Zelenskyy Telepon Trump 1 Jam, Langsung Setuju Hentikan Serangan ke Infrastruktur Energi Rusia

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 20 Maret 2025
Zelenskyy Telepon Trump 1 Jam, Langsung Setuju Hentikan Serangan ke Infrastruktur Energi Rusia

Arsip - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. /ANTARA/Anadolu/py

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan kesiapannya menghentikan serangan ke infrastruktur energi Rusia setelah melakukan percakapan “positif” selama satu jam dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Rabu (19/3).

Pernyataan ini muncul sehari setelah Presiden Rusia Vladimir Putin juga menerima proposal gencatan senjata terbatas dari AS, demikian seperti diberitakan Aljazeera.

Trump menyebut percakapannya dengan Zelenskyy berlangsung “sangat baik” dan menyatakan upaya negosiasi gencatan senjata kini berada di jalur yang tepat. Tujuan dari pembicaraan ini, menurut Trump, adalah untuk menyamakan pandangan Rusia dan Ukraina soal permintaan dan kebutuhan masing-masing.

Salah satu poin penting dalam percakapan tersebut adalah usulan agar AS mengambil alih pengelolaan sejumlah pembangkit listrik Ukraina demi meningkatkan keamanannya.

Baca juga:

Putin Beri Janji Minim ke Trump soal Ukraina, Perang Tetap Berlanjut

Menurut pernyataan resmi dari Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz, kepemilikan AS atas pembangkit-pembangkit tersebut bisa menjadi “perlindungan terbaik” bagi infrastruktur vital Ukraina.

Meski belum dijelaskan fasilitas mana yang dimaksud, Zelenskyy menilai langkah ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan perdamaian jangka panjang dan menyebut akan ada pertemuan lanjutan antara tim AS dan Ukraina dalam beberapa hari ke depan di Arab Saudi.

Di hari yang sama, Rusia dan Ukraina juga menuntaskan pertukaran tawanan perang terbesar sejak invasi besar-besaran dimulai pada 2022. Kedua pihak sama-sama memulangkan 175 tentara, sementara Rusia juga mengembalikan 22 tahanan Ukraina yang mengalami luka berat.

Sementara itu, serangan drone dari kedua belah pihak masih terjadi. Ukraina melaporkan 145 drone Rusia menyerang wilayahnya, dengan 72 berhasil dijatuhkan.

Baca juga:

Pasukan Ukraina Kalah Telak di Kursk, Tentara Sebut Situasi Seperti Film Horor

Sebaliknya, Rusia menyebut berhasil menembak jatuh 57 drone Ukraina, termasuk satu yang menyebabkan kebakaran di depot minyak di wilayah Krasnodar. (ikh)

#Rusia #Ukraina #Volodymyr Zelenskyy #Donald Trump #Konflik Ukraina
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
Israel dan Hizbullah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata
Trump mengaku berbicara dengan otoritas zionis Israel pada Jumat supaya mereka menyetujui gencatan senjata dengan Hizbullah.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Israel dan Hizbullah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata
Indonesia
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri
Prabowo dipastikan batal menghadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan. Istana menyebut Presiden memilih fokus menyelesaikan berbagai agenda prioritas di dalam negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri
Olahraga
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Presiden FIFA, Gianni Infantino, merespons kritik terhadap Piala Dunia 2026. Ia bicara soal harga tiket hingga visa.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Dunia
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan mereka telah menyelesaikan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terhadap sebuah helikopter Apache.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Oman agar tidak mencoba menguasai Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Indonesia
Tim Indonesia Borong Emas di Kejuaraan Dunia Olimpiade Biologi 2026 Rusia, Cetak Sejarah Baru
Delegasi Indonesia meraih total enam medali individu, terdiri atas 1 medali emas, 4 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Tim Indonesia Borong Emas di Kejuaraan Dunia Olimpiade Biologi 2026 Rusia, Cetak Sejarah Baru
Indonesia
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
PT Pertamina (Persero) mengandalkan obligasi global (global bond) dalam pendanaan bisnisnya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
Indonesia
Rusia dan China Bangun Tata Kelola Global Anyar, Tolak Hegemoni Sepihak
Situasi global saat ini "kompleks dan bergejolak" karena meningkatnya "hegemoni sepihak," tetapi perdamaian, pembangunan, dan kerja sama tetap menjadi aspirasi utama dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Rusia dan China Bangun Tata Kelola Global Anyar, Tolak Hegemoni Sepihak
Bagikan