Warga Bukit Duri Tak Lagi Dapat Berkah Banjir Ciliwung
Menurut Dinas Kebersihan DKI Jakarta, volume sampah di ibu kota meningkat menjadi 6.700 ton per hari, dari awalnya hanya dibawah 6.000 ton per hari. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
MerahPutih Megapolitan - Banjir yang menjadi langganan di Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur memang menyebabkan banyak warga menderita dan kesusahan. Namun, banjir akibat luapan Sungai Ciliwung itu menjadi berkah bagi sebagian warga lain.
Salah seorang warga, Ading (44), salah satu warga Bukit Duri, Jakarta Selatan, berpikir bahwa tidak seluruhnya banjir mendatangkan kerugian.
Biasanya, setiap musim hujan Ading bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah dari barang perabotan hanyut, seperti meja, tempat tidur, bangku yang tersangkut di bawah jembatan Bukit Duri yang tidak jauh dari Kampung Pulo.
"Saya orang Bukit Duri. Kalau musim hujan dan banjir saya suka dapat rezeki, karena banyak barang yang terbawa arus," kata Ading saat berbincang-bincang dengan merahputih.com, Minggu (8/11).
Namun "dewi fortuna" tampaknya tidak berpihak pada Ading untuk musim hujan dan banjir tahun ini. Normalisasi Sungai Ciliwung yang dilakukan pemerintah berangsur mengurangi luapan banjir. Meski begitu, ia bersyukur banjir tidak datang.
"Kalau tahun ini kayanya enggak bisa. Kalau tahun-tahun sebelumnya iya. Soalnya sekarang kan sungainya sudah dikeruk jadi dalem. Kecuali kalau hujannya deras terus menerus," pungkasnya. (rfd)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Pagi Ini 9 Ruas Jalan dan 90 RT di Jakarta Tergenang Banjir, Ketinggian Sampai 2,5 Meter
Banjir Masih Rendam Jakarta, 114 RT dan 15 Ruas Jalan Tergenang hingga Jumat (23/1) Malam
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi