Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Waspada, 70 Persen Penderita Corona di Tanah Air tak Bergejala

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 06 April 2020
Waspada, 70 Persen Penderita Corona di Tanah Air tak Bergejala

Virus corona dideteksi dengan swab tes (Sumber: Business Insider)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Juru Bicara pemerintah soal penanganan corona, Achmad Yurianto, menyebut 70 persen pasien COVID-19 yang tak mempunyai gejala.

"Kita sudah mengenal dengan sebutan OTG orang tanpa gangguan," kata Yurianto di Gedung BNPB, Senin, (6/4).

Baca Juga:

PSI Usul Pemerintah Terbitkan Perppu untuk Libatkan Swasta Dalam Penanganan COVID-19

"Dia bisa saja kemudian merasa tidak sakit karena tanpa gangguan, bahkan dengan gangguan yang minimal kadang-kadang persepsi sakit itu kan beda ya," urai dia.

Bisa saja ada orang yang hanya batuk dan demam tidak terlalu tinggi merasa dirinya tidak sakit. "Ini yang kemudian bisa menjadi potensi untuk terjadinya sumber penyebaran baru di kampung kita, apalagi kemudian kita tidak menjaga physical distancing," jelasnya.

Ilustrasi hasil tes corona
Ilustrasi hasil tes corona (Foto: antaranews)

Ia menjelaskan, mereka paling berpotensi menyebabkan penularan. Sebab, kriteria orang sakit di berbagai daerah itu berbeda.

"Tapi di masyarakat yang lain jerawatan 1 mungkin sudah cari dokter spesialis kulit. Itu persepsinya beda," sambungnya.

Ia mencontohkan, orang yang melakukan perjalanan jauh akan berada bersama dengan banyak orang saat di terminal dan di dalam kendaraan dan kondisi yang demikian meningkatkan risiko mereka tertular virus.

Baca Juga:

Hari Ini 50.000 Alat Tes Pemeriksaan COVID-19 dari Korea Selatan Tiba di Jakarta

"Nanti ada yang batuk, dropletnya bisa mengenai benda-benda di dalam bus," katanya.

Kepada warga yang sudah terlanjur mudik atau yang terpaksa berpergian, dia menyarankan agar mereka menjaga jarak saat berinteraksi langsung dengan orang lain, untuk sementara tidak bersalaman dengan keluarga di kampung, dan rajin mencuci tangan. (Knu)

#Pasien Corona #Virus Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan