Warga Bukit Duri Tak Lagi Dapat Berkah Banjir Ciliwung

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Minggu, 08 November 2015
Warga Bukit Duri Tak Lagi Dapat Berkah Banjir Ciliwung

Menurut Dinas Kebersihan DKI Jakarta, volume sampah di ibu kota meningkat menjadi 6.700 ton per hari, dari awalnya hanya dibawah 6.000 ton per hari. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Banjir yang menjadi langganan di Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur memang menyebabkan banyak warga menderita dan kesusahan. Namun, banjir akibat luapan Sungai Ciliwung itu menjadi berkah bagi sebagian warga lain.

Salah seorang warga, Ading (44), salah satu warga Bukit Duri, Jakarta Selatan, berpikir bahwa tidak seluruhnya banjir mendatangkan kerugian.

Biasanya, setiap musim hujan Ading bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah dari barang perabotan hanyut, seperti meja, tempat tidur, bangku yang tersangkut di bawah jembatan Bukit Duri yang tidak jauh dari Kampung Pulo.

"Saya orang Bukit Duri. Kalau musim hujan dan banjir saya suka dapat rezeki, karena banyak barang yang terbawa arus," kata Ading saat berbincang-bincang dengan merahputih.com, Minggu (8/11).

Namun "dewi fortuna" tampaknya tidak berpihak pada Ading untuk musim hujan dan banjir tahun ini. Normalisasi Sungai Ciliwung yang dilakukan pemerintah berangsur mengurangi luapan banjir. Meski begitu, ia bersyukur banjir tidak datang.

"Kalau tahun ini kayanya enggak bisa. Kalau tahun-tahun sebelumnya iya. Soalnya sekarang kan sungainya sudah dikeruk jadi dalem. Kecuali kalau hujannya deras terus menerus," pungkasnya. (rfd)

 

Baca Juga:

  1. Warga Kampung Pulo: Kalau Enggak Banjir Ya Alhamdulillah
  2. Warga Kampung Pulo Tak Panik Hadapi Banjir
  3. Diguyur Hujan Lebat, Beberapa Kawasan Jakarta Banjir
  4. Warga Kampung Pulo Ramaikan Suasana Rusunawa Jatinegara
  5. Lihat Kampung Pulo Rata Tanah, Warga Bukit Duri Miris
#Warga Bukit Duri #Penanggulangan Banjir Jakarta #Banjir Jakarta #Warga Kampung Pulo
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Disiplin warga menjadi faktor krusial agar sistem drainase dan sungai yang ada dapat berfungsi optimal.
Dwi Astarini - 1 jam, 35 menit lalu
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Indonesia
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
ejumlah kejadian banjir yang terjadi di Jakarta pada pertengahan Januari lalu merupakan dampak dari hujan berintensitas tinggi yang turun dalam durasi singkat, ditambah aliran air dari daerah hulu.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 42 menit lalu
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
Indonesia
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim banjir di Jakarta cepat surut berkat infrastruktur dan pengawasan langsung Pemprov.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Indonesia
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 200 ekskavator di lima wilayah untuk pengerukan kali dan sungai guna mengurangi dampak banjir akibat cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Indonesia
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, sebagian besar wilayah Jakarta yang terendam banjir sudah surut.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Indonesia
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menambah pompa air di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, untuk mempercepat surutnya banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
Indonesia
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Gubernur Pramono Anung pernah menyatakan banjir di ibu kota bisa surut dalam waktu 1 hingga 1 setengah jam saja dengan sistem pompa air yang baru.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Indonesia
Pagi Ini 9 Ruas Jalan dan 90 RT di Jakarta Tergenang Banjir, Ketinggian Sampai 2,5 Meter
Ketinggian banjir di Kelurahan Cawang, Jakarta Selatan, saat ini mencapai 2,5 meter. Hal ini disebabkan meluapnya Sungai Ciliwung.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 24 Januari 2026
Pagi Ini 9 Ruas Jalan dan 90 RT di Jakarta Tergenang Banjir, Ketinggian Sampai 2,5 Meter
Indonesia
Banjir Masih Rendam Jakarta, 114 RT dan 15 Ruas Jalan Tergenang hingga Jumat (23/1) Malam
Sebanyak 114 RT dan 15 ruas jalan di Jakarta masih terendam banjir hingga Jumat (23/1) malam.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Masih Rendam Jakarta, 114 RT dan 15 Ruas Jalan Tergenang hingga Jumat (23/1) Malam
Indonesia
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi
Sebanyak 126 RT dan 18 ruas jalan di Jakarta terendam banjir. Ratusan warga pun mengungsi akibat banjir tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi
Bagikan