Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Fashion

Warna-Warni Alami Tobatenun untuk JFW 2024

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 23 Oktober 2023
Warna-Warni Alami Tobatenun untuk JFW 2024

Kain uis Tobatenun yang akan dipamerkan di JFW 2023.(foto: Merahputih.com/Andrew Francois)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENJELANG Jakarta Fashion Week 2023, Tobatenun memamerkan koleksi yang akan mereka tampilkan pada gelaran fesyen bergengsi di Indonesia itu. Meski baru berusia lima tahun, Tobatenun telah dikenal sebagai salah satu rumah tenun kenamaan khas Sumatra Utara.

"Tobatenun ini sudah lima tahun dan kita berdiri bersama Kerri (na Basaria) juga. Biasanya tenun itu orang tahu hanya penenunnya. Padahal untuk membuat tenun ini ada banyak sekali pihak yang terlibat, bahkan untuk membuat motifnya saja sudah beda orang," jelas Founder & CEO of Tobatenun Melvi Tampubolon.

BACA JUGA:

Melihat Keindahan Koleksi Resort Wear dari Tobatenun

Tobatenun berangkat dari keresahan penenun di Sumatra Utara akan sulitnya mencari bahan dan warna berkualitas. Melvi dan Kerri hadir sebagai pencetus komunitas penenun, sekaligus mengatasi masalah tersebut lewat bahan dan pewarna ramah lingkungan.

tobatenun
Tobatenun juga akan membawa sejumlah kain ready-to-wear.(foto: Merahputih.com/Andrew Francois)

"Semua bahan dan pewarna kami alami. Memang ada pewarna yang sudah jadi, tapi hasilnya beda dengan yang kami punya. Untuk warna kami menggunakan material alam, seperti secang, sunkist koral, tingi, jolawe, dan mahoni," jelas Kerri.

Kerri mengakui karena berbagai bahan dan pewarna alami itu, proses pembuatan tenun menjadi lebih rumit dan memakan waktu lebih lama. Maka dari itu, galeri Tobatenun yang berada di Sopo Del Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, terdiri dari berbagai divisi.

"Misal, untuk menghasilkan warna merah itu kita merebus berbagai macam bahan, dan itu kita trial and error berkali-kali sampai mendapatkan warna yang kita inginkan. Jadi, kadang dari tim desain minta mau warna tertentu, enggak bisa kita kasih karena akan lama sekali mencari warnanya," terang Melvi.

Untuk ajang JFW 2024, Tobatenun akan memamerkan koleksi mereka yang diberi nama 'Masa Rani'. Koleksi itu terinspirasi dari kain tenun khas masyarakat Karo, yang meski mirip dengan ulos, namun memiliki karakternya sendiri. "Kain uis ini dari masyarakat Karo, mereka memang mirip dengan ulos tapi banyak dipengaruhi budaya Aceh dan Melayu. Proses membuatnya panjang sekali karena kita revitalisasi dulu dari kain uis yang sudah ada, namun kita desain supaya lebih mirip dengan kain uis yang sebenarnya," kata Kerri.

BACA JUGA:

Sambut HUT ke-78 RI, Galeri Indonesia Kaya Hadirkan 'Dendang Riang Kemerdekaan'

Melvi juga mengatakan mereka membawa kain lainnya, seperti selendang kontemporer yang terinspirasi dari Siwalujabu. Itu adalah rumah adat Karo yang di dalamnya terdapat delapan keluarga dengan profesi berbeda dari setiap keluarga.

"Di dalam rumah itu ada tiga dapur biasanya, dan bentuk rumah itu yang menjadi inspirasi untuk motif selendang kontemporer kami. Ada juga kain Jungkitsiwa yang masih direvitalisasi, tapi akan menggunakan warna merah khas koleksi 'Masa Rani'," kata Melvi.

tobatenun
CEO Tobatenun Melvi Tampubolon ungkap misi Tobatenun untuk berdayakan penenun perempuan Sumatra Utara.(foto: Merahputih.com/Andrew Francois)

"Ini pertama kali kita hadir di Jakarta Fashion Week, akhirnya penantian selama lima tahun terjawab juga, kita bisa satu panggung dengan desainer-desainer fesyen ternama lainnya," ungkap Kerri.

Pada dasarnya, Kerri mengatakan Tobatenun pada JFW 2023 ingin menyorot kebudayaan khas masyarakat Karo. Tradisi agrikultur telah melekat di masyarakat Karo, dan secara garis besar tradisi ratusan tahun itu pula yang menjadi inspirasi utama kokeksi 'Masa Rani'.(waf)

BACA JUGA:

Rawon Dinobatkan Sebagai Sup Terenak di Dunia

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Satukan Desainer Muda Indonesia dan Prancis Lewat L'ENTRE-DEUX: INTERWOVEN IDENTITIES
JF3 Fashion Festival 2026 menghadirkan L'ENTRE-DEUX: INTERWOVEN IDENTITIES, mempertemukan desainer muda Indonesia dan Prancis melalui kolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Satukan Desainer Muda Indonesia dan Prancis Lewat L'ENTRE-DEUX: INTERWOVEN IDENTITIES
Fashion
JF3 2026 Resmi Dibuka, Simak Tema, Program, dan Jadwal Fashion Show Lengkap
JF3 2026 resmi digelar dengan tema Recrafted: Shaping the Future. Festival ini menghadirkan lebih dari 50 desainer dari Indonesia hingga Eropa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
JF3 2026 Resmi Dibuka, Simak Tema, Program, dan Jadwal Fashion Show Lengkap
Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Bagikan