Zero Latency, Arena Game VR Pertama di Dunia
Zero Latecy, Fasilitas arena game VR pertama di dunia. (Foto: YouTube)
MerahPutih Teknologi - Sebuah pusat game baru telah dibuka di Melbourne, Australia. Tempat ini, disebut Zero Latency, sebuah arena game yang semua konsolnya menggunakan perangkat virtual reality (VR) pertama di dunia. Tentunya anda tidak perlu lagi berandai-andai untuk berperang melawan zombie.
Menurut laporan CNET, arena game ini dulunya adalah sebuah gudang berukuran 4.300 meter persegi yang sudah dimodifikasi dan dilengkapi dengan 129 kamera PlayStation Eye. Satu sesi permainan dapat dimainkan oleh enam orang. Yang masing-masing dibekali dengan ransel berisi Alienware Alpha PC dan kavamata VR Oculus Rift DK2.
Pencipta fasilitas ini, Scott VAndonkelaar, telah berhasil merealisasikan idenya yang sebelumnya dikampanyekan dalam situs Kickstarter. Dari uang yang terkumpul melalui Kickstarter, dirinya dapat menggunakan sebanyak mungkin teknologi VR untuk menciptakan fasilitas game ini.
butuh waktu hingga tiga tahun hingga akhirnya idenya ini dapat terealisasi. Fasilitasnya ini juga merupakan fasilitas game VR pertama di dunia, namun tidak akan menjadi satu-satunya, karena sebuah fasilitas serupa bernama The Vois kabarya akan dibangun du Salt Lake City.
Baca juga:
Xiaomi Terlibat Pengembangan Prosesor Berbasis ARM
Apple Tertarik Buat Aplikasi Android
Apple akan Bantu Bentuk Masa Depan NFC
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme