Kesehatan

Waspada Tremor, Ketahui Cara Pencegahan yang Tepat

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Juli 2019
Waspada Tremor, Ketahui Cara Pencegahan yang Tepat

Waspadai tangan gemetar atau tremor yang bisa menimbulkan penyakit berbahaya (Foto: Unsplash/Mat Reding)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GEMETAR atau biasa disebut tremor seringkali terjadi secara mendadak pada tubuh. Tremor paling sering menyerang bagian tangan. Biasanya, tangan gemetar terlihat saat menuangkan minuman, meraih atau menggenggam sesuatu. Tremor bisa menghambat aktivitas sehari-hari karena kesulitan dalam menjaga kestabilan.

Malansir dari laman alodokter, getaran tangan ini terjadi karena kegelisahan, mengonsumsi kafein yang berlebihan, meminum alkohol, memiliki riwayat gula darah rendah, kurangnya vitamin dan magnesium, serta tanda penuaan yang normal. Namun, tangan gemetar juga menunjukkan tanda permulaan penyakit yang lebih berbahaya.

Baca juga:

Memiliki Kondisi Kuku Seperti Ini? Sebaiknya Segera Kunjungi Dokter!

Untuk menghindari permasalahan penyakit tubuh berbahaya lainnya, kamu bisa lakukan langkah-langkah penanganan berikut ini seperti yang dilansir dari laman alodokter.

1. Rutin melakukan olahraga

Waspada Tremor, Ketahui Cara Pencegahan yang Tepat
Rutin berolahraga bisa mencegah timbulnya tremor pada bagian tubuh (Foto: Unsplash/Jacob Postuma)

Olahraga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Rutin berolahraga bisa memperbaiki keseimbangan tubuh, memperkuat tulang dan melenturkan persendian.

Olahraga yang bisa kamu lakuka seperti berenang, menggerakkan otot wajah dengan bernyanyi atau mengangkat barbel secara rutin untuk merenggangkan otot pada pergelangan tangan.

2. Menjaga ketenangan pikiran

Waspada Tremor, Ketahui Cara Pencegahan yang Tepat
Pikiran yang tenang bisa menghindari serangan tremor (Foto: Pixabay/Lenin Scape)

Penyebab utama terjadinya tremor atau tangan gemetar adalah reaksi otak. Untuk itu, menjaga ketenangan pikiran upaya penting dalam mencegah tremor. Pikiran yang stabil bisa memengaruhi otak sehingga mengurangi risiko tremor.

Baca juga:

Keindahan Rambut Mencerminkan Kondisi Kesehatanmu

3. Hindari konsumsi kafein berlebihan

Waspada Tremor, Ketahui Cara Pencegahan yang Tepat
Jangan mengonsumsi kafein berlebihan dan alkohol (Foto: Pixabay/Pexels)

Kafein merangsang otak untuk memproduksi hormon adrenalin sehingga mengganggu sistem kerja tubuh dan menimbulkan tremor. Sistem saraf akan terganggu karena efek samping yang dihasilkan dari mengonsumsi kafein berlebihan.

Hindari mengonsumsi kafein yang berlebihan dan juga alkohol sejak dini. Lebih baik kamu mengonsumsi air mineral untuk menghindari dehidrasi.

4. Mengatur pola hidup yang sehat

Waspada Tremor, Ketahui Cara Pencegahan yang Tepat
Pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat dan tidur secukupnya (Foto: Pixabay/Free Photos)

Pola hidup memengaruhi kestabilan kondisi tubuhmu. Aktivitas yang berlebihan bisa membuatmu kelelahan yang memicu tremor. Untuk itu, kamu harus menerapkan tidur yang cukup (berkisaran 6 hingga 8 jam) dan mengonsumsi makanan sehat yang mengandung cairan, serat dan vitamin secukupnya.

Baca juga:

Tips Jitu Atasi Migrain dengan Cepat dan Tepat

Getaran ini disebabkan gangguan otak yang menimbulkan penyakit seperti tremor esensial, penyakit parkinson, kejang-kejang, kelenjar tiroid, tumor otak, gangguan saraf tertentu, keracunan, stroke dan lainnya. Menerapkan pola hidup sehat bisa menjaga kestabilan kesehatan tubuhmu. (dys)

#Kesehatan #Info Kesehatan #Tips Kesehatan #Penyakit Serius #Gangguan Saraf
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan