MerahPutih.com - Stasiun Pasar Senen mulai dipadati pemudik, mereka menunggu jadwal masuk peron kereta atau sesuai jadwal keberangkatan.
Tercatat, total penumpang yang berangkat dari semua stasiun wilayah Daop 1 Jakarta meliputi Pasar Senen, Gambir, Bekasi, Cikampek, Cikarang, Jatinegara, dan Karawang hingga Senin (16/3) siang mencapai 51.584.
Sambil menunggu keberangkatan, pemudik dimudahkan dskses internet, kursi relatif nyaman, hingga puluhan ribu buku gratis khusus anak menjadi sebagian fasilitas yang disediakan bagi para pemudik yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta di momen Angkutan Lebaran 2026.
"Wifi gratis bagi penumpang, kursi ada sekitar 1.080. Colokan mulai dari area luar ada tiga corner bisa sampai 30-an colokan," kata Wakil Kepala Stasiun Pasar Senen, Pedri Setiawan saat ditemui di Jakarta, Senin (16/3).
Baca juga:
KAI Commuter Sediakan Kapasitas Angkut 50.244.436 Saat Arus Mudik 2026
Selain itu, tersedia pula kursi pijat di ruang tunggu utara dan di dalam arah hall sebelum masuk area tunggu keberangkatan (boarding) dengan total masing-masing dua kursi.
Sementara itu, buku bacaan dengan total sebanyak 24.000 buku dibagikan secara gratis khusus untuk hari ini dan esok pukul 09.00-15.00 WIB.
Buku gratis ini dihadirkan melalui program "Mudik Asyik Baca Buku 2026" yang digagas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kepala Badan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Hafidz Muksin mengatakan, program ini juga diadakan di delapan lokasi lainnya, yakni Stasiun Gambir, Terminal Kalideres, Terminal Kampung Rambutan.
Kemudian, Terminal Pulo Gebang, Terminal Pakupatan Serang, Bandara Halim Perdanakusuma, Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Merak.
"Tujuannya meningkatkan budaya baca, memberikan buku yang bermanfaat bagi anak sesuai dengan jenjangnya, kemudian juga memperkenalkan buku bacaan yang cocok bagi anak dan menghadirkan aktivitas literasi yang menarik," kata Hafidz.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti berharap jumlah buku yang dibagikan tahun depan bisa mencapai 42 ribu.
Ia mengatakan, program Mudik Asyik Baca Buku 2026" menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk terus memupuk dan meningkatkan budaya membaca khususnya bacaan yang berkualitas dan sasaran yang paling banyak memang adalah buku anak-anak.
"Ini juga sejalan dengan upaya kami untuk bagaimana anak-anak kita ini lebih banyak pegang buku daripada pegang gawai. Karena sekarang ada kecenderungan anak-anak justru lebih familiar dengan gawai," kata Mu'ti. (*)

