Lewat Debut Album 'Map Of Feelings', Whisnu Santika Bawa Dance Music ke Ruang yang Lebih Personal

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
Lewat Debut Album 'Map Of Feelings', Whisnu Santika Bawa Dance Music ke Ruang yang Lebih Personal

Whisnu Santika lepas album baru. (Foto: dok/whisnu santika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Selama ini, musik elektronik menjadi medium bagi Whisnu Santika untuk mengajak pendengar bergerak, berpesta, dan menikmati energi dari setiap produksinya. Namun, di balik dentuman beat dan ritme yang selama ini dikenal, terdapat berbagai cerita personal yang belum banyak ia ungkapkan melalui musik.

Lewat album debut Map Of Feelings, Whisnu Santika mencoba memperlihatkan sisi lain dari dirinya.

Kali ini, ia tidak hanya mengandalkan beat dan musik elektronik sebagai medium komunikasi, tetapi juga menggunakan lirik, cerita, perasaan, dan emosi untuk menyampaikan sesuatu yang lebih personal kepada pendengar.

Membawa Dance Music ke Wilayah yang Lebih Personal

Map Of Feelings menjadi ruang eksplorasi bagi Whisnu dalam menemukan pendekatan baru untuk bercerita.

Musik dance yang selama ini identik dengan aktivitas berpesta dan berdansa kemudian dibawa ke wilayah yang lebih dekat dengan pengalaman manusia.

Setiap lagu dalam album tersebut merepresentasikan perjalanan emosi, sementara lirik digunakan sebagai medium untuk menyampaikan kisah yang terasa lebih dekat dan personal.

Pendekatan tersebut sekaligus memperlihatkan sisi Whisnu yang selama ini mungkin belum banyak terdengar melalui karya-karya musik elektroniknya.

Baca juga:

Whisnu Santika dan Ari Lesmana Bersatu dalam Lagu Emosional 'Aku Harus Pergi'

Libatkan Sembilan Kolaborator

Untuk memperkuat cerita dalam album, Whisnu melibatkan sembilan kolaborator yang berasal dari beragam latar belakang musik.

Beberapa di antaranya adalah Ari Lesmana, Enau, Judika, dan Ifan Seventeen.

Kehadiran para kolaborator tersebut memberikan warna berbeda dalam perjalanan Map Of Feelings, sekaligus membantu Whisnu menghadirkan perspektif dan karakter cerita yang beragam.

Melalui album ini, Whisnu menempatkan dirinya bukan hanya sebagai produser musik elektronik, tetapi juga sebagai seorang storyteller.

Lirik menjadi bahasa baru yang ia gunakan untuk menyampaikan berbagai hal yang ingin diceritakan, sementara para kolaborator membawa warna serta pengalaman masing-masing ke dalam setiap lagu.

Dari Beat dan Groove ke Cerita

Jika sebelumnya cerita Whisnu lebih banyak disampaikan melalui ritme, groove, dan beat, Map Of Feelings memberikan kesempatan bagi pendengar untuk melihat apa yang berada di balik musik tersebut.

Ada emosi yang ingin dibagikan, pengalaman yang hendak diceritakan, serta kisah-kisah personal yang kini disampaikan dengan cara yang lebih terbuka.

Pada akhirnya, Map Of Feelings bukan hanya menjadi penanda perubahan dalam cara Whisnu Santika menciptakan musik.

Album ini juga menjadi upayanya memperluas batas-batas dance music dan menunjukkan bahwa genre tersebut dapat memiliki ruang yang lebih luas untuk bercerita.

Whisnu ingin membawa musik dance kepada pendengar dari berbagai latar, termasuk mereka yang sebelumnya merasa tidak terlalu dekat dengan musik elektronik.

Baca juga:

Whisnu Santika, Rey Putra, dan Cosmo Kent Rilis Lagu EDM Emosional 'I’ll Be Yours'

Dance Music Tak Sekadar Soal Lantai Dansa

Melalui Map Of Feelings, Whisnu menunjukkan bahwa dance music tidak harus selalu berkutat pada klub, festival, ataupun lantai dansa.

Di dalamnya juga terdapat ruang untuk membicarakan manusia, hubungan, pengalaman, serta berbagai perasaan yang menyertainya.

Album debut ini menjadi cara Whisnu Santika membuka ruang yang lebih personal dalam musiknya, sekaligus mengajak pendengar melihat sisi lain dari musik elektronik yang selama ini ia bangun melalui beat dan energi. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
Tak Ingin Pulang menggambarkan perasaan seseorang yang begitu menikmati kebersamaan dengan orang terkasih hingga tak ingin momen tersebut berakhir.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
ShowBiz
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
Barsena mengangkat kisah tentang seseorang yang tengah menghadapi masa-masa sulit hingga berada di titik terendah kehidupannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
ShowBiz
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
Siapa Duluan Rindu bercerita tentang beratnya merelakan seseorang untuk pergi, sekaligus keinginan untuk tetap memberikan dukungan kepada orang tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
ShowBiz
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
'Our' menjadi ruang bagi Min-hyun untuk merefleksikan perjalanan dirinya sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang terdekat
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
ShowBiz
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Para penerka dalam balutan topeng Munir pun ikut membentangkan poster-poster berisi pesan perjuangan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
'PRESS PLAY' dijadwalkan meluncur pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
ShowBiz
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
Sejalan dengan judulnya, Oh Semoga yang merepresentasikan sebuah ungkapan yang mencerminkan harapan seseorang terhadap sesuatu yang ingin diwujudkan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
ShowBiz
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
Rimba membawa perpaduan melodi pop, aransemen musikal yang eksploratif, serta lirik berbahasa Indonesia yang kaya makna
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Synchronize Fest kembali menghadirkan deretan penampil dari beragam genre dan generasi.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
ShowBiz
Fakta Unik A2O Lite, Girl Group Baru Garapan Mantan Bos SM Entertainment
Girl group A2O Lite langsung mencuri perhatian publik Korea Selatan.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Fakta Unik A2O Lite, Girl Group Baru Garapan Mantan Bos SM Entertainment
Bagikan