MEMILIKI buah hati menjadi anugerah tersendiri bagi setiap pasangan. Apalagi jika kita bisa memonitor langsung perkembangan si kecil. Sayangnya, itu sulit dilakukan pasangan bekerja di kota-kota besar.
Di kota-kota besar, pasangan muda sulit memonitor langsung perkembangan si kecil. Khususnya bagi wanita karir yang telah memiliki anak.
Para ibu bekerja acapkali kewalahan membagi waktu antara pekerjaan dan urusan rumah. Mereka pun seringkali melewatkan perkembangan si kecil.
Di era digital seperti saat ini, hal tersebut tak lagi menjadi kendala. Para ibu bisa menginstal CCTV di rumah guna memantau buah hati secara langsung. CCTV dapat disambungkan ke smartphone. Kini, ibu muda bisa memantau anaknya dimanapun dan kapanpun.
CCTV untuk memonitor bayi tentu berbeda dengan cctv pada umumnya. CCTV khusus bayi harus dilengkapi dengan sejumlah fitur pendukung sehingga dapat membantu ibu "mengasuh" buah hati dari jarak jauh.
"CCTV khusus bayi harus tanpa instalasi dan tanpa harus tarik kabel," ucap CEO PT Tiga Putra Internasional, Roddy Tjhin. PT Tiga Putra Internasional merupakan distributor sejumlah CCTV.
Ocha Sandi Wijaya, Regional Distributor Manager Hikvision Indonesia menambahkan, fitur yang terdapat di baby cam harus friendly user. "Baby cam harus memiliki spesifikasi tinggi seperti auto tracking yang bisa merespon saat bayi menangis, motion detection, dan infra red," paparnya saat ditemui di Hotel Shangrila, Rabu (17/1).
Adapun penggunaan baby cam praktis dan mudah. Pengguna hanya perlu mengscan barcode dan masukan password di internet. Selanjutnya kita bisa melihat aktivitas si kecil di rumah. (avia)