Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Yaman Jajaki Investasi dan Impor Mesin Bubut Indonesia

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 29 Maret 2018
Yaman Jajaki Investasi dan Impor Mesin Bubut Indonesia

Mesin Bubut (Foto: Bukalapak)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kerja sama perdagangan Indonesia dan Yaman diprediksi akan terus meningkat seiring ketertarikan para pengusaha Yaman untuk investasi di Indonesia.

Beberapa pengusaha dari kamar dagang Yaman pada Selasa (27/3) menyatakan siap menjajaki investasi dan impor alat-alat mesin bubut karena kualitas produk tersebut baik dan harganya bersaing di pasar.

Keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis menyebutkan bahwa keinginan tersebut disampaikan dua pengusaha Yaman, yaitu Hasan Saleh Al-Mesyadi dan Ostman Mohammed Othman saat mengunjungi KBRI Sana'a pada Selasa (27/3).

Hasan Saleh Al-Mesyadi adalah General Manager perusahaan Import Export and General Trading di Kota Aden dan Ostman Mohammed Othman, General Manager perusahaan Technical Workshop di Kota Sana'a. Pengusaha tersebut diterima oleh KUAI KBRI Sana'a, Sulthon Sjahril, didampingi Staf Ekopensosbud KBRI Sana'a, Muhaimin Ahmad Yasin.

Ostman menyampaikan keinginannya berkunjung ke Indonesia untuk menjajaki kemungkinan peluang mengimpor alat-alat mesin bubut, seperti hydraulic-pneumatic, machinery-machine tools, automobile industry, fluid power, pumps-compressors, glass manufacturing industry, oil gas equipment, stell machinery, miscellaneous dan bahan-bahannya (besi, aluminium, tembaga, artelon, teflon) dari Indonesia yang memiliki kualitas baik dan harga bersaing di pasar Yaman serta untuk ke depannya kemungkinan akan berinvestasi pada sektor pembuatan mesin bubut di Indonesia.

Mesin Bubut Impor
Mesin bubut kualitas impor (Foto: Ist)

Perusahaan Technical Workshop didirikan pada tahun 1970 di kota Sana'a dan memiliki empat kantor cabang di kota-kota besar Yaman (Aden, Taiz, Ibb dan Hudaidah), sebelumnya perusahaan ini telah mengimpor mesin bubut dari Tiongkok dan bahan-bahannya dari Tiongkok, Korea, Turki dan Belgia), rata-rata per bulannya perusahaan ini mengimpor mesin bubut dan bahan-bahannya sekitar 2 - 4 kontainer.

Saat ini, kantor pusat perusahaan di Sana'a, Aden dan Ibb masih dapat beroperasi 100 persen, di kantor cabang kota Hudaidah 70 persen dan kota Taiz 50 persen karena kedua kota tersebut sedang dilanda krisis bentrokan senjata antara pihak-pihak yang terlibat konflik di Yaman.

Hasan, General Director perusahaan Al-Mesyadi perusahaan Al-Mesyadi for Import Export and General Trading di Kota Aden dan sejak tahun 1990 telah mendirikan perusahaan cargo pengiriman barang dan ekspor PT. Wadi Lazer, di Jakarta yang bermitra dengan Amir Sakim Balahmar.

Sebelum Yaman dilanda konflik bersenjata, dalam setiap bulannya perusahaan ini dapat mengirim rata-rata 10 kontainer barang komoditi (pakaian, sepatu, kaos olahraga, batik, abaya, gamis, sarung) ke Yaman, Dubai, dan Jeddah sebanyak 10 kontainer, tetapi setelah perang meletus di Yaman, perusahaan hanya dapat mengirim rata-rata per bulannya 2-3 kontainer saja.

Menurut Hasan sebagaimana dilansir Antara, saat ini banyak pengusaha Yaman yang tinggal di berbagai negara-negara Teluk, tanduk benua Afrika (Somalia, Etiopia, Eriteria, Djibouti, dan Tanzania), serta Yaman.

Ke depannya, Hasan akan mengembangkan usaha investasinya di sektor lain.

Sementara itu, KBRI telah menyampaikan daftar perusahaan ekportir mesin bubut bahan-bahannya di Indonesia kepada Othman Mohammed Othman dan menyampaikan informasi jadwal penyelenggaraan pameran INACRAFT bulan April 2018 dan pameran dagang Indonesia TEI bulan Oktober 2018.

KBRI mengajak mereka untuk bergabung dalam delegasi kunjungan KBRI Sana'a untuk menghadiri pameran tersebut bersama pengusaha Yaman lainnya.

KBRI juga menyampaikan gambaran secara umum peluang, kemudahan, dan prosedur berinvestasi di Indonesia.

Hingga saat ini, situasi politik dan keamanan di Yaman masih belum kondusif akibat terus dilanda konflik bersenjata.

Namun, KBRI Sana'a tetap berupaya untuk terus mengembangkan kerjasama ekonomi RI-Yaman.(*)

#Yaman #Investasi #KBRI #Produk Impor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gempa 7,1 di Kumamoto, WNI Diminta Hubungi KBRI Tokyo Jika Perlu Bantuan
Hotline KBRI Tokyo di +81-80-3506-8612 dan +81-80-4940-7419 serta hotline KJRI Osaka +81-80-3113-1003.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa 7,1 di Kumamoto, WNI Diminta Hubungi KBRI Tokyo Jika Perlu Bantuan
Dunia
Blokade Selat Bab al-Mandsb Oleh Houthi Bikin Pelayaran Kapal Turun 56 Persen
Pemerintah Yaman menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan koalisi pimpinan Arab Saudi dan mitra internasional demi meredam ancaman serta melindungi jalur perairan vital
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Blokade Selat Bab al-Mandsb Oleh Houthi Bikin Pelayaran Kapal Turun 56 Persen
Indonesia
Danantara Bakal Terlibat di Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Alasannya Karena Kelola Uang
Danantara merupakan badan pengelola investasi strategis di bawah Presiden yang mendapat mandat mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Danantara Bakal Terlibat di Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Alasannya Karena Kelola Uang
Indonesia
BKPM Tawarkan Bisnis Data Center Indonesia ke Investor China, Market Pasarnya Bisa Tembus Rp 29,8 T
BKPM tawarkan peluang investasi data center Indonesia ke investor China. Nilai pasar diproyeksikan Rp 29,8 triliun pada 2026 dan tumbuh hingga Rp 56,7 triliun pada 2031.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
BKPM Tawarkan Bisnis Data Center Indonesia ke Investor China, Market Pasarnya Bisa Tembus Rp 29,8 T
Indonesia
Indonesia Tawarkan Investasi Data Center ke China, Potensi USD 3,48 Miliar
Nilai pasar data center Indonesia mencapai sekitar 1,44 miliar dolar AS pada 2025 dan diperkirakan meningkat menjadi 1,83 miliar dolar AS pada 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Indonesia Tawarkan Investasi Data Center ke China, Potensi USD 3,48 Miliar
Olahraga
Konsorsium Amit Bhatia Eks Bos QPR Siap Kuras Brankas Demi Saham Minoritas Liverpool
Proses negosiasi antara kedua belah pihak saat ini masih berada pada tahap awal tanpa ada kesepakatan final
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
Konsorsium Amit Bhatia Eks Bos QPR Siap Kuras Brankas Demi Saham Minoritas Liverpool
Indonesia
Realisasi Investasi Jakarta Triwulan II Tahun 2026 Capai Rp 94,9 Triliun
Semakin menegaskan posisi Jakarta sebagai pusat investasi dan motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Realisasi Investasi Jakarta Triwulan II Tahun 2026 Capai Rp  94,9 Triliun
Indonesia
Realisasi Investasi hingga Semester I Capai Rp 1.010 T, Lokasi Didominasi Luar Jawa dengan Serapan 1,4 Juta Pekerja
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan pemerintah telah mencapai 49,5 persen dari target investasi tahun ini.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Realisasi Investasi hingga Semester I Capai Rp 1.010 T, Lokasi Didominasi Luar Jawa dengan Serapan 1,4 Juta Pekerja
Indonesia
China Bangun apartemen Rp 1,27 Triliun di Kawasan Inti IKN
Pembangunan dimulai setelah proses pembersihan dan penyiapan pematangan lahan yang rampung pada awal Juli 2026 lalu
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
China Bangun apartemen  Rp 1,27 Triliun di Kawasan Inti IKN
Indonesia
Investasi Aplikasi di Indonesia Capai Rp 54,18 Triliun, Ekonomi Digital Berkembang Pesat
Indonesia tidak kekurangan ide, Indonesia tidak kekurangan talenta, Indonesia juga tidak kekurangan kreatifitas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Investasi Aplikasi di Indonesia Capai Rp 54,18 Triliun, Ekonomi Digital Berkembang Pesat
Bagikan