Wakil Presiden Malawi Meninggal Dalam Kecelakaan Pesawat
Malawi.
MerahPutih.com - Wakil Presiden Malawi Saulos Chilima dipastikan meninggal dunia setelah reruntuhan pesawat militer yang ditumpanginya ditemukan di kawasan hutan Chikangawa di Kota Mzuzu di Malawi bagian utara.
Presiden Lazarus Chakwera menyatakan bahwa seluruh 10 penumpang dalam pesawat yang jatuh tersebut, termasuk Chilima dan mantan ibu negara Shanil Muluzi, meninggal dunia.
"Dr. Saulos Klaus Chilima adalah orang baik. Dia adalah warga negara yang patriotik. Dia adalah seorang wakil presiden yang tangguh dan melayani negaranya dengan baik," kata Chakwera.
"Adalah sebuah kehormatan besar dalam hidup saya memiliki beliau sebagai wakil saya selama empat tahun ini," katanya dilansir Antara.
Baca juga:
4 Pesawat TNI AU Mulai Operasi Modifikasi Cuaca Pengisian Waduk se-Jawa
Sejatinya, Wapres Chilima dijadwalkan menghadiri upacara pemakaman mantan Menteri Kehakiman dan Jaksa Agung negara tersebut, Ralph Kasambara, yang meninggal dunia secara mendadak pada Jumat (7/6) dan dimakamkan di Mzuzu.
Namun pesawat tersebut gagal mendarat sesuai jadwal di Bandara Internasional Mzuzu karena jarak pandang yang buruk dan terpaksa kembali ke Lilongwe. Pesawat nahas itu kemudian menghilang dari radar saat dalam penerbangan menuju ibu kota.
Saulos Chilima adalah politisi berusia 51 tahun dengan latar belakang pengusaha. Ia terpilih sebagai wakil presiden untuk pertama kalinya pada 2014, saat berpasangan dengan calon presiden Arthur Peter Mutharika.
Chilima kembali terpilih sebagai wakil presiden pada pemilu presiden 2020, sebagai pasangan calon presiden Chakwera, setelah Mahkamah Konstitusi Malawi memerintahkan pembatalan hasil pemilu 2019.
Baca juga:
BMKG: Cuaca Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Jumat (7/6)
Pesawat militer yang membawa rombongan Chilima sebelumnya dinyatakan hilang dalam penerbangan kembali ke Lilongwe usai gagal mendarat di Mzuzu, Senin (10/6) pagi.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat yang Bakal Mengguyur Jabodetabek Sepekan ke Depan
Jakarta Dilanda Hujan Buruk, Pekerja Diminta Work From Home
Redam Cuaca Buruk di Jabodetabek, Operasi Modifikasi Cuaca Digelar Hingga 27 Januari.
BMKG Peringatkan Hujan Deras Disertai Petir di Hampir Seluruh Wilayah Indonesia Beberapa Hari Mendatang
Hujan dan Angin Kencang, 6 Pohon Tumbang di 3 Wilayah DKI Jakarta
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Merata pada Sabtu (17/1)
Selasa (13/2) Pukul 18.00, 3 RT di Jakarta masih Kebanjiran, Ribuan Orang Mengungsi
Cuaca Ekstrem, AirNav Lakukan Divert dan Holding di Bandara Soetta
Ombak Lagi Galak, Dishub DKI Kandangkan 4 Kapal Cepat Menuju Kepulauan Seribu
Hujan Disertai Petir Bakal Mengguyur Jakarta dari Pagi Hingga Malam pada Senin (12/1)