Waktu Kian Mepet, Elektabilitas Jokowi Masih Jauh di Bawah SBY 2009

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 09 April 2019
Waktu Kian Mepet, Elektabilitas Jokowi Masih Jauh di Bawah SBY 2009

Presiden Jokowi dan SBY di Istana (Biro Pers Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Elektabilitas Capres Petahana Joko Widodo (Jokowi) berdasarkan sejumlah survei terakhir masih belum berhasil menembus angka di atas 55 persen. Raihan ini masih jauh di bawah pencapaian Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika maju untuk kedua kalinya sebagai petahana di Pilpres 2009 silam.

"Kalau kita bandingkan di era SBY kan kepuasannya 70% elektabilitasnya jadi di atas 60% ini 51 % saja masih susah, artinya pak Jokowi masih kalah," kata Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago, Selasa (8/4).

Menurut Pangi, belitan masalah ekonomi yang terjadi di era kepemimpinan Jokowi saat ini yang menjadi penyebabnya.

Foto: Survei Litbang Kompas

Terutama kegagalan laju pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen selama masa pemerintahan Jokowi-JK. Terlebih, Jokowi gagal memenuhi janjinya saat kampanye 2014 lalu yang menargetkan laju pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen per tahun.

"Elektabilitas pak Jokowi sampai sekarang tidak melewati 55% ya, salah satu faktornya adalah masalah ekonomi," ujar Direktur Lembaga Voxpol Center itu.

pangi
Direktur Lembaga Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago (MP/Asropih)

Pangi menjelaskan persoalan ekonomi menempati tingkat ketidakpuasan yang tinggi dari sekian hasil survei terhadap kinerja pemerintah. Kondisi ekonomi yang dikeluhkan contohnya meliputi mata uang rupiah yang cenderung terus melemah, utang luar negeri, lapangan pekerjaan tidak terlalu menjanjikan, serta lemah daya beli masyarakat.

Terkait waktu pencoblosan 17 April yang tinggal hitungan hari, Pangi mengingatkan posisi elektabilitas Jokowi saat ini dalam kondisi sangat riskan pengaruh dari kekecewaan publik atas kinerja pemerintah. "Jadi, masalah pertumbuhan ekonomi yang hanya 5% ini langsung mempunyai efek terhadap elektabilitas pak Jokowi termasuk kepuasan terhadap pemerintahan," tutup dia. (*)

#Pilpres 2019 #SBY #Joko Widodo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Presiden Ke-6 SBY Dipastikan Tidak Ikut Upacara HUT RI di Istana, Ungkap Permintaan Maaf
SBY mengatakan hingga akhir Agustus 2026 dirinya masih berada di Rochester untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Mayo Clinic sebagai tindak lanjut setelah menjalani operasi prostat pada 2021.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Presiden Ke-6 SBY Dipastikan Tidak Ikut Upacara HUT RI di Istana, Ungkap Permintaan Maaf
Indonesia
Dr Tifa Tolak Damai di Sidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Pantang Mundur
Dr Tifa menolak damai di sidang kasus ijazah palsu Jokowi. Ia menegaskan, bahwa dirinya tidak akan mundur.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Dr Tifa Tolak Damai di Sidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Pantang Mundur
Indonesia
Sidang dr Tifa Berlanjut Pekan Depan, Jokowi Siap Hadir Bawa Ijazah Asli
Jokowi siap hadir di sidang dr Tifa pekan depan. Ia akan membawa ijazah aslinya ke persidangan.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Sidang dr Tifa Berlanjut Pekan Depan, Jokowi Siap Hadir Bawa Ijazah Asli
Berita
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Jaksa Sebut dr Tifa tak Mampu Buktikan Tuduhannya
Jaksa menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli. Dr Tifa disebut tak mampu membuktikan tuduhannya.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Jaksa Sebut dr Tifa tak Mampu Buktikan Tuduhannya
Indonesia
Link Live Streaming Sidang Perdana dr Tifa Dugaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Kendati demikian, PN Jaktim menerapkan sterilisasi total saat memasuki fase pembuktian demi menjaga integritas kesaksian para saksi ahli maupun saksi fakta
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Link Live Streaming Sidang Perdana dr Tifa Dugaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Jokowi meminta PSI mengawal Prabowo-Gibran sampai dua periode. Gerindra pun langsung buka suara.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Indonesia
Tampilkan Sketsa, Begini Ucapan Presiden Prabowo untuk Hari Ulang Tahun Jokowi
Sejumlah ucapan hadir untuk Jokowi, termasuk dari Presiden Prabowo.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Tampilkan Sketsa, Begini Ucapan Presiden Prabowo untuk Hari Ulang Tahun Jokowi
Bagikan