Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Warga Cemas Gegara COVID-19, Muhammadiyah Sediakan Puluhan Psikolog

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2020
Warga Cemas Gegara COVID-19, Muhammadiyah Sediakan Puluhan Psikolog

Warga melintas di depan mural Lawan Corona di Jalan Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (26/3). ANTARA FOTO/Moch Asim

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Muhammadiyah COVID-19 Command Center (MCCC) menyiapkan 60 psikolog untuk melayani konsultasi psikologi terkait COVID-19 secara daring melalui nomor WhatsApp yang bisa diakses masyarakat.

Para ahli psikologi melalui program Layanan Dukungan Psikososial (LDP) itu agar membantu warga dan tenaga kesehatan mengatasi kecemasan terhadap COVID-19.

"Ada 60 psikolog dari berbagai universitas, lembaga maupun individual yang ditugaskan untuk melayani warga dengan jam-jam konsultasi yang sudah ditentukan," kata Koordinator tim psikolog MCCC, Ratna Yunita, Jumat (3/4).

Baca Juga

JPO di Sukoharjo Ambruk Ditabrak Truk Kontainer, Akses Jalan Solo-Semarang Terputus

Psikolog Universitas Aisyiyah Yogyakarta itu mengatakan kecemasan-kecemasan soal COVID-19 bisa menimbulkan tekanan dan bisa mengganggu mental seseorang. "Dalam jangka waktu lama kondisi itu bisa berpengaruh pada imunitas tubuh kita," kata dia.

Dia mengingatkan seiring maraknya informasi hoaks terkait COVID-19 maka warga agar selektif menerima informasi. Informasi hoaks tersebut juga dapat meningkatkan kecemasan warga, bahkan bisa membuat warga salah mengambil sikap dan berujung pada hal-hal membahayakan.

Nita mengatakan bagi warga yang ingin berkonsultasi dapat menghubungi admin LDP MCCC melalui nomor WhatsApp 0878-3885-8381 (Nita), 0878-9469-6641 (Dewi) dan 0882-1661-8700 (Khotim) kemudian mengisi form yang disediakan.

"Setelah mengisi form, konfirmasi ke admin selanjutnya admin akan menghubungkan warga dengan psikolog yang bertugas sesuai jadwalnya melalui kontak WhatsApp," kata dia.

Ilustrasi virus corona. Foto: Shutterstock

Konsultasi psikologi gratis tersebut, kata dia, efektif sejak dibuka pada 1 April dan akan berlangsung hingga akhir September 2020.

"Kami berharap upaya ini dapat memberikan sumbangsih mengurangi beban warga dalam menghadapi situasi krisis akibat wabah COVIS-19 ini," katanya.

Menurut dia, perkembangan reaksi warga masyarakat terkait wabah COVID-19 dari hari ke hari menunjukkan kecemasan yang cenderung meningkat seperti warga yang takut karena tetangganya berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga penolakan jenazah pasien corona yang terjadi di beberapa daerah.

Warga yang menolak jenazah pasien COVID-19, kata dia, bahkan berani berkonflik dengan para petugas dari kepolisian yang mengawal pemakaman.

Baca Juga

PSI Tekan Jokowi Tegas Larang Mudik, Jangan Cuma Imbauan

Selain warga, sebagaimana dikutip Antara, kecemasan bisa juga dialami tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan penanganan pasien COVID-19. Kecemasan dipicu risiko dan kondisi kerja yang dihadapi, kelangkaan Alat Perlindungan Diri (APD) hingga timbulnya kasus penolakan warga terhadap nakes yang kos/ngontrak di lingkungan warga. (*)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan