas (Foto: Pexels/Gem Fortune)

Lama kelamaan, VPN semakin populer di kalangan pengguna internet. Popularitas ini dijadikan peluang oleh banyak pengembang untuk menciptakan VPN gratis dan berbayar. Namun, untuk VPN gratisan bisa dibilang enggak aman dibandingkan VPN berbayar.

VPN berbayar biasanya diciptakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang keamanan siber. Sehingga keamanannya terjamin. Kata Alfons, untuk membuat VPN perusahaan juga harus menyediakan server yang terkoneksi ke pusat data agar dapat terkoneksi ke bandwith. Hal tersebut membutuhkan biaya sewa sekitar Rp10 juta perbulan.

Meskipun begitu, bukan berarti VPN gratisan semuanya enggak aman. Asalkan nama perusahaan pembuatnya jelas, menurut Alfons VPN gratisan bisa dibilang aman. Sebab mereka biasanya menyediakan VPN gratis untuk keperluan branding perusahaan. (ikh)

#Digital #Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Luhut Pasang Target Bansos Digital Mulai Jalan Kuartal IV 2026
Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan sistem digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) diluncurkan Oktober-November 2026. Pilot project sudah berjalan di 42 kabupaten/kota.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Luhut Pasang Target Bansos Digital Mulai Jalan Kuartal IV 2026
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Bagikan