Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Warga Rote Ndao Keluhkan Kelangkaan Semua Jenis BBM

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Juni 2023
Warga Rote Ndao Keluhkan Kelangkaan Semua Jenis BBM

Antrean warga mendapatkan BBM. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sudah dua pekan ini, masyarakat di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berbatasan laut dengan Australia, harus antre panjang buat mendapatkan BBM.

Mereka mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) berbagai jenis yang dijual di kabupaten tersebut.

Baca Juga:

Pemkot Solo Hapus Anggaran Beli BBM untuk Kendaraan Dinas

"Sudah mau dua pekan terakhir kami sulit sekali mendapatkan bahan bakar minyak di sejumlah SPBU di Rote Ndao,” kata Agus Moi seorang warga yang ditemui saat mengantre mengisi BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Rote Nao, Rabu, (21/6).

Agus mengaku dirinya sudah meninggalkan kendaraan roda empatnya sejak Selasa (20/6) sore kemarin setelah pihak SPBU menyatakan bahwa BBM sudah habis.

"Ya terpaksa kendaraan saya tinggalkan di sini karena takut kalau besok kembali lagi ke sini pasti sudah panjang antrean," ujarnya.

Agus mengatakan, tidak mengetahui kenapa sehingga BBM di daerah tersebut langkah, padahal pasokan BBM dari Pertamina lancar-lancar saja dan bahkan sesuai kuota.

"Yang dia sayangkan adalah banyaknya kendaraan yang memodifikasi tangki minyaknya sehingga pengisian BBM baik itu Pertalite, Solar, ataupun Pertamax bisa lebih banyak," katanya dikutip Antara.

Leo Sidin seorang nelayan yang ditemui berharap, pemerintah daerah setempat setidaknya mencarikan solusi agar kelangkaan BBM tidak terjadi di kabupaten yang masuk dalam kawasan 3T tersebut.

“Lebih herannya lagi banyak pengecer yang membeli dalam jumlah banyak, tetapi tidak jual di pinggir jalan,” tambah dia.

Ia mengaku tidak paham mengapa para pengecer juga ketika ditanya jawabannya BBM belum masuk, padahal tambah dia baru selesai mengisi BBM di SPBU.

Sebagai nelayan ia mengaku stok BBM yang dimiliki sudah menipis. Jika terus terjadi dikhawatirkan para nelayan juga akan sulit melaut karena kesulitan mendapatkan BBM. (*)

Baca Juga:

2 Negara Bagian di Negeria Kurangi Hari Kerja Karena Harga BBM Naik

#Harga BBM #Pemulihan Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Selain membahas harga BBM, Bahlil melaporkan hasil kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dari sejumlah negara kepada Presiden Prabowo Subianto
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Indonesia
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Bahlil mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dengan sejumlah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Indonesia
Distribusi BBM di Sumatera Utara Bermasalah, Brimob Dikerahkan Jaga SPBU
Pengamanan itu dilaksanakan oleh personel Batalyon A Pelopor, Batalyon B Pelopor, dan Batalyon C Pelopor sebagai langkah preventif untuk memastikan proses distribusi dan pelayanan pengisian BBM berjalan lancar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Distribusi BBM di Sumatera Utara Bermasalah, Brimob Dikerahkan Jaga SPBU
Indonesia
Harga BBM Khusus Nelayan Turun, Legislator Ingatkan Harus Tepat Sasaran
Kebijakan tersebut dinilai menjadi angin segar bagi para pelaku usaha perikanan, khususnya pemilik kapal berukuran 30 gross ton (GT) hingga 200 GT.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Harga BBM Khusus Nelayan Turun, Legislator Ingatkan Harus Tepat Sasaran
Indonesia
Pengusaha Kapal Ikan 30 Sampai 200 Gross Ton Dapat Harga BBM Khusus, Rp 15.000 Per Liter
Harga tersebut dihitung dari rata-rata biaya produksi solar dalam negeri sebesar Rp 18.600 per liter. Selisih sekitar Rp 3.600 per liter akan ditanggung melalui dana Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Pengusaha Kapal Ikan 30 Sampai 200 Gross Ton Dapat Harga BBM Khusus, Rp 15.000 Per Liter
Indonesia
Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Nonsubsidi Harus Diturunkan Juga
Harga BBM bersubsidi ditentukan berdasarkan kebijakan pemerintah karena melibatkan anggaran subsidi, sedangkan BBM nonsubsidi mengikuti dinamika pasar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Nonsubsidi Harus Diturunkan Juga
Indonesia
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, bahwa harga Pertamax berpotensi turun. Hal itu dikarenakan pergerakan harga minyak dunia.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
DPR minta pemerintah manfaatkan momentum perdamaian AS–Iran untuk menurunkan harga BBM dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
Indonesia
DPR Tekankan Transparansi ESDM, Publik Berhak Nikmati Penurunan Harga BBM
Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim minta pemerintah transparan soal harga BBM pasca MoU AS–Iran. Dorong kemandirian energi nasional agar Indonesia tak rentan gejolak global.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Tekankan Transparansi ESDM, Publik Berhak Nikmati Penurunan Harga BBM
Indonesia
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Anggota Komisi XII DPR RI mendesak Kementerian ESDM dan Pertamina menjelaskan secara transparan dasar kenaikan harga Pertamax yang disebut mencapai 32 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Bagikan