Kesehatan

Waktu yang Tepat Untuk Memberikan Gawai Pada Anak

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 23 Juni 2018
Waktu yang Tepat Untuk Memberikan Gawai Pada Anak

Kenalkan gawai pada anak sesuai usia. (Foto: Pixabay/stocksnap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT ini gawai memang sudah tak terpisahkan dari kehidupan manusia sehari-hari. Hampir seluruh kegiatan yang dilakukan melibatkan penggunan teknologi informasi termutakhir in. Jadi sudah tak anah lagi jika semua orang dari yang tua hingga yang muda memahami cara menggunakan serta mengoperasikan gawai.

Apalagi dengan adanya beragam fitur yang ditawarkan, banyak orang tua yang kemudian memberikan buah hati mereka kebebasan untuk memainkan gawai sejak usia dini. Alasannya cukup beragam, mulai dari ketakutan jika si kecil tumbuh jadi sosok yang gagap teknologi, hingga pola pikir 'asal anak anteng'.

Kapan waktu yang tepat anak-anak mengenal gawai. (Foto: Pixabay/luidmilakot)

Hal tersebut tentu menuai tanda tanya apakah baik untuk perkembangan si buah hati atau justru sebaiknya. Laman Go Dok menuliskan tanggapan psikolog dari RS Royal Trauma, Jovita Maria Ferliana M.Psi, yang mengatakan orangtua harus mempertimbangkan memberikan gawai pada anak di usia-usia tertentu.

Berikut ini penjelasan lengkap waktu yang tepat untuk memberikan gawai pada anak, seperti yang dilansir dari Go Dok.

0-2 tahun

Menurut sebuah penelitian, anak berusia 0-2 tahun tak boleh diperkenalkan dengan gawai. Hal tersebut karena sinar biru yang dihasilkan layar gawai dapat membahayakan otak anak. sebaiknya di usia 2 tahun pertama tumbuh kembang si kecil, sebagai orang tua harus lebih sering mengajak anak berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitarnya. Hal itu ditujukan untuk membentuk serta mengembangkan potensi, rasa percaya diri, serta tingkat inisiatif anak di kemudian hari.

anak gadget
Alasan gaptek, bukanlah alasan untuk mengenalkan anak pada gawai. (Foto: androidcentral)

2-4 tahun

Berbeda dengan anak 0-2 tahun, anak yang rentang usia 2-4 tahun sudah mulai diperbolehkan mengenal gawai. tapi kamu perlu ingat, harus selalu menyesuaikan konten yang diberikan agar tetap mengandung nilai edukasi. Pilihlah palikasi atau permainan yang mengenalkan serta mengajarkan ragam bentuk warna hingga suara. Hal itu bertujuan untuk mengasah kemampuan visiomotorik sang buah hati. Lalu, penting diketahui, kamu juga harus membatasi penggunaan gawai pada anak maksimal 1 jam per hari. Itu karena gawai dapat menstimulus produksi hormon endorphin di otak anak, jadi jika penggunaanya tak diawasi, anak akan menunjukan gejala-gejala kecanduan.

4-7 tahun

Untuk usia 4-7 tahun, sang buah hati mulai berinisiatif untuk mengeksplor segala sesuatu secara mandiri. Oleh karena itu, orang tua harus memberikan peraturan serta batasan yang jelas tentang segala sesuatunya, dari mulai seberapa lama boleh menggunakan gawai. Jangan biarkan anak bermain gawai lebih dari 2 jam setiap harinya, karena hal itu dapat berpengaruh terhadap perkembangan emosi. Serta radiasi dari layar gawai juga akan mengganggu perkembangan saraf neuron anak.

7-10 tahun

Pada anak berusia 7-10 tahun, anak yang mulai memiliki komunitasnya sendiri akan meminta waktu lebih untuk menggunakan gawai. kendati demikian, para orang tua harus bersikap tegas dengan terus membatasi waktu penggunaan gawai sehari-harinya. Atur waktu penggunaan gawai untuk anak. Jika sang anak menolak, berilah penjelasan yang logis agar sang anak tak tumbuh menjadi sosok pemberontak. Selain itu, jangan lupa juga untuk terapkan sistem reward setiap kali sang anak mematuhi jadwal penggunaan gawai yang kamu tetapkan, seperti halnya memperbolehkan sang anak bermain gadget lebih lama diakhir pekan. (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Banyaklah Tersenyum demi Kesehatan Tubuh dan Jiwa

#Gawai #Gadget
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Lifestyle
Bocoran Spesifikasi Vivo X200T: Flagship Gahar dengan Baterai 6.200mAh yang Dijejali Dimensity 9400+ dan Kamera Zeiss 50MP
Vivo X200T mengusung layar AMOLED 6,67 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 120Hz
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
Bocoran Spesifikasi Vivo X200T: Flagship Gahar dengan Baterai 6.200mAh yang Dijejali Dimensity 9400+ dan Kamera Zeiss 50MP
Lifestyle
Samsung Perkenalkan Galaxy A07 5G di Laman Resmi, Simak Spesifikasi Lengkap dan Fitur Unggulannya
Samsung Galaxy A07 5G mengunggulkan ketahanan daya melalui baterai berkapasitas monster 6.000 mAh
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
Samsung Perkenalkan Galaxy A07 5G di Laman Resmi, Simak Spesifikasi Lengkap dan Fitur Unggulannya
Lifestyle
Honor X80 Gendong Baterai 10.000mAh, Harga Diprediksi Enggak Sampai Rp 2,5 Juta
Untuk urusan dapur pacu, Honor membenamkan chipset Snapdragon seri 7
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Honor X80 Gendong Baterai 10.000mAh, Harga Diprediksi Enggak Sampai Rp 2,5 Juta
Lifestyle
RedMagic 11 Pro Lolos TKDN Kemenperin, Kapan Diresmikan di Indonesia?
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai tanggal peluncuran perdananya di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 November 2025
RedMagic 11 Pro Lolos TKDN Kemenperin, Kapan Diresmikan di Indonesia?
Fun
JBL Hadirkan BandBox, Speaker dan Ampli Berbasis AI untuk Musisi Modern
JBL meluncurkan BandBox, ampli pintar dan speaker portabel berbasis AI dengan teknologi pemisahan vokal-instrumen real-time.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 November 2025
JBL Hadirkan BandBox, Speaker dan Ampli Berbasis AI untuk Musisi Modern
Lifestyle
Gokil! Kit Hasselblad OPPO X9 Pro Bikin Telefoto 70mm Jadi 220mm, Bikin Geleng-Geleng Kepala
Teleconverter tersebut dapat dipasang langsung di atas kamera
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Oktober 2025
Gokil! Kit Hasselblad OPPO X9 Pro Bikin Telefoto 70mm Jadi 220mm, Bikin Geleng-Geleng Kepala
Lifestyle
Segini Harga iPhone 17 Resmi di Indonesia, Paling Murah Rp 17 Jutaan
Menariknya, kali ini Apple tidak akan menghadirkan varian "e" dan "Plus"
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Oktober 2025
Segini Harga iPhone 17 Resmi di Indonesia, Paling Murah Rp 17 Jutaan
Fun
Sense Lite, Inovasi Baru JBL dengan Teknologi OpenSound dan Adaptive Bass Boost
JBL Sense Lite dirancang untuk menghadirkan dentuman bass yang lebih bertenaga tanpa menutup akses pendengaran terhadap suara sekitar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 September 2025
Sense Lite, Inovasi Baru JBL dengan Teknologi OpenSound dan Adaptive Bass Boost
Indonesia
Mata Anak Indonesia Terancam Buta Karena Gadget, Menkomdigi Beri Peringatan Keras
Ia mengimbau para orang tua untuk lebih aktif mengawasi penggunaan gawai pada anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Agustus 2025
Mata Anak Indonesia Terancam Buta Karena Gadget, Menkomdigi Beri Peringatan Keras
Lifestyle
HUAWEI Segera Rilis FreeBuds 6, Earbuds Open-fit Pertama dengan Teknologi Dual Driver
Memadukan teknologi mutakhir dan desain stylish.
Dwi Astarini - Jumat, 20 Juni 2025
HUAWEI Segera Rilis FreeBuds 6, Earbuds Open-fit Pertama dengan Teknologi Dual Driver
Bagikan