MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengungkapkan bahwa sudah ada tujuh investor yang tertarik membangun stadion bertaraf internasional untuk Persija Jakarta.
Ia menyatakan bahwa pembangunan stadion yang berada di kawasan Jakarta utara tersebut akan dibiayai dengan pola kemitraan antara pemerintah DKI Jakarta dengan pihak swasta.
"Pembangunan stadion menjadi prioritas. Pemerintah menyediakan lahan dan ditawarkan kepada pihak swasta untuk membangun stadion bertaraf internasional," kata Sandiaga dikutip Bolaskor.com
Terkait investor, Sandi turut mengajak Direktur Utama Persija, Gede Widiade bersama rekan-rekan pengusaha lainnya untuk terlibat.
"Mana tahu penawaran terbaik. Kalau sambung Persija dengan pegelola, karena Persija Jakarta akan menjadi penyewa utama stadion tersebut. Swasta murni akan mengelola dan memelihara."
"Harapannya, stadion ini menjadi kebanggaan warga Jakarta dan rumah Persija," tambahnya.
Sementara itu soal pembiayaan, Sandiaga Uno menyinggung soal kapasitas. Ini ketika bicara kepada wartawan, di mana Sandiaga Uno ditemani Direktur Pengelola Pusat Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Winarto.
"Ini dihitung. Untuk membangun stadion bertaraf dunia, GBK saja sebelumnya menghabiskan cukup banyak (untuk renovasi). Kami hitung lagi dan kelihatannya akan lebih kecil stadionnya. Karena ini khusus sepak bola dengan kapasitas lebih kecil dari GBK, mudah-mudahan biaya lebih efisien."
Adapun terkait waktu pembangunan, Sandiaga Uno tak menjelaskan awal mulainya. "Kalau renovasi (seperti SUGBK) bisa kurang satu tahun. Kalau bangun dari awal 24-36 bulan," terangnya.
Sementara itu, Winarto mendukung rencana Pemprov DKI Jakarta membangun stadion yang mungkin diperkirakannya berkapasitas di bawah 50 ribu penonton.
"Jadi bisa saling mengisi, ada stadion tingkat nasional dan stadion yang menjadi homebase Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini Persija."