PARA fresh graduate acap mengalami kesulitan dalam bersaing di dunia kerja. Bagaimana tidak, mereka yang biasanya hanya mengerjakan tugas kampus dan hangout bersama sahabat karib tiba-tiba harus bisa memberikan kontribusi nyata di sebuah perusahaan. Belum lagi tekanan yang akan dirasakan dari atasan maupun teman sesama karyawan. Kalau tidak memiliki mental baja, kamu sudah pasti memilih mundur sebelum berperang.
Itulah mengapa bukan hanya pendidikan tinggi yang dibutuhkan sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja. Menurut Forbes.com, beberapa basic skill yang tidak ada di materi perkuliahan pun sebenarnya merupakan kunci kesuksesan dalam berkarier. Tanpa disadari, 3 basic skill tersebut bahkan bisa diasah melalui kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA:
1. Koordinasi dengan orang lain
Di dalam dunia kerja, kamu tentunya akan bertemu dengan banyak orang dan sesekali melakukan diskusi atau negosiasi. Tak jarang dua perusahaan melakukan kerja sama untuk meluncurkan sebuah produk. Kerja sama tersebut tidak akan berjalan lancar jika tidak ada koordinasi yang baik dari para pekerjanya.
Skill berkoordinasi dengan orang lain bisa kamu asal melalui cara bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain. Karena pada dasarnya sesama manusia harus bisa berkoordinasi demi kepentingan bersama.
2. Public speaking
Nah ini dia yang masih menjadi dilema bagi kebanyakan orang. Waktu lagi ngerumpi sih suaranya paling kencang tapi jika diminta bicara di depan audiens dan tokoh-tokoh penting nyali ciut seketika. Wajar saja jika merasa khawatir ketika harus berbicara membawakan sebuah materi di hadapan banyak orang.
Selain karena takut salah bicara, biasanya seseorang akan mengalami demam panggung karena belum terbiasa. Beranikan diri untuk sering menjadi pembicara agar skill public speaking semakin terasah.
3. Berpikir kritis
Kemampuan dalam memecahkan masalah tentunya berangkat dari skill berpikir kritis. Salah satu cara agar terbiasa memandang segala sesuatu dengan kritis adalah sering berinteraksi dengan orang dari berbagai kalangan. Belum tentu masalahmu dengan masalah orang lain sama. Kamu bisa mengetahui bagaimana cara orang lain memecahkan masalah, strategi orang lain dalam menghadapi sebuah tantangan, dan tentunya pola pikir yang dimiliki masing-masing orang hanya melalui obrolan ringan. Cara yang mudah untuk mengasah sebuah skill bukan?(mar)