Anak Pangeran Harry dan Meghan Markle Kabarnya Tidak Bergelar Pangeran atau Putri

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 04 April 2019
Anak Pangeran Harry dan Meghan Markle Kabarnya Tidak Bergelar Pangeran atau Putri

Anak Pangeran Harry dan Meghan Markle kemungkinan tidak mendapat gelar pangeran atau putri (foto: Instagram @kensingtonroyal)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMASUKI bulan April, bukan hanya film Avengers: Endgame saja yang ditunggu. Melainkan juga kabar bahagia dari pasangan Pangeran Harry dan Meghan Markle yang sedang menanti kelahiran anak pertamanya. Seluruh dunia menanti-nantikan apa jenis kelamin anak mereka, siapa namanya, siapa bapak ibu baptisnya, dan sebagainya.

Tentunya banyak orang yang bertanya-tanya siapakah pangeran atau putri terbaru dari kerajaan Inggris. Namun, apakah benar anak Pangeran Harry dan Meghan Markle akan diberi gelar pangeran atau putri? Karena kabarnya titel tersebut tidak akan diberikan. Mengapa?

1. Terlalu jauh menjadi penerus takhta

Anak Pangeran Harry dan Meghan Markle Kabarnya Tidak Bergelar Pangeran atau Putri
Caption


Ketika Raja George V sedang memimpin Inggris tahun 1917an ia membuat sebuah peraturan. Ia membatasi jumlah member keluarga yang bisa mempunyai titel kerajaan. Dilansir dari Daily Mail, Raja George V mengatakan bahwa hanya cucu dari anak laki-laki pertama yang bisa merasakan kemewahan memiliki gelar kerajaan.

Hal itu yang membuat ketiga anak Pangeran William mempunyai gelar pangeran dan putri karena mereka berada paling dekat di urutan takhta kerajaan.

Titah dari Raja George V ini yang membuat anak dari Pangeran Harry dan Meghan Markle tidak bisa mendapatkan gelar pangeran maupun putri seperti sepupunya. Seperti yang kita ketahui, Pangeran Harry adalah anak kedua dari Pangeran Charles sehingga anak Harry nantinya memiliki garis keturunan yang terlalu jauh untuk menjadi raja ataupun ratu.

Pangeran Harry saja sudah berada jauh di urutan keenam setelah ayahnya, kakaknya, dan ketiga ponakannya. Jadi kemungkinan Harry menjadi raja akan sangat kecil.

2. Ada gelar lain untuk anak mereka

Anak Pangeran Harry dan Meghan Markle Kabarnya Tidak Bergelar Pangeran atau Putri
Caption


Jika anak Pangeran Harry dan Meghan Markle tidak akan bergelar pangeran ataupun putri, kemudian gelar apa yang akan didapatkan? Kalau Pangeran Harry dan Meghan Markle mempunyai anak laki-laki, anak itu akan mendapatkan gelar Earl of Dumbarton.

Sementara jika Meghan Markle melahirkan anak perempuan, anak itu akan disebut dengan Lady (nama depan) Mountbatten-Windsor. Mountbatten-Windsor adalah nama belakang kerajaan Inggris.

Akan tetapi hal ini bisa berubah jika anak pertama mereka perempuan. Anak pertamanya tetap akan dipanggil Lady, namun anak laki-lakinya tidak akan diberi gelar Earl of Dumbarton, melainkan Lord (nama depan) Mountbatten-Windsor.

Baca Juga:

Pangeran Harry dan Meghan Markle Melanggar Protokol Kerajaan Inggris, Kok Bisa?

Daftar 10 Pewaris Kerajaan Inggris

Dalam urutan gelar kebangsawanan Inggris, gelar Earl merupakan tingkatan ketiga, sementara Lord atau Lady hanya gelar kehormatan yang disandang anak-anak atau kerabat dekat. Sehingga gelar Earl dinilai lebih tinggi dibandingkan Lord.

3. Apakah hal ini bisa berubah?

Anak Pangeran Harry dan Meghan Markle Kabarnya Tidak Bergelar Pangeran atau Putri
Caption


Tentu saja gelar anak Pangeran Harry dan Meghan Markle mungkin saja bisa berubah. Tapi itu tergantung dari sang ratu sendiri, Ratu Elizabeth.

Ratu Elizabeth menjadi pemimpin tertinggi dan jika ia mau, ia bisa saja memberikan gelar pangeran atau putri kepada anak dari Pangeran Harry dan Meghan Markle. Namun melihat kebiasaanya berpegang pada tradisi, hal ini mungkin saja tidak akan terjadi.

Akan tetapi, dilansir dari Us Weekly, Pangeran Harry dan Meghan Markle tidak terlalu mengejar gelar ini untuk anak mereka. Mereka berusaha untuk hidup setenang mungkin dan salah satunya bahkan dengan tidak memberi gelar apapun kepada anak mereka.

Kita hanya tinggal menunggu ya apa jenis kelamin anak mereka dan apa gelar yang akan diberikan. (sam)

#Kerajaan Inggris #Inggris #Ratu Inggris
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

Olahraga
Jude Bellingham Pecahkan Rekor Pemain Termuda Eropa di Empat Turnamen Besar, Lewati Saka Hingga Cristiano Ronaldo
Catatan fantastis ini sekaligus menumbangkan rekor milik bintang Jerman, Jamal Musiala
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Jude Bellingham Pecahkan Rekor Pemain Termuda Eropa di Empat Turnamen Besar, Lewati Saka Hingga Cristiano Ronaldo
Olahraga
Superkomputer Prediksi Inggris Menang, Tapi Jangan Pernah Remehkan Krosia si Pembunuh Raksasa
Superkomputer Opta memprediksi Inggris menang tipis atas Kroasia di laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026. Harry Kane jadi sorotan, Kroasia tetap berbahaya dengan DNA turnamen.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Inggris Menang, Tapi Jangan Pernah Remehkan Krosia si Pembunuh Raksasa
Olahraga
Prediksi Inggris vs Kroasia: Laga Pembuktian Siapa Raja di Grup L
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga ujian awal bagi Inggris dan Kroasia untuk membuktikan kapasitas mereka sebagai kandidat juara Grup L.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Prediksi Inggris vs Kroasia: Laga Pembuktian Siapa Raja di Grup L
Olahraga
Inggris vs Kroasia: Catatan Sejarah, Head to Head dan Prakiraan Formasi
Pertemuan terakhir kedua negara pada ajang Piala Dunia 2018 melahirkan laga klasik penuh drama
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
Inggris vs Kroasia: Catatan Sejarah, Head to Head dan Prakiraan Formasi
Olahraga
Jadwal Piala Dunia 2026 15-18 Juni: Argentina, Prancis, Inggris hingga Portugal Siap Tampil
Jadwal Piala Dunia 2026 15, 16, 17, dan 18 Juni 2026 lengkap. Simak laga Argentina, Prancis, Inggris, Portugal, Spanyol hingga Belgia beserta jadwal siaran langsung
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
Jadwal Piala Dunia 2026 15-18 Juni: Argentina, Prancis, Inggris hingga Portugal Siap Tampil
Olahraga
Inggris vs Costa Rica: Prediksi Skor, Head to Head, dan Susunan Pemain Terbaru
Inggris menghadapi Costa Rica dalam laga uji coba terakhir sebelum Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, head to head, dan susunan pemain terbaru.
ImanK - Rabu, 10 Juni 2026
Inggris vs Costa Rica: Prediksi Skor, Head to Head, dan Susunan Pemain Terbaru
Olahraga
Delapan Negara Penguasa Takhta Piala Dunia Sejak Kompetisi Pertama 1930
Koleksi trofi emas menjadi bukti sahih dominasi kekuatan sepak bola Amerika Latin dan Eropa Barat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Delapan Negara Penguasa Takhta Piala Dunia Sejak Kompetisi Pertama 1930
Indonesia
Inggris Kirim Kapal Perang, Penyapu Ranjau Tanpa Awak dan Jet Tempur ke Selat Hormuz
Pemerintah Inggris mengumumkan alokasi anggaran sebesar 115 juta pound sterling atau sekitar Rp 2,7 triliun untuk pengadaan peralatan pesawat nirawak.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Inggris Kirim Kapal Perang, Penyapu Ranjau Tanpa Awak dan Jet Tempur ke Selat Hormuz
Dunia
Inggris Berani Pajaki Perusahaan AS, Trump Siapkan Pembalasan Ekonomi
Ancaman ini muncul tepat menjelang kunjungan kenegaraan Raja Charles III ke Amerika Serikat pada pekan depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Inggris Berani Pajaki Perusahaan AS, Trump Siapkan Pembalasan Ekonomi
Dunia
Inggris Larang Penjualan Rokok kepada Orang Kelahiran 2008, Bikin Generasi Pertama tanpa Tembakau
Rancangan Undang-Undang Tembakau dan Vape bertujuan mencegah siapa pun yang lahir setelah 1 Januari 2009, yang kini berusia 17 tahun, untuk mulai merokok.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
 Inggris Larang Penjualan Rokok kepada Orang Kelahiran 2008, Bikin Generasi Pertama tanpa Tembakau
Bagikan