Waspada, Vape Bisa Picu Bibir Kering hingga Pecah-Pecah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Juni 2024
Waspada, Vape Bisa Picu Bibir Kering hingga Pecah-Pecah

Penggunaan vape bisa picu bibir kering hingga pecah-pecah. (Foto: Unsplash/Zach Guinta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Vape atau pods sering dianggap sebagai alternatif yang lebih aman dibanding rokok. Hal tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar. Vape juga punya dampak bagi kesehatan, termasuk risiko bibir kering hingga pecah-pecah.

Laman Hellosehat menyebutkan, dalam vape terdapat kandungan yang disebut propilen glikol atau gliserin. Sifat dari propilen glikol atau gliserin ini higroskopisnya yang menarik kelembaban dari kulit.

Makanya saat menghisap vape terdapat paparan uap air dari propilen glikol atau gliserin yang jika terus-menerus pada rongga mulut bisa menyebabkan mulut kering.

Vape sendiri punya ragam kandungan yang berbeda, namun pada umumnya ada empat kandungan yang paling sering digunakan di antaranya Nikotin, propilen glikol, gliserin, air dan flavoring (perisa).

Baca juga:

Lebih Bahaya Mana Vape atau Rokok Konvesional? Ini Kata Ahli

Diketahui kandungan nikotin juga berkontribusi terhadap kondisi bibir kering. Laman Healthline melansir, nikotin pada rokok maupun vape mempercepat proses penuaan kulit sehingga menyebabkan kerutan.

Nikotin menyebabkan pembuluh darah menyusut dan menyempit, mengurangi aliran darah dan membuat kulit kekurangan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan agar tetap sehat dan kenyal.

Baca juga:

Pikirkan Hal Ini Sebelum Beralih ke Vape

Berkurangnya aliran darah, paparan tar, dan nikotin juga dapat menyebabkan melanin di bibir dan gusi menjadi gelap, sehingga menyebabkan pigmentasi tidak merata. Mereka mungkin tampak bercak, ungu, coklat tua, atau hitam.

Bahaya bibir kering pada umumnya mengganggu kenyamanan seseorang, dalam kondisi tertentu mengurangi kualitas hidup penderitanya karena kulit kering bisa menimbulkan luka, hingga berdarah sehingga mengganggu aktivitas makan, minum, dan berbicara.

Baca juga:

Tak Perlu Lip Balm, 5 Bahan Alami untuk Atasi Bibir Kering

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menangani bibir kering hingga pecah-pecah. Langkah pertama adalah memastikan bibir memiliki kelembaban yang cukup, dengan mengoleskan lip balm sepanjang hari. Selain itu, Minum lebih banyak air juga dapat membantu. (*)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan