Anies Beri Beasiswa Anak Yatim Piatu akibat COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 26 September 2021
Anies Beri Beasiswa Anak Yatim Piatu akibat COVID-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri vaksinasi dan menyerahkan secara langsung beasiswa untuk yatim piatu karena COVID-19, di halaman SMP Negeri 289 Jakarta. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri vaksinasi dan menyerahkan secara langsung beasiswa untuk yatim piatu karena COVID-19, di halaman SMP Negeri 289 Jakarta, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (26/9).

Dalam kesempatan tersebut, Anies mengajak seluruh pihak untuk lebih banyak lagi terlibat dalam menangani dampak COVID-19. Salah satunya, memperhatikan anak-anak yang orang tuanya wafat akibat pandemi.

"Kita semua menyadari bahwa pandemi ini di satu sisi membuat mereka yang terpapar sembuh dan memiliki imunitas, tetapi ada juga yang wafat menyisakan kepada kita untuk berpahala,” ungkap Anies.

Baca Juga:

Kemendikbud Klaim Ada 25 Klaster COVID-19 Selama PTM, Anak Buah Anies Turun ke Lapangan

Menurut Anies, ikut memberikan perhatian kepada anak-anak yang ditinggal orang tuanya wafat karena COVID-19 merupakan ladang pahala.

"Pandang mereka sebagai jalan kita mendekatkan diri kepada Allah. Jadi, saya sangat bersyukur ada kegiatan (penyerahan beasiswa) ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anies juga mengajak seluruh anak-anak yatim piatu mendoakan orang tua mereka, sekaligus menitipkan pesan untuk tak menyerah, tetap semangat, dan siap menghadapi masa depan dengan berbekal belajar sungguh-sungguh dan bekerja keras.

  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri vaksinasi dan menyerahkan secara langsung beasiswa untuk yatim piatu karena COVID-19, di halaman SMP Negeri 289 Jakarta. (Foto: MP/Asropih)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri vaksinasi dan menyerahkan secara langsung beasiswa untuk yatim piatu karena COVID-19, di halaman SMP Negeri 289 Jakarta. (Foto: MP/Asropih)

Orang nomor satu di DKI ini berharap, beasiswa ini dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar anak-anak yatim piatu tersebut.

“Buat adik-adik semua, rajinlah belajar, kerja keras, dan ingat bahwa orang tua yang kemarin wafat adalah seorang sahid dan sahidah. Doakan mereka karena hanya doa anak saleh yang akan mengalir kepada mereka,” pesannya.

Baca Juga:

PSI Desak Anies Tagih Uang Sisa Pembelian Lahan Munjul

Anies berpesan kepada mereka untuk manfaatkan beasiswa ini sebaik-baiknya, digunakan untuk kebutuhan belajar dan menambah ilmu.

"Insyaallah adik-adik sukses di masa depan, dan suatu saat nanti giliran adik-adik yang memberikan beasiswa bagi mereka yang membutuhkan,” tandasnya. (Asp)

Baca Juga:

Anak Buah Anies Bersurat ke Sandi Minta Wisata Kepulauan Seribu Dibuka

#Anies Baswedan #COVID-19 #Beasiswa
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Jatim Siapkan Beasiswa Bagi 143 Ribu Pelajar dan Mahasiswa, Tekan Anak Tidak Sekolah
program tersebut juga menjadi bagian dari upaya menekan angka anak tidak sekolah (ATS) serta meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan di Jawa Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Jatim Siapkan Beasiswa Bagi 143 Ribu Pelajar dan Mahasiswa, Tekan Anak Tidak Sekolah
Indonesia
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI mendukung program 150 ribu beasiswa D4 dan S1 untuk guru. DPR juga mengusulkan penambahan kuota serta penyederhanaan proses seleksi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
880 Ribu Murid TK Bakal Dapat Beasiswa, Tiap Desa Minimal Ada Satu TK
Murid taman kanak-kanak mendapatkan beasiswa PIP sebesar 450.000 per tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 April 2026
880 Ribu Murid TK Bakal Dapat Beasiswa, Tiap Desa Minimal Ada Satu TK
Indonesia
Sejarah Baru! Indonesia Punya Beasiswa untuk TK, Jatahnya Setahun Rp 450 Ribu
Kemendikdasmen alokasikan beasiswa PIP Rp450.000 per tahun bagi 888 ribu murid TK, total penerima 19,6 juta pelajar 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Sejarah Baru! Indonesia Punya Beasiswa untuk TK, Jatahnya Setahun Rp 450 Ribu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Masalah sosial pendidikan di kalangan masyarakat juga bisa terselesaikan tanpa harus menunggu lama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Wacana LPDP Jakarta, DPRD Ingatkan Pemprov DKI Prioritaskan Bansos dan KJP-KJMU
Pemprov DKI diminta untuk berhati-hati dalam mengelola anggaran LDPD ke luar negeri. Sebab, ada pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) sekitar Rp 15 triliun.
Soffi Amira - Jumat, 27 Februari 2026
Wacana LPDP Jakarta, DPRD Ingatkan Pemprov DKI Prioritaskan Bansos dan KJP-KJMU
Indonesia
Publikasi Nama-Nama Alumni Nakal LPDP ke Publik Masih Tahap Wacana
Direktur Utama LPDP, Sudarto, menegaskan wacana publikasi daftar alumni nakal LPDP masih sebatas kajian internal dan belum menjadi keputusan final.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Publikasi Nama-Nama Alumni Nakal LPDP ke Publik Masih Tahap Wacana
Bagikan