Kuliner

Apa Saja Sih Isi Banchan di Korea?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 08 September 2021
Apa Saja Sih Isi Banchan di Korea?

Banchan atau makanan pelengkap di Korea. (Foto: Unsplash/Portuguese Gravity)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI Korea, makanan belum bisa dikatakan lengkap jika tidak dihidangkan bersama dengan banchan. Makanan pembuka ini ibarat pemanasan untuk lidah sebelum menyantap hidangan utama.

Banchan dipengaruhi oleh filosofi Timur, sehingga harus mencakup lima warna yang melambangkan arah, yaitu hijau atau biru untuk timur, merah untuk selatan, kuning untuk pusat, putih untuk barat, dan hitam untuk utara.

Baca Juga:

Halo-Halo, Es Campur Ala Filipina

Banchan juga harus disajikan dalam hidangan dengan jumlah tiga, lima, tujuh, atau sembilan jenis. Jumlah ini mengikuti prinsip yin dan yang, angka ganjil yang dianggap keberuntungan. Lantas, apa saja sih isi Banchan di Korea?

Banchan dihidangkan dengan beragam warna. (Foto: Instagram/mistyyoon)

Kongnamul (Tauge)

Kongnamul merupakan salah satu lauk Korea yang paling populer dan ada di mana-mana. Hidangan ini terdiri dari tauge, minyak wijen, bawang putih, dan taburan bubuk cabai. Kongnamul memiliki rasa yang ringan, segar, dan pedas.

Sigeumchi namul (Tumis bayam)

Sigeumchi namul adalah salah satu banchan yang paling sederhana. Bayam direbus hingga lembut kemudian dicampur dengan kecap, minyak wijen, bawang putih dan kadang-kadang dihiasi dengan taburan biji wijen. Seringkali, kamu akan menemukan sigeumchi namul di bibimbap juga.

Yeongeun jorim (Akar teratai manis yang direbus dengan kedelai)

Penampilan akar teratai yang tidak biasa dan berenda membuat yeongeun jorim menjadi hidangan unik di atas meja. Untuk hidangan ini, akar teratai diiris tipis kemudian direbus dalam kecap, cuka, bawang putih, dan nasi atau sirup jagung. Sirup jagung akan memberi akar teratai tekstur yang unik. Setelah itu, ditambahkan pula taburan biji wijen dan minyak wijen sebagai hiasan juga penambah rasa.

Maneul jangajji (Bawang putih acar)

Bukan rahasia lagi orang Korea sangat menyukai bawang putih. Dalam maneul jangajji, beberapa siung bawang putih dibuat menjadi acar menggunakan cuka, air garam, kecap, dan disajikan dingin. Sisa cairan manis dan pedas dapat digunakan sebagai dressing atau saus celup.

Zucchini goreng mirip dengan timun goreng. (Foto: Instagram/@mamaan_cooks)

Hobak bokkeum (Zucchini yang digoreng)

Hidangan ini secara tradisional disajikan di musim panas. Zucchini akan dipotong-potong kemudian dibumbui dengan saeujeot (udang asin), bawang putih, daun bawang, dan minyak wijen. Hidangan ini secara tradisional dibuat dengan aehobak (zucchini Korea), yang memiliki kulit lebih tipis dan daging lebih halus.

Baca Juga:

Bukan Es Krim, 5 Makanan Penutup Ini Bisa Jadi Inspirasi Dapurmu

Kacang kedelai hitam sering dimakan bersama bubur. (Foto: Instagram/@mamaan_cooks)

Kongjaban (Kedelai hitam manis dan asin)

Kongjaban adalah hidangan favorit di kalangan anak-anak dan sering dikemas dalam kotak makan siang. Untuk membuat kongjaban, kedelai hitam direbus dalam campuran kecap dan kaldu ikan teri sampai lembut. Kemudian dibumbui dengan gula, minyak wijen, dan biji wijen. Campuran ini menghasilkan suguhan manis dan gurih yang sempurna.

Japchae merupakan soun yang ditumis dengan sayuran. (Foto: Instagram/@koreanbapsang)

Japchae (Soun tumis)

Japchae secara tradisional disiapkan pada hari besar seperti Tahun Baru Imlek dan Festival Pertengahan Musim Gugur, tetapi juga dinikmati sepanjang tahun. Japchae sebenarnya diterjemahkan menjadi "sayuran campuran". Alasanya karena ketika hidangan ini pertama kali dibuat selama awal abad ke-17, disajikan tanpa mie. Hidangan ini terdiri dari daging sapi yang digoreng dengan wortel, bawang, jamur, dan bawang hijau.

Sekarang, daya tarik utama Japchae adalah sounnya yang kenyal. Kecap, anggur beras, minyak wijen, gula dikombinasikan untuk membuat saus manis dan gurih. Sementara potongan telur ramping memberikan warna dan hiasan untuk hidangan japchae. (tel)

Baca Juga:

Mengenal Lebih dalam Boba Tea, Minuman Manis Sejuta Umat

#Kuliner #Kuliner Dunia #Makanan Korea
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Fun
Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Tahun ini, Rumah Indofood hadir di Jakarta Fair dengan tema Semua Ada di Rumah Indofood.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
  Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Kuliner
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Sate lalat khas Madura bisa jadi inspirasi olahan daging kurban saat Idul Adha. Simak asal-usul nama, cara membuat, dan sejarah kuliner legendaris ini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Kuliner
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Hennessy MyWay merupakan platform yang menantang para bartender mendefinisikan ulang seni meracik koktail melalui keberlanjutan, storytelling, dan pengalaman berbasis ritual.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Kuliner
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dassai bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries untuk melakukan fermentasi bahan sake di angkasa luar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Fun
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Kolaborasi The Coach Coffee Shop dan Fleur by Raja hadirkan Fleur de New York. Nikmati salt bread unik dan kopi spesial di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 April 2026
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Indonesia
Bank Jakarta XPORIA 2026 Diserbu Pengunjung, Promo hingga Cashback Jadi Daya Tarik
Bank Jakarta XPORIA 2026 digelar hingga 23 April 2026. Event ini disebut pengunjung, yang memanfaatkan promo hingga cashback.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Bank Jakarta XPORIA 2026 Diserbu Pengunjung, Promo hingga Cashback Jadi Daya Tarik
Indonesia
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dongkrak Ekonomi dan Hadirkan Experience Space di Balai Kota
Bank Jakarta XPORIA 2026 resmi digelar. Acara ini berlangsung di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dongkrak Ekonomi dan Hadirkan Experience Space di Balai Kota
Kuliner
Ladies, Nikmati Promo Spesial untuk Rayakan Semangat Kartini
Promo ini berlangsung mulai dari 20 sampai 23 April 2026.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Ladies, Nikmati Promo Spesial untuk Rayakan Semangat Kartini
Travel
‘Peta untuk Pengemis’, Jalan Ninja Warga Korea Cari Makanan Murah di Tengah Kenaikan Harga akibat Perang di Iran
Geojimap, peta lokasi makanan murah, menjadi jalan ninja warga Korea Selatan untuk bisa makan di luar dengan harga hemat.
Dwi Astarini - Jumat, 03 April 2026
‘Peta untuk Pengemis’, Jalan Ninja Warga Korea Cari Makanan Murah di Tengah Kenaikan Harga akibat Perang di Iran
Bagikan