Cara Santuy Lolos Tipuan Iming-Iming Sepatu Gratis Berujung Malware

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 31 Agustus 2020
Cara Santuy Lolos Tipuan Iming-Iming Sepatu Gratis Berujung Malware

Waspada aplikasi berbahaya yang melakukan penipuan dengan iming-iming sepatu gratis (Foto: pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DAPAT kiriman link dengan iming-iming sepatu gratis di whatsapp grup atau personal? Ingat, jangan langsung diklik! Iming-iming dapat sesuatu hal apalagi mewah dengan syarat mudah harus dicurigai.

Masak sih ada orang enggak kenal, saudara bukan, tiba-tiba baik banget mau kasih sepatu cuma suruh klik. Giveaway aja syaratnya cukup ribet dan masih diundi. Kalau mujur menang. Kalah, sial-sial pernah coba.

Link itu sebenarnya aplikasi di Google Play 'nakal' menjanjikan sepatu gratis namun penggunanya malah mendapat malware.

Saat ini, pihak Google telah melakukan upaya menghapus sejumlah aplikasi iklan nakal tersebut. Bagaimana upaya itu?

Mula-mula, Google menghapus sejumlah aplikasi Android botnet penipuan iklan namun dirahasiakan namanya dari Google Play Store resmi.

Baca Juga:

Google Diduga Izinkan Iklan yang Menebar Hoaks

Botnet tersebut dinamakan Terracotta, ditemukan tim keamanan seluler Satori di White Ops, sebuah security firm specialized dalam mengidentifikasi perilaku bot.

Peneliti White Ops telah melacak Terracotta sejak akhir 2019, saat botnet tampaknya menjadi aktif.

Peneliti White Ops menemukan kejanggalan pada sejumlah aplikasi di Google Play store (Foto: whiteops/zdnet)

Nah, gimana bahayanya kalau kita klik?

Menurut para peneliti, Terracotta dioperasikan dengan mengunggah aplikasi di Google Play Store, yang menjanjikan pengguna fasilitas gratis bila mereka menginstal aplikasi di perangkat mereka.

Aplikasi tersebut biasanya menawarkan sepatu gratis, dari mulai sneakers, sepatu boots, tiket, kupon, hingga perawatan gigi mahal. Menggiurkan bukan?

Para pengguna diberitahu untuk menginstal aplikasi, kemudian menunggu dua minggu untuk menerima produk gratis. Selama itu mereka harus membiarkan aplikasi tersebut terpasang di smartphone mereka.

Aplikasi tersebut bakal mengunduh dan menjalankan versi WebView dimodifikasi, dan versi Google Chrome lebih ramping.

Baca juga:

Facebook Seret Pria Penjual Like Instagram Palsu ke Pengadilan

Setelah terunduh, Geng Terracotta meluncurkan WebView dimodifikasi, disembunyikan dari pandangan pengguna, dan melakukan penipuan iklan dengan memuat iklan, kemudian memperoleh pendapatan dari tayangan iklan palsu.

Tim White Ops menggambarkan Terracotta sebagai sistem kompleks dan masif, serta rumit, karena menggunakan teknik canggih untuk menghindari deteksi dari jaringan iklan yang ditipu, dan skala operasinya sangat besar.

Misalnya, White Ops mengatakan pada minggu terakhir bulan Juni saja, botnet Terracotta diam-diam memuat lebih dari dua miliar iklan di dalam 65.000 smartphone terinfeksi.

Saat ini, usai intervensi Google, kehadiran botnet di Play Store telah dikurangi, tetapi tidak dihapus sama sekali oleh beberapa perangkat yang tampaknya masih terinfeksi.

Salah satu tanda telepon selularmu terinfeksi dengan mudah ketika baterai cepat habis dan menghabiskan lalu lintas bandwith karena aplikasi berbahaya tersebut berjalan sepanjang waktu.

White Ops belum merilis daftar aplikasi yang terinfeksi Terracotta (Foto: pixabay/geralt)

Meski begitu, White Ops belum merilis daftar aplikasi terinfeksi Terracotta. Namun, kabar baiknya ketika Google menghapus aplikasi berbahaya dari Play Store, selain itu google juga menonaktifkan aplikasi jahat di semua perangkat pengguna, untuk menghentikan perilaku jahat mereka.

"Karena kolaborasi kami dengan White Ops yang menyelidiki operasi penipuan iklan Terracotta, temuan penting mereka membantu kami menghubungkan kasus ini ke kumpulan aplikasi seluler yang ditemukan sebelumnya dan untuk mengidentifikasi aplikasi buruk tambahan" tutur Juru Bicara Google, seperti dilansir dari laman ZDnet.

Lebih lanjut Juru Bicara Google menambahkan hal itu memungkinkan pihaknya bergerak cepat untuk melindungi pengguna, pengiklan, dan ekosistem lebih luas. "Saat menentukan pelanggaran kebijakan, kami mengambil tindakan".

Nah, intinya kamu jangan sekali-sekali mengklik iklan dengan iming-iming bombastis. Rajin cek melalui kanal resmi penyelenggara, bisa juga cari berita terkait di kanal-kanal berita daring, dan selalu hati-hati dengan jempolmu. (Ryn)

Baca juga:

YouTube Blokir Youtuber Ini Karena Sering 'Julid'

#Fashion #Teknologi #September Steptember #Aplikasi Mobile #Malware
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Xiaomi 18 Fold Laris Manis di China, Penjualan Perdana Melonjak 310 Persen!
Xiaomi 18 Fold resmi rilis di China. HP ini mencatatkan penjualan mengesankan, yakni 310 persen.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Xiaomi 18 Fold Laris Manis di China, Penjualan Perdana Melonjak 310 Persen!
Tekno
Vivo X500 Resmi Meluncur 21 September 2026, Bawa Sensor BluePrint LightGuard 900
Vivo X500 dipastikan meluncur 21 September 2026. HP ini membawa teknologi kamera canggih di kelasnya.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Vivo X500 Resmi Meluncur 21 September 2026, Bawa Sensor BluePrint LightGuard 900
Tekno
Exynos 2700 Mulai Terungkap, Skor Geekbench Bikin Samsung Galaxy S27 Makin Menjanjikan
Exynos 2700 kemungkinan bakal debut di Samsung Galaxy S27. Chip tersebut meraih skor tinggi di Geekbench.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Exynos 2700 Mulai Terungkap, Skor Geekbench Bikin Samsung Galaxy S27 Makin Menjanjikan
Tekno
OPPO Find X10 Ungkap Kamera 200MP Hasselblad, Siap Bikin Foto Jadi Lebih Natural
OPPO Find X10 akhirnya mengungkap kamera 200MP dari Hasselblad. Kamera itu bisa membuat foto lebih natural.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
OPPO Find X10 Ungkap Kamera 200MP Hasselblad, Siap Bikin Foto Jadi Lebih Natural
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Tekno
Sony Rilis DualSense Edisi GTA 6, Bawa Desain Nuansa Vice City
Sony meluncurkan DualSense edisi GTA 6. Harga kontroler ini dibanderol Rp 1,4 juta. Lalu, ada nuansa Vice City.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Sony Rilis DualSense Edisi GTA 6, Bawa Desain Nuansa Vice City
Fun
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
TikTok kembali berinovasi dengan menghadirkan sederet fitur baru di kolom komentar. Mulai dari Voice Comments, Polling, hingga Photo Carousel Comments dan Live Photo Comments.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
Tekno
Harga Xiaomi 18 Fold Dikabarkan Tembus Rp 31 Juta, Bakal Pecahkan Rekor?
Harga Xiaomi 18 Fold diprediksi menembus Rp 31 juta. HP ini membawa chip Xring O3 serta tiga kamera 200MP.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Harga Xiaomi 18 Fold Dikabarkan Tembus Rp 31 Juta, Bakal Pecahkan Rekor?
Tekno
Xiaomi 18 Fold Bawa Baterai 6.000 mAh, HP Lipat Tipis dengan Kamera 200MP
Xiaomi 18 Fold dipastikan membawa baterai 6.000 mAh. HP lipat tipis ini juga dilengkapi kamera 200MP.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Xiaomi 18 Fold Bawa Baterai 6.000 mAh, HP Lipat Tipis dengan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Find X10 Kantongi Sertifikasi TKDN, Sinyal Segera Meluncur di Indonesia
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max sudah meraih sertifikasi TKDN. HP tersebut segera meluncur di Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
OPPO Find X10 Kantongi Sertifikasi TKDN, Sinyal Segera Meluncur di Indonesia
Bagikan