Warga Jaksel Sering Kebanjiran, Pj Heru Keruk Kali Krukut dan Mampang
BPBD DKI Jakarta melakukan pemantauan tinggi muka air dampak dari banjir. (ANTARA/HO-BPBD DKI Jakarta)
MerahPutih.com - Upaya Pemerintah DKI Jakarta dalam menanggulangi banjir di Ibu Kota terus dilakukan.
Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) tengah melakukan pengerukan sedimen Kali Krukut dan Kali Mampang guna mengatasi meluapnya air saat hujan turun.
"Iya dilanjutkan (pengerukan Kali Krukut dan Kali Mampang). Itu kan perawatan rutin," ujar Penjabat (Pj) Heru Budi Hartono di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (11/1).
Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) ini pun berharap, pengerukan sedimen di Kali Mampang dan Krukut tersebut rampung pada Maret 2024. Sehingga dengan dangkalnya dua kali tersebut bisa menampung debit air hujan ketika musim penghujan.
"Iya insya Allah (Maret 2024 selesai) doain," terangnya.
Baca Juga:
Puluhan RT Jakarta Masih Terkena Banjir, BPBD Klaim Sudah Lakukan Antisipasi
Sebelumnya, pada keterangan tertulis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, wilayah Jakarta Selatan kerap dilanda banjir kala wilayah Jakarta dan sekitar diguyur hujan. Salah satunya pemukiman masyarakat di Kelurahan Kuningan Barat.
Penyebab lokasi itu kebanjiran akibat curah hujan tinggi, serta terjadinya luapan Kali Mampang dan Kali Krukut.
Atas kondisi itu, masyarakat berharap Pemerintah DKI Jakarta segera melakukan normalisasi atau pengerukan aliran Kali Krukut dan Mampang. (asp)
Baca Juga:
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Rel di Pekalongan Terendam Banjir, Komisi V DPR Ingatkan Rentannya Infrastruktur Kereta Api
Warga Jakarta Diminta Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai hingga 27 Januari
17 Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Bekasi Minta BNPB Lanjutkan Modifikasi Cuaca
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara Korban Banjir Sumatera, Sebelum Ramadan Janji Rampung
Banjir, Rute Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan, Berikut Perjalanan yang tak Beroperasi Hari ini dan Besok Imbas Banjir
Rel Pekalongan Mulai Bisa Dilalui, KAI Masih Belum Berani Jalankan Dua Kereta ke Jakarta
Tanggul Sungai Citarum Jebol, 5 Kampung di Bekasi Terendam Banjir
Daerah Terdampak Meluas, Banjir Telah Merendam Ribuan Rumah di 26 Desa di Karawang
Banjir Surut, Perjalanan KRL Tanjung Priok-Kampung Bandan kembali Normal dengan Kecepatan Terbatas
Pemulihan Jalur KA Tergenang Banjir Mulai Dilakukan, Kecepatan Kereta Hanya 20 Kilometer Per Jam