WNI 'Permanent Resident' di Australia Positif Corona, Pemerintah Hormati Privasinya

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 10 Maret 2020
WNI 'Permanent Resident' di Australia Positif Corona, Pemerintah Hormati Privasinya

Ilustrasi: Seorang petugas medis mengambil foto lukisan di lorong Rumah Sakit Leishenshan, Wuhan, China, yang baru ditempati untuk perawatan para pasien COVID-19. (ANTARA/HO-Xinhua/mii)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Seorang WNI yang berstatus penduduk tetap (permanent resident) di Victoria, Australia, dilaporkan positif terinfeksi virus corona tipe baru atau Covid-19.

“Kita akan coba menggali informasi lebih banyak lagi, tetapi kita akan tetap hormati privasi beliau,” tutur Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi saat ditemui di Jakarta, Senin (9/3).

Baca Juga:

Cegah Eksploitasi Virus Corona, Facebook Larang Iklan Masker Wajah Medis!

Informasi tersebut disampaikan Retno Marsudi guna merespons pemberitaan beberapa media Australia yang menyebut bahwa perempuan Indonesia berusia sekitar 50 tahun itu menjadi kasus ke-12 di negara bagian Victoria.

Seorang pasien 2019-nCoV di Rumah Sakit Hankou, Wuhan, memberikan isyarat jempol kepada tim kesehatan dari Second Military Medical University, Senin (27/1/2020). (ANTARA/HO-ChinaNews)
Seorang pasien 2019-nCoV di Rumah Sakit Hankou, Wuhan, memberikan isyarat jempol kepada tim kesehatan dari Second Military Medical University, Senin (27/1/2020). (ANTARA/HO-ChinaNews)

Bahwa jika yang bersangkutan sewaktu-waktu memerlukan bantuan, maka perwakilan RI di Australia telah siap membantu. Beberapa media Australia seperti ABC News dan 7news melaporkan bahwa perempuan Indonesia itu dinyatakan positif terinfeksi virus corona di Victoria pada Minggu (8/3).

Ia diketahui menggunakan maskapai Virgin Airlines dari Perth menuju Victoria pada 2 Maret 2020. Sebelumnya, perempuan itu terbang dari Jakarta ke Perth pada 27 Februari 2020.

Baca Juga:

Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Bertambah Drastis Jadi 19

Dua hari setelah tiba di Perth, sebagaimana dikutip Antaraia mengalami gejala yang kemudian dipastikan sebagai infeksi virus COVID-19 oleh rumah sakit pada Sabtu (7/3). Saat ini, pasien berada di ruang isolasi di rumah dan dirawat oleh anggota keluarganya. (*)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan